Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22/06/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Cuci tangan adalah salah satu langkah paling penting dan mendasar dari kebersihan personal yang bisa Anda lakukan setiap hari untuk menghindari penyebaran penyakit dan kuman kepada orang lain. Banyak penyakit dan kondisi medis yang mudah menyebar hanya dari tangan yang kotor. Inilah cara cuci tangan yang benar agar Anda bebas dari penyakit.

Kapan harus cuci tangan?

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), cuci tangan harus dilakukan di waktu-waktu berikut ini:

  • Sebelum, selama, dan sesudah memasak atau menyiapkan makanan
  • Sebelum makan
  • Sebelum dan sesudah merawat orang yang sakit
  • Sebelum dan sesudah merawat luka terbuka atau lecet
  • Setelah menggunakan kamar mandi atau toilet
  • Setelah mengganti popok atau membersihkan anak kecil sehabis dari kamar toilet
  • Setelah memegang binatang, memberi makan binatang, atau membersihkan kotoran binatang
  • Setelah memegang makanan binatang
  • Setelah menyentuh sampah atau membuang sampah

Selain itu, cuci tangan di waktu-waktu berikut:

  • Sebelum melepas atau menggunakan lensa kontak
  • Sesudah bersih, batuk, atau menyeka hidung ingusan
  • Setelah berjabat tangan dengan orang lain

Cara cuci tangan yang baik dan benar

Tahukah Anda bahwa cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan? CDC dan WHO mengeluarkan panduan cuci tangan yang mendetail dan efektif untuk membunuh kuman.

  • Basahkan kedua tangan dengan air bersih mengalir, matikan keran, lalu tuang sabun secukupnya
  • Gosok kedua tangan Anda. Pastikan Anda menggosok sela-sela jari, kedua punggung tangan, dan di bawah kuku:
    • Kaitkan seluruh jari Anda dengan telapak saling menyentuh, dan gosok bagian dalam, bergantian dua sisi tangan Anda
    • Kemudian tukar posisi. Kaitkan jari-jari tangan kiri di atas punggung tangan kanan dan gosok bagian punggung tangan bergantian.
    • Gosok jempol kiri menggunakan tangan kanan dengan gerakan memutar, begitu pula sebaliknya.
  • Lakukan selama 20 detik. Sebagai acuan, Anda bisa gumamkan lagu “Happy Birthday” dua kali selama menggosok tangan.
  • Bilas tangan hingga bersih dengan air yang mengalir.
  • Keringkan kedua tangan Anda dengan handuk bersih atau angin-anginkan.
  • Jika memungkinkan, matikan keran menggunakan siku atau gunakan tisu untuk menghalangi tangan Anda yang sudah bersih saat mematikan keran.

Cuci tangan dengan sabun adalah cara terbaik untuk mengeliminasi kuman dalam jumlah besar. Jika Anda berada di tempat yang tak ada air maupun sabun, gunakan gel pembersih tangan beralkohol. Gel pembersih tangan ampuh untuk mengurangi kuman, namun tidak bisa membasmi keseluruhan bakteri.

Sabun biasa atau sabun antibakteri?

Sabun antibakteri yang dijual di pasaran ternyata tidak lebih efektif dalam membunuh kuman jika dibandingkan dengan sabun biasa.

Satu studi tahun 2015 di Korea Selatan membandingkan efektivitas sabun biasa dengan sabun antibakteri dengan 0,3% triclosan terhadap panel bakteri, termasuk Listeria, Salmonella, dan Staphylococcus selama 20 detik sebagai metode pengujian yang direkomendasikan oleh FDA.

Hasilnya, kedua sabun bekerja sama efektifnya dalam membersihkan tangan dari bakteri, namun sabun yang mengandung triclosan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bisa bekerja efektif membunuh kuman. Salah satu dugaannya, komposisi pendukung lain di dalam sabun tersebut memperlambat kemampuan antibakterial dari triclosan.

Selain itu, beberapa studi mengaitkan efek jangka panjang dan tidak diperlukan dari triclosan, termasuk resistensi antibiotik kuman, alergi, dan gangguan hormon. Salah satu studi bahkan mengaitkan paparan terhadap triclosan dalam jangka waktu lama kemungkinan berpotensi kanker.

Hasil dari penelitian ini kemudian mengharuskan produsen sabun antibakteri untuk melampirkan bukti sains untuk mendukung klaim efektivitas antiseptik dari produk mereka.

Di samping itu, selalu sediakan hand sanitizer untuk menjaga kebersihan tangan ketika Anda sedang berada di luar rumah. Pilih hand sanitizer dengan kandungan alkohol 60-95% dan aloe vera untuk membunuh kuman secara efektif serta merawat kelembutan kulit tangan. Jika Anda memiliki kulit sensitif, ada baiknya pilih kandungan allergen-free fragrance supaya tangan bisa tetap bersih tanpa menimbulkan iritasi.

Cuci tangan tidak memerlukan banyak waktu dan tenaga, tapi memberikan segudang manfaat untuk kesehatan Anda dan keluarga Anda. Bantu anak-anak Anda untuk membiasakan perilaku cuci tangan dengan menunjukkan langsung kepada mereka bagaimana cara cuci tangan yang baik dan benar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Wajar jika merasa khawatir terhadap ketidakpastian di tengah pandemi COVID-19. Yuk, cari tahu solusi menghadapi kecemasan di new normal di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Nutrisi memegang peranan yang besar untuk mencegah kemungkinan risiko COVID-19. Yuk, cari tahu nutrisi utama yang perlu ditambahkan dalam menu harian Anda.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Nutrisi, Hidup Sehat 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit
sering kencing di malam hari

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
nokturia adalah

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit