Mengenal Lidah Stroberi, Gangguan Lidah yang Tak Semanis Dibayangkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Lidah adalah salah satu organ tubuh yang penting. Selain untuk membantu mengunyah dan mencerna makanan, lidah juga membantu Anda berbicara. Meski begitu, ada banyak masalah dan gangguan yang bisa menyerang lidah. Salah satunya lidah stroberi. Kedengarannya, sih, imut, tapi lidah stroberi tidak boleh disepelekan.

Apa itu lidah stroberi?

Lidah stroberi adalah kondisi lidah yang berwarna merah menyala seperti stroberi (normalnya lidah berwarna merah muda alias pink) dan berpori-pori besar permukaan buah stroberi. Pada kebanyakan kasus, lidah lebih dulu menampilkan bercak putih pucat sebelum akhirnya berubah warna.

Selain perubahan pada tampilan dan warna lidah, lidah stroberi juga menyebabkan lidah bengkak membesar dan terasa sakit teriritasi. Mungkin juga ada gejala penyerta lainnya, tergantung apa penyebab munculnya lidah stroberi.

Apa penyebab terjadinya lidah stroberi?

Ada banyak kondisi yang bisa memicu terjadinya lidah stroberi.

Penyakit Kawasaki

Penyakit Kawasaki menyebabkan peradangan pada dinding pembuluh darah dalam tubuh. Penyakit ini bisa menyebabkan lidah berubah memerah disertai juga dengan mata merah, demam tinggi, dan ruam kulit hingga terkelupas. Penyakit Kawasaki biasanya menyerang anak-anak.

Demam Scarlet

Demam Scarlet adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri streptococcus kelompok A penyebab sakit tenggorokan. Demam Scarlet seringnya menyerang anak usia 5-15 tahun.

Kebanyakan pada kasus ini, orang yang mengalaminya akan memiliki lidah berwarna putih sebelum berubah menjadi seperti stroberi.  Dalam beberapa hari selanjutnya, lidah akan terlihat seperti stroberi.

Gejala lainnya dari demam Scarlet adalah:

  • Muncul banyak ruam merah di sekujur tubuh.
  • Muka memerah.
  • Demam tinggi.
  • Sakit tenggorokan.
  • Sakit kepala.
  • Terdapat garis-garis merah di lipatan kulit, misalnya di selangkangan.

Alergi makanan atau obat

Dalam beberapa kasus, lidah seperti stroberi juga bisa terjadi tanda bahwa Anda alergi terhadap obat atau sesuatu yang Anda makan. Alergi ini akan disertai dengan gejala lainnya:

  • Mata gatal atau berair
  • Mulut terasa kasar
  • Sulit bernapas
  • Ruam-ruam di kulit

Dokter biasanya memberikan antihistamin untuk membantu meredakan pembengkakan dan kemerahan yang terjadi.

Toxic Shock Syndrome

Toxic Shock Syndrome (TSS) adalah kondisi yang disebabkan oleh pelepasan zat beracun dari bakteri Staphylococcus aureus yang ditemukan pada vagina wanita. Sindrom ini seringnya menyerang wanita yang sedang menstruasi pakai tampon.

Selain menyebabkan lidah memerah dan bengkak bak stroberi, toxic shock syndrome juga menyebabkan:

  • Demam yang tiba-tiba tinggi
  • Mual muntah
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Badan terasa gatal-gatal

Sindrom ini memang sudah jarang terjadi, namun bisa berdampak sangat fatal.

Defisiensi vitamin

Kekurangan vitamin B12 dan asam folat dapat menyebabkan terjadinya lidah tampak buah stroberi. Gejala lainnya yakni:

  • Kelelahan
  • Lemas
  • Mati rasa atau kesemutan
  • Kesulitan menjaga keseimbangan

Apakah bisa terjadi komplikasi?

Lidah stroberi bisa terasa sangat sakit. Anda juga mungkin jadi sulit mengunyah atau menelan makanan dan minuman.

Komplikasinya pun tergantung dari penyebabnya. Jika disebabkan oleh penyakit Kawasaki atau demam Scarlet, peradangan dalam tubuh bisa menjalar hingga ke jantung, otak, persendian, kulit, bahkan mungkin menyebabkan penyakit ginjal dan infeksi telinga yang parah.

Maka itu, lidah stroberi harus segera ditangani. Penanganannya tergantung dengan penyebab yang terjadi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Glositis (Radang Lidah)

Jika Anda mengalami lidah bengkak, meradang, dan berubah warna, mungkin Anda mengalami penyakit glossitis. Apa penyebab dan bagaimana mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 27 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Gambar Anatomi Gigi, Jenis-Jenis Gigi, dan Fungsi Setiap Bagiannya

Selain untuk mengunyah, gigi juga berperan untuk berbicara. Namun, tahukah Anda ada apa saja yang ada di dalam gigi? Simak gambar anatomi gigi di sini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 15 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

5 Penyebab Lidah Hitam, Mulai dari Merokok Hingga Kondisi Mulut Kering

Lidah yang sehat berwarna merah muda. Namun, warnanya dapat berubah menjadi hitam. Apa saja penyebab lidah hitam? Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 8 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

7 Penyebab Lidah Kesemutan dari Ringan Hingga yang Mesti Diwaspadai

Rasa geli yang tidak menyenangkan pada lidah memang sangat mengganggu. Nah, sebelum tahu cara mengatasinya, pahami dulu penyebab lidah kesemutan.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Otak dan Saraf 1 Juni 2019 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara membersihkan lidah

Mengatasi Gangguan Lidah dengan Menjaga Kebersihannya, Bagaimana Caranya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
mulut terasa asam

Mulut Terasa Asam Padahal Anda Bukan Perokok? Ini Sebab dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
lidah terasa pahit saat sakit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
penyebab lidah bengkak

8 Penyebab Lidah Bengkak Sebagai Gejala Glositis yang Paling Umum

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 November 2020 . Waktu baca 6 menit