7 Strategi Jitu untuk Menurunkan Berat Badan Saat Puasa

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/02/2020 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Bila selama ini Anda sudah berangan-angan untuk diet tapi belum juga kesampaian, bulan Ramadan bisa jadi momen yang tepat. Namun, Anda butuh cara menurunkan berat badan yang tentunya ampuh. Pasalnya banyak orang justru berat badannya naik selama puasa. Jadi supaya Anda bisa tampil prima ketika hari raya tiba nanti, simak dulu cara menurunkan berat badan saat puasa yang aman dengan tujuh strategi berikut ini.

Cara menurunkan berat badan saat puasa yang aman dan ampuh

1. Perbanyak makan serat dan protein saat sahur dan buka

Saat Anda menyantap sahur dan buka puasa, pastikan makanan Anda kaya akan serat dan protein. Daripada makanan tinggi kalori, serat akan diserap dan dicerna oleh tubuh dalam waktu yang lebih lama. Anda pun bisa merasa kenyang sepanjang hari tanpa dan mencegah kelaparan selama puasa.

Makanan tinggi serat dan protein juga membantu menekan nafsu makan sehingga ketika waktunya makan malam setelah berbuka puasa, Anda tidak kalap dan malah kebanyakan makan.

2. Hindari makanan dan minuman manis

Meski sebaiknya buka puasa memang pakai yang serba manis untuk mengembalikan energi, tapi jangan terlena sampai kebanyakan. Terlalu banyak makanan dan minuman manis justru akan disimpan sebagai lemak oleh tubuh, yang jadi mengacaukan diet Anda.

Pasalnya saat berpuasa, produksi insulin tubuh menurun. Padahal insulin berfungsi untuk mengubah gula jadi sumber energi. Jika gula tak diubah jadi energi, tubuh akan menyimpannya dalam bentuk lemak. Inilah mengapa makan hidangan manis saat berpuasa bisa bikin gemuk.

Maka, lebih baik pilih makanan dengan karbohidrat kompleks untuk menambah energi. Misalnya dari buah, sayur, dan nasi merah.

3. Tetap olahraga

Bukan berarti karena Anda sedang puasa dan tidak makan banyak, Anda boleh bermalas-malasan. Berolahraga justru bisa jadi cara menurunkan berat badan saat puasa yang efektif.

Biasanya tubuh menghasilkan energi dari pembakaran glukosa (gula). Namun, ketika Anda puasa dan tidak mendapatkan asupan glukosa selama berjam-jam, tubuh akan mencari sumber energi lainnya, yaitu cadangan lemak Anda. Maka, berolahraga saat puasa bisa memicu pembakaran lemak berlebih dalam tubuh Anda.

4. Minum banyak air

Pastikan Anda tetap minum banyak air selama bulan Puasa, paling tidak 8 gelas per hari. Anda bisa menggunakan rumus 2-4-2: Dua gelas saat sahur, dua gelas ketika berbuka puasa, dua gelas setelah Tarawih, dan 2 gelas sebelum tidur.

Penelitian dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism mengungkapkan bahwa minum air putih bisa meningkatkan metabolisme tubuh sampai 30 persen. Semakin cepat metabolisme tubuh Anda bekerja, semakin banyak lemak dan kalori yang dibakar oleh tubuh. 

5. Hindari makan sahur dan buka dengan gorengan

Setelah menahan lapar seharian, Anda mungkin tergoda untuk langsung menyantap makanan berlemak waktu berbuka puasa. Hati-hati, mengonsumsi makanan serba digoreng yang sarat dengan lemak jahat (lemak jenuh) di bulan puasa tetap bisa membuat Anda gemuk.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saat puasa, ganti dengan lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh lebih baik untuk kesehatan karena tidak meningkatkan kadar kolesterol Anda. Anda bisa mendapatkan asupan lemak tak jenuh dari kacang-kacangan, alpukat, dan ikan.  

6. Tidur cukup

Tidur bisa jadi cara menurunkan berat badan saat puasa yang manjur. Pasalnya, kurang tidur saat puasa akan mengacaukan sistem metabolisme Anda. Akibatnya, tubuh tidak membakar cadangan lemak secara efektif.

Di samping itu, kurang tidur juga meningkatkan kadar hormon ghrelin yang menyebabkan nafsu makan bertambah. Bisa-bisa ketika waktunya buka puasa Anda jadi kalap dan makan terlalu banyak.

7. Jaga porsi makan saat berbuka

Meskipun Anda tidak makan, ngemil, atau minum seharian, Anda tetap harus menjaga porsi makan saat sahur dan buka puasa. Makan dengan porsi berlebihan bisa meningkatkan gula darah secara tiba-tiba. Padahal seperti disebutkan sebelumnya, tubuh tidak memproduksi banyak insulin ketika puasa. Gula pun hanya akan diubah jadi lemak dalam tubuh.

Supaya tidak makan berlebihan, coba pakai piring yang ukurannya lebih kecil. Anda juga bisa sahur atau buka puasa dengan makanan yang bisa bikin Anda cepat kenyang seperti sup.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . 5 mins read

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . 5 mins read

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 4 mins read

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . 4 mins read
diet eliminasi

Mengenal Diet Eliminasi (Elimination Diet) untuk Tahu Intoleransi Makanan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 05/07/2020 . 5 mins read
gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 mins read
mengatasi mimpi buruk

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 mins read