Kiat Menjalani Puasa Saat Anda Sedang Flu dan Batuk

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sakit saat Anda dalam kondisi tidak puasa saja dapat membuat Anda merasa tidak nyaman, terlebih lagi jika Anda sedang puasa. Saat puasa, Anda tidak makan dan minum, ini membuat tenggorokan Anda menjadi kering dan bisa membuat Anda merasa tidak nyaman. Lalu, bagaimana cara menjalankan puasa saat flu dan batuk? Apakah puasa justru dapat memperburuk kondisi Anda?

Puasa justru membantu menyembuhkan gejala flu dan batuk

jenis batuk

Flu dan batuk biasanya disebabkan oleh virus. Virus ini dapat melemahkan pertahanan tubuh Anda dan meningkatkan peluang Anda untuk mengembangkan infeksi. Sehingga, pada saat ini Anda membutuhkan pertahanan lebih dengan mengonsumsi berbagai makanan bergizi.

Namun, bagaimana caranya jika Anda sedang puasa, di mana mungkin asupan makan Anda akan terbatas?

Eits, jangan salah beranggapan. Justru, terdapat sebuah penelitian yang menyatakan bahwa kurangnya nafsu makan selama beberapa hari pertama Anda sakit merupakan adaptasi alami tubuh dalam melawan infeksi.

Artinya, kurangnya asupan makan saat beberapa hari pertama Anda sakit justru dapat membuat kekebalan tubuh Anda makin meningkat untuk melawan infeksi.

Terdapat beberapa dugaan mengapa hal tersebut bisa terjadi. Pertama, kurangnya rasa lapar saat puasa dapat membantu tubuh dalam menghemat energi, sehingga membuat tubuh lebih fokus untuk melawan infeksi.

Kedua, pembatasan asupan makan dapat membatasi tersedianya cadangan zat besi dan seng, di mana kedua nutrisi ini diperlukan untuk pertumbuhan dan penyebaran infeksi. Sehingga, pembatasan asupan makan mungkin dapat mencegah virus tumbuh lebih banyak.

Ketiga, kurangnya nafsu makan saat Anda sakit dapat membantu mendorong tubuh untuk mengeluarkan sel yang terinfeksi (dikenal sebagai apoptosis sel).

Adapun pendapat lain yang mengatakan bahwa puasa saat flu dapat membantu menghilangkan racun dari tubuh Anda, sehingga Anda bisa lebih cepat sembuh.

Jadi, Anda tidak perlu khawatir jika Anda puasa maka sakit Anda akan bertambah buruk, justru puasa dapat membantu Anda cepat sembuh.

Bagaimana menjalankan puasa saat flu dan batuk?

vitamin C saat haji

Beberapa hal mungkin harus Anda perhatikan saat Anda puasa dan sedang flu dan batuk.

  1. Perhatikan menu makanan Anda saat berbuka dan sahur. Konsumsilah makanan yang dapat membantu Anda lebih cepat sembuh dari flu dan batuk, seperti buah-buahan dan sayuran yang mengandung banyak vitamin dan mineral. Saat flu dan batuk, tubuh Anda sangat membutuhkan asupan vitamin C (seperti dalam jeruk, mangga, dan pepaya) untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Asupan tinggi protein dan kalori juga dibutuhkan untuk membantu tubuh melawan infeksi.
  2. Minum banyak air saat berbuka dan sahur. Hal ini dapat membantu menjaga hidrasi tubuh Anda sehingga Anda tidak kekurangan cairan. Selain banyak minum, Anda juga bisa menambahkan sedikit garam ke dalam makanan atau minuman Anda untuk membantu mengganti elektrolit tubuh Anda yang hilang melalui keringat.
  3. Minum obat di waktu berbuka dan sahur. Ya, untuk mempercepat penyembuhan Anda, Anda bisa mengambil obat batuk dan flu saat berbuka atau sahur. Dengan mengambil obat yang tepat, Anda bisa mencegah sakit Anda bertambah buruk.
  4. Istirahat yang cukup. Jika semua hal di atas sudah Anda lakukan, satu lagi hal yang penting Anda lakukan untuk mendukung penyembuhan sakit Anda adalah tidur. Tidur atau istirahat yang cukup dapat membantu tubuh mengumpulkan energi untuk melawan infeksi. Fungsi tubuh Anda berada di titik terendah saat tidur sehingga sistem kekebalan tubuh dapat bekerja pada tingkat puncaknya saat Anda tertidur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkah Melakukan Suntik KB Saat Puasa?

Jika jadwal suntik KB Anda bertepatan pada bulan puasa, mungkin Anda bertanya-tanya, apakah aman menjalani suntik KB saat puasa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 19 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

7 Tips Sehat Menjalani Puasa Saat Radang Tenggorokan

Saat puasa, daya tahan tubuh bisa turun. Anda pun jadi rentan kena radang tenggorokan. Nah, ini dia caranya agar tetap lancar puasa saat radang tenggorokan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Tenggorokan 19 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Amankah Jika Penderita Penyakit Jantung Ikut Berpuasa?

Untuk menjalankan perintah agama, Anda tentu ingin ikut puasa. Akan tetapi, apakah orang dengan penyakit jantung boleh puasa? Simak jawabannya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Jantung 18 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

Langsung Minum Jus Buah Saat Berbuka Puasa, Boleh atau Tidak?

Nikmat memang minum jus buah untuk meredakan dahaga saat berbuka puasa. Namun, amankah jika langsung minum jus buah saat berbuka?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Fakta Gizi, Nutrisi 18 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
persiapan puasa untuk lansia

3 Hal yang Harus Diperhatikan Lansia Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 5 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit
Konten Bersponsor
olahraga bersama anak saat puasa

3 Olahraga yang Bisa Dilakukan Bersama Anak di Rumah Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 21 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
tips puasa sehat

4 Tips Agar Tetap Bugar saat Puasa Selama di Rumah Saja

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 21 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit