Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya
ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

Waspada Karies Rampan pada Anak, Bisakah Dicegah?

    Waspada Karies Rampan pada Anak, Bisakah Dicegah?

    Gigi berlubang atau karies merupakan masalah gigi pada anak yang paling sering terjadi, terutama jika anak senang mengonsumsi makanan manis dan malas sikat gigi. Dari semua jenis karies, salah satu yang banyak dijumpai pada anak-anak adalah karies rampan.

    Apa itu karies rampan?

    karies gigi

    Karies rampan adalah masalah gigi berlubang pada anak yang penyebarannya dapat mengenai beberapa gigi sekaligus sehingga cepat mengenai pulpa (bagian tengah gigi).

    Jenis karies ini umumnya terjadi pada gigi susu anak, bisa salah satunya atau beberapa sekaligus. Bahkan, bagian gigi yang seharusnya kebal terhadap karies, seperti gigi depan bawah, juga bisa terdampak.

    Karies rampan sering terjadi pada anak-anak berusia di bawah lima tahun dan paling banyak ditemukan pada anak berusia empat tahun.

    Selain itu, jenis karies gigi ini juga rentan terjadi pada anak yang sering tertidur sambil menyusu (baik botol ataupun ASI) dan anak-anak yang sering makan makanan manis.

    Tanda karies rampan pada anak

    Beberapa kondisi dapat menjadi tanda karies rampan pada anak. Salah satu gejala yang paling umum yaitu gigi akan terasa sakit ketika dipakai untuk mengunyah.

    Akibatnya, anak yang terkena penyakit gigi ini akan kesulitan untuk makan. Sakit gigi berkepanjangan kemudian membuat mereka lebih sering mengemut makanan.

    Menurut studi berjudul Pencegahan dan Perawatan Karies Rampan (2015), berikut sejumlah kondisi yang menjadi tanda karies rampan pada anak.

    • Lubang gigi berwarna putih sampai kekuningan.
    • Lubang muncul pada bagian yang seharusnya kebal karies, seperti gigi depan bawah.
    • Nyeri pada gigi, terlebih saat dipakai mengunyah.
    • Anak sering menangis karena rasa sakit yang terasa di seluruh gigi.
    • Anak memilih mengemut makanan karena menghindari nyeri.

    Kondisi di atas tidak selalu disebabkan rampan karies. Jika anak Anda mengalami satu atau beberapa kondisi yang disebutkan, konsultasikan ke dokter untuk mencari tahu penyebabnya.

    Penyebab karies rampan

    Sama seperti gigi berlubang pada umumnya, karies ini disebabkan oleh aktivitas bakteri di mulut. Bakteri mulut menggerogoti plak sisa-sisa makanan di gigi hingga memproduksi asam.

    Asam inilah yang kemudian mengakibatkan kerusakan pada enamel atau bagian terluar gigi. Hasilnya, muncul lubang-lubang kecil pada gigi yang lama kelamaan akan membesar.

    Bagaimana cara mencegah karies rampan?

    Jenis karies ini dapat merusak gigi anak dengan sangat cepat. Tidak hanya menyebabkan rasa sakit, penyakit ini juga dapat menyebabkan masalah lain yang lebih serius pada gigi anak.

    Untuk menghindari dampak yang bisa ditimbulkan, penting bagi orangtua untuk mengetahui cara mencegah karies berikut.

    1. Bersihkan gigi dan gusi anak setelah makan

    Membersihkan gigi dan gusi anak sesegera mungkin setelah makan dapat membantu mencegah karies ini. Anda bisa mengajarkan anak untuk rajin menyikat gigi sejak dini.

    Ketika anak sudah mulai tumbuh besar, ajarkan juga flossing pada anak. Flossing bertujuan untuk membersihkan makanan yang masih menyangkut pada sela-sela gigi.

    2. Jangan biarkan anak tertidur sambil minum

    Membiarkan anak minum sambil tidur, terutama susu atau minuman manis, meningkatkan risiko karies rampan. Saat hendak tidur, sebisa mungkin jauhkan minuman tersebut dari anak.

    Anda juga bisa mengajarkan anak minum dengan gelas kecil. Cara tersebut dapat membantu menghilangkan kebiasaan anak minum hingga tertidur.

    3. Pemeriksaan gigi secara rutin

    Rutin periksakan gigi anak ke dokter gigi sejak usia anak satu tahun. Pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi dan mengatasi masalah gigi sedini mungkin, sebelum bertambah parah.

    Cara di atas tidak sepenuhnya melindungi anak Anda dari karies. Meski begitu, tindakan yang telah disebutkan dapat mengurangi risiko anak terserang penyakit gigi ini.

    Cara mengatasi karies rampan

    Perawatan karies yang pertama dilakukan yaitu menghilangkan rasa nyeri dengan obat-obatan. Beberapa obat yang bisa dijadikan pilihan, di antaranya:

    • zinc oxide eugenol,
    • obat sedatif, dan
    • analgesik.

    Saat nyeri mulai hilang, gigi dibersihkan untuk membuang jaringan yang busuk. Ini bertujuan untuk menghentikan perkembangan bakteri di gigi sehingga penyebaran karies akan terhenti.

    Selain itu, Anda juga perlu menjaga pola makan anak tetap sehat. Kurangi memberikan makanan manis untuk anak.

    https://www.youtube.com/watch?v=sNG3GxZl68s


    Sering sakit gigi atau punya gigi sensitif?

    Yuk gabung Komunitas Gigi Mulut agar kamu bisa tanya dokter atau berbagi cerita bersama member lainnya.


    health-tool-icon

    Kalkulator BMI (IMT)

    Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

    Laki-laki

    Wanita

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Pencegahan dan perawatan karies rampan. (2022). Retrieved 2 September 2022, from https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/biomedik/article/viewFile/7288/6790

    Karies Gigi pada Anak: Pahami Penyebab dan Cara Cerdas Mengatasinya – Unair News. (2021). Retrieved 2 September 2022, from https://news.unair.ac.id/2021/11/26/karies-gigi-pada-anak-pahami-penyebab-dan-cara-cerdas-mengatasinya/?lang=id

    Tooth Decay (Caries or Cavities) in Children. (2019). Retrieved 2 September 2022, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/tooth-decay-caries-or-cavities-in-children

    Nursing Caries – Stanford Medicine Children’s Health. (2022). Retrieved 2 September 2022, from https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=nursing-bottle-caries-90-P01844

    View of Comprehensive Treatment for Eight Years Old Child with Rampant Caries. (2022). Retrieved 2 September 2022, from https://journal.maranatha.edu/index.php/jmh/article/view/1843/1501

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Bayu Galih Permana Diperbarui 4 weeks ago
    Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
    Next article: