home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Gigi Anak Tampak Kusam Bernoda dan Sulit Hilang, Apa Penyebabnya?

Gigi Anak Tampak Kusam Bernoda dan Sulit Hilang, Apa Penyebabnya?

Warna gigi yang sehat memang tidak seputih mutiara. Meski begitu, adanya noda pada gigi anak juga tidak berarti wajar. Kebanyakan kasus gigi anak yang bernoda tidak berbahaya, tapi tetap tidak boleh dibiarkan begitu saja. Cari tahu apa yang jadi penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya di artikel ini.

Penyebab timbul noda pada gigi anak yang sulit hilang

1. Malas atau kurang bersih saat menyikat gigi

Kebanyakan anak kecil belum terbiasa rajin menyikat gigi, apalagi melakukannya dengan benar. Beberapa anak bahkan bisa saja malas sikat gigi.

Padahal, malas atau cara menyikat gigi yang kurang bersih bisa membuat gigi bernoda dan lama-lama berubah warna. Ini terjadi karena plak sisa makanan yang terus menumpuk di permukaan gigi.

Jika terus dibiarkan, penumpukan plak gigi dapat menyebabkan peradangan gusi atau gingivitis.

2. Efek samping obat

Banyak obat untuk anak-anak yang mengandung zat besi. Obat-obatan mengandung zat besi tersebut dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi mereka.

Selain itu, beberapa antibiotik juga diketahui dapat menyebabkan perubahan warna gigi. Noda pada gigi anak juga mungkin saja muncul meski ia tidak pernah minum antibiotik, tapi dulu ibunya mengonsumsi antibiotik tetrasiklin semasa hamil yang bisa membuat gigi anak bernoda sejak lahir.

3. Cedera atau pernah jatuh

Jika anak Anda pernah jatuh dan mengalami cedera di bagian wajah, terutama area gigi dan mulutnya, giginya bisa bernoda karena darah dari luka masuk ke tabung kecil di dalam lapisan gigi yang bernama dentin.

Perubahan warna ini bisa memakan waktu hingga 2-3 minggu setelah cedera terjadi. Warna gigi anak akan kembali seperti semula seiring waktu. Namun dalam beberapa kasus, perubahan warna bisa menjadi permanen.

4. Asupan fluoride berlebihan

Susu formula mengandung fluorida. Jika anak Anda menyusu botol secara berlebihan, asupan florida dalam kadar tinggi berisiko menyebabkan noda gigi disebut fluorosis yang tampak seperti garis-garis halus pada permukaan gigi mereka.

5. Penyakit tertentu

Noda pada gigi anak bisa juga disebabkan oleh penyakit tertentu, misalnya hiperbilirubinemia. Hiperbilirubinemia adalah kondisi tubuh yan memiliki kebanyakan bilirubin dalam darah. Salah satu gejalanya adalah kulit dan bagian putih mata yang menguning. Gigi anak juga bisa berubah warna menjadi hijau kekuningang jika mereka terlahir dengan kondisi ini.

Bagaimana mencegah dan mengatasinya?

Jika munculnya noda pada gigi anak tersebut disebabkan oleh kebersihan gigi yang buruk, ajarkan anak cara menyikat gigi yang benar dan tanamkan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sedari kecil. Anda bisa gunakan pasta gigi mengandung fluorida dengan ukuran lebih kecil dari sebutir beras.

Jika disebabkan oleh kebiasaan menyusu botol, jangan biarkan anak mengulum dot susu dalam mulutnya sampai ia ketiduran.

Bawa anak ke dokter jika noda pada gigi anak tak kunjung menghilang. Dokter mungkin merekomendasikan dokter gigi anak yang dapat mencari tahu penyebab pastinya atau melakukan pembersihan karang gigi dengan scrubbing gigi khusus anak-anak.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.


Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 22/07/2018
x