Nama Generik: Daun salam Reviews:

Manfaat

Untuk apa daun salam?

Daun salam adalah ramuan herbal yang cukup umum. Kaum Yunani mempopulerkan daun salam dengan menobatkan pahlawan mereka dengan karangan bunga yang terbuat dari daun salam manis. Selain untuk hiasan, daun dan minyaknya juga berguna sebagai obat. Daun salam digunakan sebagai salep “rubefacient” (zat penghangat yang berfungsi meningkatkan sirkulasi darah pada kulit) dan juga menyembuhkan:

● Rematik

● Maag

● Telat datang bulan

● Sakit perut

● Kanker

● Kejang‐kejang

Buah salam digunakan untuk menyembuhkan uterine fibroids, sirosis, dan nyeri sendi. Daun salam selama ini digunakan sebagai pembasmi kecoa dan ramuan penyejuk.

Bagaimana cara kerjanya?

Belum  banyak  kajian mengenai  bagaimana  suplemen  herbal  ini  bekerja. Konsultasikan dengan  herbalis  atau dokter  untuk informasi lebih lanjut. Namun, beberapa penelitian membuktikan bahwa kandungan daun salam bisa berguna untuk:

● Meredakan maag

● Menstimulasi dan mengurangi kadar gula

● Melawan bakteri dan jamur

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk daun salam untuk orang dewasa?

Mintalah  saran dokter untuk mengetahui dosis yang tepat jika ingin mengonsumsi daun  salam. Apabila digunakan  sebagai obat luar, silakan gunakan sebanyak yang diinginkan. Dosis suplemen herbal ini bisa berbeda untuk setiap pasien. Dosis yang digunakan berbeda tergantung  umur,  kesehatan  dan  beberapa  kondisi  lainnya.  Suplemen  herbal  tidak  selalu  aman  digunakan.  Konsultasikan  dengan herbalis atau dokter untuk mendapatkan dosis yang tepat.

Dalam bentuk apa saja daun salam tersedia?

Suplemen herbal ini bisa berupa:

● Krim

● Ekstrak

● Buah‐buahan, dedaunan (biasa digunakan sebagai rempah)

● Lotion

● Sabun

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh daun salam?

Daun salam dapat menimbulkan beberapa efek samping:

● Gangguan saluran pencernaan, radang akut pada saluran pencernaan

● Infeksi kulit

● Asma, sesak napas

Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Apabila ada keluhan mengenai efek samping, hubungi herbalis atau dokter.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi daun salam?

Disarankan untuk memperhatikan gejala hipoglisemik atau hyperglisemik. Jangan mengonsumsi daun salam bersamaan dengan obat anti‐diabetes atau insulin karena dapat mengakibatkan gula rendah. Regulasi yang mengatur penggunaan suplemen herbal tidak terlalu ketat dibandingkan dengan peraturan penggunaan obat. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan keamanannya. Sebelum menggunakan  suplemen herbal, pastikan manfaatnya lebih banyak dibandingkan dengan risikonya. Konsultasilah dengan ahli herbal dan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah daun salam?

Wanita hamil dan  sedang menyusui tidak disarankan mengkonsumsi  suplemen daun  salam hingga adanya  riset lebih lanjut. Jauhkan dari jangkauan anak‐anak.  Bagi yang alergi, disarankan tidak mengonsumsi daun salam.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi daun salam?

Suplemen herbal ini dapat berinteraksi dengan obat Anda saat yang lain atau kondisi medis Anda saat ini. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda sebelum menggunakannya. Daun salam dapat meningkatkan kadar depresan CNS, opioid; hindari dikonsumsi secara bersamaan. Daun salam dapat meningkatkan efek hipoglisemik pada insulin, obat anti diabetes; dilarang dikonsumsi bersamaan. Daun salam dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah yang berpengaruh terhadap hasil tes kesehatan.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Januari 20, 2017 | Terakhir Diedit: Januari 20, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan