Yuk, Rapikan Gigi yang Renggang dengan Behel Transparan

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tidak pede tersenyum karena gigi renggang dan tidak rapi? Jangan khawatir, Anda bisa merapikan gigi yang berantakan ini tanpa perlu cabut gigi atau pasang kawat gigi. Sebagai gantinya, Anda bisa memakai behel transparan untuk merapikan dan meratakan gigi renggang. Apa itu behel transparan? Simak ulasannya berikut ini.

Apa dampaknya punya gigi renggang?

Gigi renggang bisa terjadi karena ukuran gigi yang terlalu kecil atau ukuran tulang rahang yang terlalu besar. Akibatnya, muncul jarak antar gigi yang kemudian menciptakan celah kosong.

Kondisi ini bisa bawaan lahir, bisa juga terbentuk akibat kebiasaan tertentu di masa kecil, seperti mengisap jempol.

Tentu saja, masalah gigi ini kadang membuat Anda tidak percaya diri untuk memamerkan senyum lebar yang Anda miliki. Tak hanya itu, gigi renggang juga bisa membuat Anda kesulitan makan karena ukuran gigi yang kecil.

Behel transparan bisa jadi perawatan gigi renggang

keunggulan behel transparan

Pada kasus ringan, gigi renggang tidak menimbulkan masalah. Namun, tidak ada salahnya jika orang dengan kondisi ini melakukan perawatan untuk merapikan giginya.

Kawat gigi adalah perawatan umum untuk gigi renggang. Gigi Anda akan ditempelkan kawat dan bracket untuk menggeser gigi dan menutup celah.

Pada bayi atau anak yang lebih muda usianya, gigi yang ukurannya kecil akan dicabut untuk memungkinkan gigi baru yang ukurannya normal kembali tumbuh dan gigi tidak lagi renggang.

Namun, cara ini kadang menimbulkan ketakutan tersendiri bagi mereka yang hendak merapikan giginya demi mendapatkan senyum yang indah menawan.

Berbeda dengan kawat gigi biasa, behel transparan tidak mengharuskan seseorang untuk mencabut giginya dahulu untuk meratakan tampilan giginya.

Menurut laporan dokter gigi Paul H. Ling, DDS dalam Journal Canadian Dental Association, behel transparan bisa dijadikan perawatan untuk gigi renggang yang jaraknya 1 hingga 5 mm.

Bila Anda tertarik memakai behel transparan, perhatikan hal ini

cara memilih dokter internis terbaik

Bila Anda tertarik menggunakan behel transparan untuk merapikan gigi, lakukanlah konsultasi pada dokter gigi terlebih dahulu. Anda juga dapat menambah referensi dengan mencari klinik tepercaya melalui internet.

Banyaknya iklan behel transparan di sosial media dengan harga murah di bawah Rp10 juta jangan sampai membuat Anda tergoda. Pasalnya, meski sekilas terlihat sama, kualitasnya pastilah berbeda dan tidak nyaman dipakai.

Bukannya menghasilkan gigi yang rapi, behel transparan yang dipilih secara sembarangan justru bisa menimbulkan masalah pada gigi dan mulut Anda. Akhirnya, Anda pun harus merogoh kocek lebih dalam lagi untuk perawatan. Usaha Anda untuk memiliki senyum sempurna pun jadi sia-sia.

Memang banyak pilihan untuk behel transparan. Agar tak salah pilih, Anda harus cermat menentukan aligners yang tepat untuk Anda.

Pastikan Anda memilih perawatan behel transparan yang diawasi langsung dokter gigi tepercaya dari awal hingga akhir perawatan. Dengan begitu, perawatan bisa berjalan dengan baik dan minim risiko, keinginan Anda memiliki senyum sempurna pun dapat terwujud.

Normalnya, dalam 3-9 bulan Anda sudah bisa mendapatkan gigi yang tertata rapi dan senyum yang sempurna. Apalagi, behel transparan juga dapat dilepas kapan saja, terutama ketika makan, berkumur, dan menggosok gigi.

Meski begitu, hasil perawatan akan optimal jika behel digunakan selama 20-22 jam per hari. Jadi, pastikan Anda tidak terlalu sering melepasnya.

Sebelum menggunakan behel, Anda harus membersihkan gigi lebih dulu dengan berkumur air atau menggosok gigi.

Behel juga perlu dibersihkan dengan cairan pembersih khusus. Tujuannya, agar behel transparan bebas dari penumpukan liur maupun bakteri yang bisa menginfeksi gigi.

Hindari membersihkan behel dengan pasta gigi atau air hangat. Kedua bahan tersebut bersifat korosif sehingga dapat menipiskan lapisan behel dan membuatnya jadi lebih mudah rusak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kapan Sebaiknya Memasang Behel agar Tetap Aman dan Efektif?

Memasang behel bisa menjadi salah satu keputusan terbaik demi memiliki gigi yang rapi sekaligus sehat. Namun, apa Anda tahu waktu ideal memasang behel?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 28 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Behel Bisa Bikin Gigi Jadi Kuning, Benar Atau Salah?

Walau dikenal ampuh untuk merapikan struktur gigi, behel juga bisa bikin gigi jadi kuning. Benar atau tidak, ya? Yuk, simak penjelasannya!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 19 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Pentingnya Punya Senyum Indah untuk Tingkatkan Kepercayaan Diri

Senyum yang indah bisa meningkatkan rasa percaya diri seseorang. Bagaimana hal ini bisa terjadi dan adakah tips khusus untuk menunjukkan senyum ini?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Konten Bersponsor
senyum tingkatkan kepercayaan diri
Perawatan Oral, Gigi dan Mulut 19 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Mau Merapikan Gigi, tapi Tak Pede Pakai Behel? Ini Solusinya!

Pakai behel (kawat gigi) adalah perawatan utama untuk merapikan gigi. Namun, ada yang tidak pede menggunakan alat ini. Tenang, ada solusinya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Konten Bersponsor
merapikan gigi pakai behel
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 19 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jenis kawat gigi

Panduan Memilih Jenis Kawat Gigi Terbaik dan Sesuai untuk Senyum Indah Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Mengenal Prosedur Dental Bridge untuk Atasi Gigi Renggang

Mengenal Prosedur Dental Bridge untuk Merapikan Gigi Renggang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 7 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
kelebihan kekurangan pakai kawat gigi alias behel

Manfaat dan Risiko Memakai Kawat Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 4 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
proses pasang behel

Bagaimana Proses Pemasangan Behel atau Kawat Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit