Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Saat puasa biasanya kondisi tubuh mudah terserang flu dan batuk. Tentu hal ini terkadang dapat menghambat ibadah puasa Anda.  Akan tetapi, tahukah Anda jika batuk dan flu saat puasa justru memberikan dampak positif? Bagaimana bisa? Simak penjelasannya berikut ini.

Puasa ternyata bisa meningkatkan kekebalan tubuh

Sebelum mengetahui alasan flu saat puasa justru membawa pengaruh positif, mari kita ketahui dulu dampak puasa terhadap kekebalan tubuh.

Saat puasa, tubuh menggunakan energi cadangan supaya fungsi organ tetap berjalan dengan normal. Dalam keadaan normal, tubuh akan mengandalkan gula yang ada di dalam darah, tapi saat puasa tentu berbeda. Saat berpuasa, kadar gula darah menurun karena tidak ada makanan yang dikonsumsi. Maka itu, tubuh mengandalkan simpanan gula yang ada di dalam hati dan otot.

Selanjutnya, cadangan gula ini hanya akan membuat tubuh bertahan antara 24-48 jam. Jika tak ada gula yang masuk, tubuh akan langsung menggunakan protein dan lemak sebagai pengganti sumber energi.

Nah, selain menghasilkan energi, menggunakan protein dan lemak sebagai sumber utama energi akan membuat tubuh mengeluarkan zat keton. Zat keton ini yang dianggap dapat berdampak baik bagi sistem kekebalan tubuh.

Peneliti di Yale School of Medicine menemukan fakta bahwa penggunaan satu keton tertentu atau beta-hidroksibutirat (BHB)  dapat memberi efek positif pada sistem kekebalan tubuh. Dengan begitu, puasa selama dua hari berturut-turut turut dapat mengurangi peradangan dalam tubuh, baik akibat bakteri maupun virus. Hal ini tentu berlaku pula untuk flu dan batuk.

Namun tentu saja, jika zat keton terlalu banyak dihasilkan tubuh, bukan tidak mungkin hal ini akan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.

Benarkah lebih cepat sembuh jika terkena flu saat puasa?

Flu dan batuk biasanya disebabkan oleh virus dan bakteri. Kondisi ini membuat sistem kekebalan tubuh melemah dan memungkinkan Anda untuk terserang berbagai penyakit lainnya.

James Balch, MD dan Phyllis Balch, CNC, ahli yang juga seorang penulis buku kesehatan ini menyatakan puasa dapat menyembuhkan flu dan batuk yang sedang Anda alami karena dapat membantu menghilangkan racun di dalam tubuh, termasuk virus penyebab flu dan batuk.

Selain itu, dikutip dari Healthline, sebuah penelitian menyatakan bahwa berkurangnya nafsu makan di hari-hari pertama terserang penyakit merupakan cara tubuh beradaptasi untuk melawan infeksi. Berdasarkan hal tersebut, para peneliti menyimpulkan terkena flu saat puasa lebih baik. Pasalnya, pada masa ini, tubuh Anda menghemat energi sehingga bisa fokus melawan infeksi virus dan bakteri.

Melihat bukti penelitian yang masih sangat terbatas, sehingga hal ini tidak bisa sepenuhnya dijadikan patokan. Supaya tetap bugar an merasa sehat ketika terkena flu saat puasa tentu Anda harus mengimbanginya dengan makanan bergizi yang bisa Anda konsumsi saat berbuka dan sahur.

Hanya Anda sendirilah yang memahami kondisi tubuh Anda. Jadi, hanya Anda pulalah yang dapat mengukur kemampuan diri untuk menjalani puasa atau tidak. Beristirahat cukup saat sakit serta tetap mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral menjadi cara ampuh untuk mengembalikan kondisi tubuh sehat seperti sedia kala.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Kondisi Medis yang Bisa Menyebabkan Batuk

Ketahui apa saja penyakit atau kondisi medis yang umum menjadi penyebab batuk yang Anda alami, serta cara untuk mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
penyebab penyakit batuk
Batuk, Kesehatan Pernapasan 10 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Batuk Terus Bikin Lelah, Pelajari Teknik Batuk Efektif Berikut!

Batuk terus-menerus membuat tubuh gampang lelah. Dengan menerapkan teknik batuk efektif Anda bisa mengurangi frekuensi batuk sehingga menghemat energi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Batuk, Kesehatan Pernapasan 17 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Mengapa Dada Saya Terasa Sakit Saat Batuk?

Rasa sakit di dada sebenarnya normal saat batuk terlalu kencang. Namun, jika sakitnya tidak tertahankan, Anda perlu mewaspadai kemungkinan penyebabnya ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Batuk, Kesehatan Pernapasan 14 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Pemerintah Musnahkan Jamur Enoki yang Tercemar Bakteri, Apa Bahayanya?

Jamur Enoki yang diimpor dari Korea Selatan ini terbukti terkontaminasi bakteri listeria monocytogenes yang menyebabkan penyakit listeria.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Berita Dalam Negeri, Berita 11 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab penyakit kulit

Penyebab Penyakit Kulit Beserta Faktor yang Meningkatkan Risikonya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 11 menit
saat minum antibiotik

Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Minum Antibiotik

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit
dokter melawan COVID-19

Melawan COVID-19: Jangan Ada Lagi Tenaga Medis yang Gugur

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 2 September 2020 . Waktu baca 6 menit
benjolan di ketiak

Ada Benjolan di Ketiak Anda? Ini Beberapa Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 24 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit