1. Definisi

Apa itu flu babi?

Flu babi adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh jenis virus flu tipe A yang biasanya terjadi pada babi. Sirkulasi virus flu pada babi disebut “virus flu babi.” Seperti virus flu pada manusia, terdapat beberapa perbedaan jenis pada virus flu babi.

Virus flu babi biasanya tidak menginfeksi manusia. Namun, penyebaran infeksi virus flu babi pada manusia telah terjadi. Ketika hal ini terjadi, virus-virus tersebut disebut virus varian.

Apa saja tanda dan gejalanya?

Saat ini, ada tiga jenis utama sirkulasi virus flu: H1N1, H1N2, dan H3N2. Virus ini biasanya tidak menginfeksi manusia dan secara genetik berbeda dari virus H1N1 dan H3N2  yang biasa bersirkulasi pada manusia. Sirkulasi virus flu pada babi berbeda dengan virus flu pada manusia yang menyebabkan sakit. Manusia mungkin memiliki sedikit perlindungan pada kekebalan tubuh atau bahkan tidak sama sekali terhadap sirkulasi virus flu babi. Vaksin flu manusia juga mungkin tidak memberikan perlindungan terhadap virus yang ditemukan pada babi.

Virus flu umumnya menginfeksi babi dan sekelompok babi dan bisa berdampak pada tingginya tingkat penyakit di antara babi, tetapi sedikit yang menyebabkan kematian.

Tanda flu pda babi termasuk:

  • Batuk
  • Bersin
  • Demam tinggi
  • Kesulitan bernapas
  • Terdapat cairan dalam hidung
  • Tidak nafsu makan

Namun, babi juga bisa terinfeksi dengan virus dari manusia dan burung. Penyebaran silang spesies ini memungkinkan bercampurnya virus flu yang menyebabkan virus flu yang baru dan berbeda yang mungkin memiliki kemampuan untuk menyebar cepat pada manusia.

2. Cara mengatasinya

Apa yang harus saya lakukan?

Bila Anda atau anggota keluarga sakit dengan gejala flu dan perlu perawatan medis, lakukan langkah berikut:

  • Hubungi dokter dan beri tahu dokter gejala Anda dan jika Anda baru bersentuhan dengan babi. Dokter Anda akan meresepkan obat antivirus flu dan mungkin perlu mengambil sampel dari hidung dan tenggorokan Anda untuk diperiksa.
  • Hindari atau batasi kontak dengan anggota keluarga Anda dan lainnya sampai Anda terbebas dari demam selama 24 jam tanpa penggunaan obat penurun demam dan hindari bepergian.
  • Biasakan bernapas dengan baik dan bersihkan tangan. Termasuk menutup mulut dan hidung dengan tisu ketika batuk atau bersin dan membuang tisu ke tempat sampah. Bila tisu tidak tersedia, gunakan lengan baju Anda. Selalu cuci tangan Anda sehabis batuk atau bersin. Hal ini untuk mengurangi penyebaran berbagai macam virus.
  • Hindari atau batasi kontak dengan babi seminimal mungkin. Menjauh dari babi selama 7 hari setelah gejala dimulai atau sampai Anda terbebas dari demam selama 24 jam tanpa penggunaan obat penurun demam.
  • Hampir semua kasus flu pada manusia disebabkan oleh virus flu pada manusia, bukan virus dari babi. Namun, jika Anda terinfeksi dengan virus flu yang berasal dari hewan, departemen kesehatan akan berbicara dengan Anda terkait penyakit Anda dan memastikan orang yang tinggal dan bekerja dengan Anda tidak jatuh sakit dengan virus yang sama.

Kapan saya harus ke dokter?

Bila Anda dan keluarga sakit dengan gejala flu dan perlu perawatan medis, hubungi dokter dan beri tahu gejala Anda dan bahwa Anda bersentuhan dengan babi. Dokter Anda mungkin akan meresepkan pengobatan dengan obat antivirus flu dan mungkin perlu mengambil sampel dari hidung dan tenggorokan untuk pemeriksaan.

3. Pencegahan

Seperti pada banyak orang, peternak babi sebaiknya mendapatkan vaksin flu musiman. Walaupun vaksin flu musiman manusia tidak akan melindungi diri terhadap infeksi virus flu varian (karena zat mereka berbeda dengan virus flu A pada manusia), vaksin tetaplah penting untuk mengurangi risiko penularan virus flu A musiman dari orang sakit ke orang lainnya dan babi. Vaksin flu musiman mungkin juga menurunkan potensi bercampurnya virus flu dari manusia dan babi pada manusia atau babi. Infeksi ganda tersebut dianggap sebagai sumber dari pertemuan dua jenis virus flu berbeda yang menyebabkan terciptanya jenis flu baru dan memiliki kombinasi gen berbeda, yang bisa memberi ancaman signifikan pada khalayak umum dan kesehatan hewan.

Tindakan lain yang bisa diambil:

  • Sering cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah bersentuhan dengan hewan.
  • Hindari kontak dekat dengan hewan yang terlihat sedang sakit.
  • Hindari kontak dengan babi bila Anda mengalami gejala seperti flu.
  • Bila Anda harus berhubungan dengan hewan babi ketika sedang sakit, atau bila Anda harus berhubungan dengan babi yang diduga terinfeksi, Anda sebaiknya menggunakan pelindung (contohnya, mengenakan pakaian pelindung, sarung tangan, masker untuk menutupi mulut dan hidung, dan peralatan pelindung lain serta biasakan mencuci tangan.
Yang juga perlu Anda baca