home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Cara Ampuh Mengatasi Lidah Terbakar Akibat Makanan yang Terlalu Panas

7 Cara Ampuh Mengatasi Lidah Terbakar Akibat Makanan yang Terlalu Panas

Saat makanan yang Anda pesan datang, rasanya ingin saja segera menyantapnya, kan? Namun hati-hati keinginan itu justru membuat Anda lupa kalau makanan tersebut masih panas. Bukannya menikmati makanan, Anda justru merasakan sensasi lidah terbakar (burnt tongue). Nah, apa yang harus Anda lakukan untuk mengatasi lidah terbakar setelah makan atau minum sesuatu yang terlalu panas?

Apa itu lidah terbakar?

Gangguan lidah ini umumnya terjadi saat Anda meremehkan suhu makanan, minuman, atau cairan lain yang akan Anda masukkan ke dalam mulut. Kondisi keparahan dari lidah terbakar ternyata terdapat bermacam-macam, tergantung dari seberapa banyak lapisan yang terluka.

  • Derajat keparahan pertama: kondisi yang Anda rasakan mungkin berupa timbulnya rasa sakit pada lidah, hingga kondisi lidah bisa terlihat memerah dan membengkak.
  • Derajat keparahan kedua: rasa sakit yang Anda rasakan mungkin lebih dari yang terjadi pada derajat pertama. Apabila mencapai tingkat keparahan ini, bagian lidah yang terpapar panas bukan lagi hanya bagian terluar, melainkan juga lapisan bawah bagian tersebut. Pada derajat ini, lidah juga akan terlihat memerah dan bengkak, hingga timbulnya benjolan berisi cairan.
  • Derajat keparahan ketiga: suhu panas ternyata mampu mencapai jaringan lidah yang lebih dalam. Bukan lagi memerah, lidah bahkan mampu berubah seperti kehitaman pada kulit yang terbakar. Pada derajat keparahan ini, lidah Anda mungkin akan cenderung mengalami mati rasa.

Bagaimana cara mengatasi lidah terbakar yang ampuh?

Kondisi lidah terbakar yang mencapai derajat keparahan kedua dan ketiga jika tidak segera Anda tangani tentu maka dapat menurunkan kemampuan lidah dalam mencicipi rasa. Kehilangan sensasi ini mungkin hanya bersifat sementara, karena umumnya organ pengecap pada lidah Anda akan beregenerasi setiap dua minggu.

Sebagai langkah pertolongan pertama, ada beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan untuk mengobati kondisi lidah terbakar seperti berikut ini.

1. Memberikan sesuatu yang dingin

minum es untuk luka bakar mulut

Menurut Hadie Rifai, DDS, dokter gigi di Klinik Cleveland seperti dikutip Everyday Health, sepotong es batu mampu mengurangi efek sensasi terbakar yang Anda rasakan pada bagian lidah. Selain es batu, Anda juga bisa makan makanan dingin lainnya.

Pilihlah jenis makanan yang mudah untuk Anda telan, seperti es krim atau frozen yogurt yang mudah ditemukan. Anda bisa mendiamkan makanan dingin tersebut beberapa menit dalam mulut, untuk mencegah pembengkakan dan memberikan waktu bagi lidah memulihkan kondisinya.

2. Meminum air putih

Sebagai pertolongan pertama, minum air putih dingin bisa membantu Anda menetralkan rasa panas akibat kondisi lidah terbakar. Luka akibat lidah terbakar bisa membuat lidah kering akibat kehilangan kelembapannya. Maka tak jarang, rasa sakit pada lidah bisa bertahan dan menimbulkan sariawan jika Anda mengalami derajat keparahan kedua.

Untuk mengatasinya, Anda harus menyediakan air putih untuk selalu menjaga kelembapan mulut. Saat mulut terasa kering dan perih, segera minum air putih. Makanan atau minuman panas mungkin juga memengaruhi kondisi tenggorokan. Rutin minum air putih juga bisa mengurangi rasa sakit tenggorokan Anda.

3. Berkumur dengan air garam

Larutan air garam bisa Anda gunakan untuk berkumur demi membantu meredakan luka di mulut akibat lidah terbakar. Air garam tidak akan mengiritasi membran mukosa, yakni membran yang melapisi beberapa organ tubuh, termasuk mulut.

Dikutip dari Mayo Clinic, Anda bisa membuat larutan air garam dengan mudah. Cukup siapkan segelas air dingin dan tambahkan dengan satu sendok teh garam, kemudian aduk rata. Berkumurlah kira-kira selama 30 detik dan biarkan butiran garam melapisi lidah Anda.

4. Menghindari jenis makanan tertentu

Setelah beberapa waktu biasanya sensasi lidah terbakar yang Anda rasakan mungkin sudah mulai berkurang, tetapi belum sepenuhnya pulih. Ada baiknya Anda menghindari beberapa makanan yang mungkin justru mampu memperparah pengobatan lidah terbakar.

