6 Manfaat Kesehatan dari Paprika yang Belum Anda Tahu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Paprika adalah bahan masakan yang mungkin sudah tidak asing di telinga Anda. Selain terkenal akan rasanya yang manis dan pedas, paprika juga menyimpan berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh Anda, lho. Untuk tahu apa saja khasiat yang bisa Anda peroleh dengan mengonsumsi paprika, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Kandungan nutrisi di dalam paprika

Capsicum annuum, atau lebih dikenal dengan paprika, adalah salah satu buah dalam kelompok terong-terongan. Ya, paprika ternyata masuk ke dalam golongan buah, bukan sayuran.

Buah yang satu ini memiliki rasa manis dan sedikit pedas. Selain digunakan sebagai pelengkap masakan, paprika ternyata juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Berikut adalah kandungan vitamin dan mineral yang terdapat di dalam 100 g (gram) paprika:

  • Air: 93,8 g
  • Energi: 20 Kal
  • Protein: 0,86 g
  • Lemak: 0,17 g
  • Karbohidrat: 4,64 g
  • Serat: 1,7 g
  • Kalsium: 10 mg
  • Zat besi: 0,34 mg
  • Magnesium: 10 mg
  • Fosfor: 20 mg
  • Kalium: 175 mg
  • Natrium: 3 mg
  • Seng: 0,13 mg
  • Fluoride: 2 mcg
  • Vitamin C: 80,6 mg
  • Thiamin (vitamin B1): 0,057 mg
  • Riboflavin (vitamin B2): 0,028 mg
  • Vitamin E: 0,37 mg
  • Folat: 10 mcg
  • Kolin: 5,5 mg
  • Beta karoten: 208 mcg
  • Vitamin A: 111 mcg

Manfaat paprika untuk kesehatan

Dengan sederet kandungan nutrisi di atas, tidak lagi mengejutkan jika paprika baik untuk memenuhi kebutuhan gizi Anda.

Ini dia sederet manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi paprika:

1. Menjaga kesehatan mata

Kandungan antioksidan di dalam paprika tergolong tinggi. Beberapa jenis antioksidan yang bisa ditemukan di paprika antara lain adalah lutein dan zeaxanthin.

Manfaat lutein dan zeaxanthin dari paprika adalah memelihara kesehatan mata serta mencegahnya dari berbagai gangguan, seperti katarak dan degenerasi makula.

Tak hanya itu, paprika juga mengandung vitamin A, C, dan E yang juga baik untuk melindungi kesehatan mata Anda.

2. Memelihara kekuatan tulang

Anda mungkin menyadari bahwa paprika memiliki warna yang beraneka ragam, seperti merah, kuning, dan hijau. Warna-warna tersebut muncul berkat pigmen yang disebut dengan karotenoid.

Nah, karotenoid dalam paprika ternyata dapat memberikan manfaat untuk kesehatan tulang Anda. Hal ini diungkapkan melalui sebuah studi yang terdapat di Food and Nutrition Research.

Menurut studi tersebut, kandungan karotenoid pada paprika dapat membantu mencegah kerusakan tulang, terutama pada wanita yang telah memasuki masa menopause.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Dengan mengonsumsi paprika, Anda juga bisa memperoleh manfaat berupa sistem imun tubuh yang lebih kuat.

Ini berkat kandungan antioksidan yang tinggi di dalam paprika, mulai dari beta karoten, vitamin C, hingga lutein.

Mengonsumsi makanan yang tinggi akan antioksidan dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Hasilnya, tubuh Anda akan terhindar dari berbagai penyakit.

4. Menjaga kesehatan jantung serta pembuluh darah

Manfaat selanjutnya dari paprika adalah kesehatan jantung dan pembuluh darah yang terjaga.

Berdasarkan sebuah artikel dari jurnal Nutrients, kandungan capsaicin di dalam paprika diyakini mampu mencegah risiko penyakit kardiovaskular. Salah satunya adalah aterosklerosis atau pengerasan arteri.

Ditambah lagi, paprika mengandung kalium yang tinggi. Kalium bermanfaat untuk mengendalikan tekanan darah Anda.

Dengan tekanan darah yang normal, Anda akan terhindar dari risiko penyakit jantung serta pembuluh darah.

5. Mengendalikan kadar gula darah

Khasiat berikutnya yang tak terbayangkan dari paprika adalah kadar gula darah yang normal.

Tak hanya mampu mencegah penyakit jantung, kandungan capsaicin dalam paprika juga dipercaya dapat menurunkan gula darah.

Paprika juga memiliki kandungan bersifat antidiabetik, yang artinya bagus untuk mencegah risiko penyakit diabetes.

6. Menjaga berat badan ideal

Untuk Anda yang ingin memiliki berat badan ideal, paprika bisa menjadi pilihan menu yang wajib Anda coba.

Pasalnya, mengonsumsi paprika dapat membantu tubuh membakar lemak dan energi lebih cepat.

Ditambah lagi, sebuah studi dari jurnal Appetite menunjukkan bahwa konsumsi 2 mg capsaicin per hari selama 12 minggu bisa membantu memperkecil lingkar pinggang.

Manfaat dari paprika memang sangat beragam. Anda juga bisa mencampurkannya sebagai bahan masakan apa saja, seperti tumis sayur, pizza, hingga telur dadar.

Namun, pastikan Anda tidak mengonsumsi paprika secara berlebihan jika ada kondisi kesehatan tertentu, seperti gastritis, maag, atau alergi paprika.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Saja Obat Herbal dan Pengobatan Alternatif untuk Parkinson?

Selain pengobatan medis untuk Parkinson, obat herbal atau pengobatan tradisional juga banyak dicari. Apa saja dan bagaimana keamanan pengobatan ini?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Parkinson 9 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Berkenalan dengan Belladonna, Tanaman Beracun yang Bermanfaat untuk Tubuh

Belladonna dikenal sebagai tanaman beracun dan mematikan, namun ternyata menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satunya untuk mabuk perjalanan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 9 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

5 Manfaat Kesehatan Daun Dewa yang Sayang Dilewatkan

Daun dewa yang punya nama lain Tanaman Sambung Nyawa di Malaysia ini dipercaya bisa mengobati kanker payudara. Apa lagi manfaat daun dewa untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 4 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Waspada! Begini Ciri-ciri Obat Herbal yang Berbahaya

Dibalik berbagai khasiatnya, ternyata obat herbal juga bisa membayakan tubuh Anda. Seperti apa ciri-ciri dari obat herbal berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 1 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

adaptogen adalah

Mengenal Khasiat Adaptogen, Zat Penangkal Stres di Dalam Tanaman Herbal

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
asam urat

Herbal untuk Mengatasi Penyakit Asam Urat atau Artritis Gout

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
danshen goji

Benarkah Ramuan Herbal Danshen Goji Bisa Atasi Macam-macam Penyakit?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat daun sage

Selain Pengharum Kosmetik, Ini 4 Manfaat Daun Sage untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit