Cara Tepat Menurunkan Berat Badan 5 Kilogram Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/02/2020
Bagikan sekarang

Bulan puasa bisa jadi momen yang tepat bila Anda ingin menurunkan berat badan. Apalagi kalau Anda punya target turun berat badan khusus yang ingin dicapai. Pasalnya, saat puasa Anda tentu jadi lebih mudah mengendalikan pola makan. Untuk itu, Anda bisa mencoba turun 5 kg saat puasa dengan metode yang ampuh tapi tetap aman berikut ini.

Mungkinkah turun 5 kg saat puasa?

Anda mungkin sudah sering dengar, bulan Ramadan justru bisa membuat badan lebih gemuk. Hal ini ada benarnya, terutama kalau Anda tak bisa menjaga pola makan dan gaya hidup dengan baik sepanjang bulan puasa. Namun, kalau Anda bisa disiplin dalam menjalani pola diet yang tepat, Anda sangat bisa turun 5 kg saat puasa.

Ketika puasa, Anda tidak mendapatkan glukosa dari makanan dan minuman apapun selama berjam-jam. Maka tubuh pun akan mencari sumber energi selain glukosa. Sumber energi pengganti glukosa yaitu cadangan lemak Anda.

Supaya teori tersebut berhasil dan berefek bagi tubuh Anda, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat ingin turun 5 kg saat puasa. Yang pertama, Anda tetap wajib memerhatikan kadar kalori yang dikonsumsi dalam sehari. Kedua, Anda juga masih harus berolahraga supaya pembakaran lemak terjadi.

Menghitung dan membatasi jumlah kalori saat sahur dan buka puasa

Bila Anda punya target khusus yaitu turun 5 kg, sebaiknya Anda membatasi asupan kalori jadi 1.300 hingga 1.500 kkal (kilo kalori) dalam sehari. Ini tergantung pada berat badan dan kondisi kesehatan Anda saat ini.

Total kalori yang dibutuhkan per hari sebaiknya dipecah-pecah menjadi tiga porsi makan. Yang pertama adalah sahur, kemudian saat buka puasa, dan yang terakhir setelah salat Tarawih (atau sebelum tidur). Namun ingat, jangan melewatkan sahur!

Anda bisa menyantap sahur dengan total 600 kkal. Kemudian saat tiba waktu berbuka, Anda bisa mengonsumsi camilan atau makanan dengan total 400-500 kkal. Setelah salat Tarawih, Anda bisa makan dengan total 500-600 kkal.

olahraga saat puasa

Olahraga untuk turun 5 kg saat puasa

Dengan asupan 1.300 sampai 1.500 kkal sehari, Anda tetap harus berolahraga untuk membakar kalori tersebut. Namun, karena saat puasa Anda tidak bisa langsung minum atau makan untuk menggantikan energi yang hilang, sebaiknya Anda berolahraga sekali sehari saja.

Waktu terbaik untuk berolahraga saat puasa yaitu menjelang berbuka puasa. Dengan begitu, setelah berolahraga Anda bisa langsung mengisi tenaga dengan kalori dari hidangan berbuka. Jenis olahraga yang dianjurkan adalah olahraga interval dengan intensitas tinggi selama 30 menit per hari. Olahraga ini tidak memakan banyak waktu, tapi karena intensitasnya bervariasi, pembakaran kalori jadi lebih maksimal.

Untuk melakukan olahraga ini, mulailah dengan olahraga intensitas sedang seperti jogging selama empat menit. Lalu lanjutkan dengan lari cepat dengan medan yang cukup menantang seperti tanjakan selama satu menit. Dua variasi tersebut memakan waktu total lima menit. Ulangi lagi variasi tersebut sebanyak enam kali sehingga total waktu Anda berolahraga yaitu 30 menit setiap hari.  

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Intermittent Fasting Beats Traditional Diets and Even Chronic Calorie Restriction for Weight Loss and Other Health Benefits. http://fitness.mercola.com/sites/fitness/archive/2013/12/20/intermittent-fasting-weight-loss.aspx Diakses pada 22 Mei 2017.

How to Lose 12 Pounds in a Month. http://www.health.com/health/gallery/0,,20516496,00.html Diakses pada 22 Mei 2017.

The Best Way to Lose Weight in One Month. http://www.livestrong.com/article/28383-way-lose-weight-one-month/ Diakses pada 22 Mei 2017.

Quick Ways to Lose 10 Pounds in a Month. http://www.livestrong.com/article/109109-quick-lose-pounds-month/ Diakses pada 22 Mei 2017.

Yang juga perlu Anda baca

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

3 Olahraga yang Bisa Dilakukan Bersama Anak di Rumah Saat Puasa

Ajak keluarga Anda lebih sehat lagi selama bulan Ramadan. Saatnya manfaatkan waktu olahraga bersama anak saat puasa dan tetap penuhi kebutuhan air minum.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda

3 Rumus Menjalani Lebaran Sehat

Di antara silaturahmi dan makan di banyak rumah, dikelilingi sajian Lebaran penuh lemak dan kolesterol, kita bisa tetap menjalaninya dengan sehat, lho.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
Hari Raya, Ramadan 21/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

7 Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Anda yang Sedang Diet

7 Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Anda yang Sedang Diet

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020