Hindari konsumsi makanan yang terlalu pedas karena kandungan senyawa capsaicin dalam makanan mampu mengiritasi mukosa mulut, memperburuk peradangan pada lidah yang lecet, rasa sakit yang bertambah parah, dan bahkan menunda proses pemulihan.

Jauhi juga makanan yang bersifat asam, seperti jeruk, lemon, nanas, tomat, dan cuka. Selain itu, American Academy of Family Physicians, juga merekomendasikan untuk menghindari terlebih dahulu minum kopi atau teh hangat.

5. Oleskan lidah buaya

manfaat lidah buaya untuk mulut

Lidah buaya atau aloe vera merupakan tanaman serbaguna yang memiliki beragam khasiat bagi pengobatan. Gel lidah buaya terkenal akan manfaatnya untuk mengobati masalah kulit, terutama luka bakar untuk mengurangi sakit dan mempercepat proses penyembuhannya.

Sebuah studi dalam Journal of Oral Pathology & Medicine menunjukkan manfaat lidah buaya dalam memberikan efek perlindungan pada penderita burning mouth syndrome. Hal yang sama bisa Anda lakukan untuk mengatasi lidah terbakar. Caranya, Anda cukup mengoleskan gel lidah buaya pada permukaan lidah yang terbakar dengan cotton bud.

6. Gunakan madu dan susu

Anda bisa menggunakan bahan lain yang tersedia di rumah, seperti madu dan susu. Minum susu bisa membantu melapisi lidah dan meringankan sensasi terbakar. Madu juga memiliki efek serupa, sekaligus meningkatkan sirkulasi darah pada mulut untuk mengobati lidah terbakar.

Selama masa pemulihan, tambahkan pula asupan makanan yang kaya akan kandungan zat besi, seperti bayam, daging, dan lain-lain. Zat besi akan memproduksi lebih banyak sel darah merah, yang bisa membantu meregenerasi sel-sel lidah yang rusak.

7. Minum obat-obatan pereda nyeri

Rasa sakit akibat lidah terbakar mungkin bisa mengganggu aktivitas keseharian Anda, seperti tidur, makan, dan berbicara. Maka dari itu, Anda bisa minum beberapa obat-obatan pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen.

Kedua obat ini akan membantu meringankan rasa sakit dan peradangan karena lidah yang terbakar. Obat pereda nyeri cenderung aman untuk dikonsumsi, namun tetap perhatikan anjuran atau konsultasikan lebih dulu ke dokter untuk menentukan dosis yang sesuai.

Kapan Anda perlu periksa ke dokter?

Untuk menghindari lidah atau mulut terbakar ke depannya, ada baiknya Anda lebih berhati-hati saat mengonsumsi makanan atau minuman yang panas. Dokter gigi juga menyarankan untuk melakukan gigitan atau tegukan kecil yang bisa mencegah dari luka bakar yang lebih besar.

Sebenarnya, tubuh manusia memiliki kemampuan istimewa untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Luka bakar pada lidah juga dapat sembuh sendiri dalam waktu sekitar dua minggu tanpa perawatan khusus. Namun, beberapa luka bakar bisa bertahan hingga enam minggu tergantung tingkat keparahannya.

Apabila setelah segala upaya telah Anda lakukan, tetapi lidah tak kunjung sembuh dan malah timbul beberapa gejala, seperti demam, pembengkakan, dan kemerahan yang semakin memburuk, sebaiknya segera periksakan kondisi Anda ke dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Giorgi, A., & Marcin, J. (2018). Tongue Burn: Causes, Risk Factors, and Symptoms. Healthline. Retrieved 8 June 2021, from https://www.healthline.com/health/tongue-burn

Myers, W., & Sohrabi, F. (2013). How to Soothe a Burnt Tongue. Everyday Health. Retrieved 8 June 2021, from https://www.everydayhealth.com/dental-health/how-to-soothe-painful-mouth-burns.aspx

Ireland, K. (2018). Home Remedies for Burn Blisters on the Tongue. Livestrong. Retrieved 8 June 2021, from http://www.livestrong.com/article/116861-home-remedies-burn-blisters-tongue/

4 Ways to Soothe a Burnt Tongue and Mouth. Health Essentials from Cleveland Clinic. (2020). Retrieved 8 June 2021, from https://health.clevelandclinic.org/4-ways-to-soothe-a-burnt-tongue-and-mouth/

Canker sore – Diagnosis and treatment. Mayo Clinic. (2018). Retrieved 8 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/canker-sore/diagnosis-treatment/drc-20370620

López-Jornet, P., Camacho-Alonso, F., & Molino-Pagan, D. (2012). Prospective, randomized, double-blind, clinical evaluation of Aloe vera Barbadensis, applied in combination with a tongue protector to treat burning mouth syndrome. Journal Of Oral Pathology & Medicine, 42(4), 295-301. https://doi.org/10.1111/jop.12002

Foto Penulis
Ditulis oleh Theresia Evelyn Diperbarui 4 hari lalu
x