Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019
Bagikan sekarang

Cuci tangan adalah salah satu langkah paling penting dan mendasar dari kebersihan personal yang bisa Anda lakukan setiap hari untuk menghindari penyebaran penyakit dan kuman kepada orang lain.

Banyak penyakit dan kondisi medis yang mudah menyebar hanya dari tangan yang kotor.

Kapan harus cuci tangan?

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), cuci tangan harus dilakukan di waktu-waktu berikut ini:

  • Sebelum, selama, dan sesudah memasak atau menyiapkan makanan
  • Sebelum makan
  • Sebelum dan sesudah merawat orang yang sakit
  • Sebelum dan sesudah merawat luka terbuka atau lecet
  • Setelah menggunakan kamar mandi atau toilet
  • Setelah mengganti popok atau membersihkan anak kecil sehabis dari kamar toilet
  • Setelah memegang binatang, memberi makan binatang, atau membersihkan kotoran binatang
  • Setelah memegang makanan binatang
  • Setelah menyentuh sampah atau membuang sampah

Selain itu, cuci tangan di waktu-waktu berikut:

  • Sebelum melepas atau menggunakan lensa kontak
  • Sesudah bersih, batuk, atau menyeka hidung ingusan
  • Setelah berjabat tangan dengan orang lain

Cuci tangan yang baik dan benar

Tahukah Anda bahwa cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan? CDC dan WHO mengeluarkan panduan cuci tangan yang mendetail dan efektif untuk membunuh kuman.

  • Basahkan kedua tangan dengan air bersih mengalir, matikan keran, lalu tuang sabun secukupnya
  • Gosok kedua tangan Anda. Pastikan Anda menggosok sela-sela jari, kedua punggung tangan, dan di bawah kuku:
    • Kaitkan seluruh jari Anda dengan telapak saling menyentuh, dan gosok bagian dalam, bergantian dua sisi tangan Anda
    • Kemudian tukar posisi. Kaitkan jari-jari tangan kiri di atas punggung tangan kanan dan gosok bagian punggung tangan bergantian.
    • Gosok jempol kiri menggunakan tangan kanan dengan gerakan memutar, begitu pula sebaliknya.
  • Lakukan selama 20 detik. Sebagai acuan, Anda bisa gumamkan lagu “Happy Birthday” dua kali selama menggosok tangan.
  • Bilas tangan hingga bersih dengan air yang mengalir.
  • Keringkan kedua tangan Anda dengan handuk bersih atau angin-anginkan.
  • Jika memungkinkan, matikan keran menggunakan siku atau gunakan tisu untuk menghalangi tangan Anda yang sudah bersih saat mematikan keran.

Cuci tangan dengan sabun adalah cara terbaik untuk mengeliminasi kuman dalam jumlah besar. Jika Anda berada di tempat yang tak ada air maupun sabun, gunakan gel pembersih tangan beralkohol. Gel pembersih tangan ampuh untuk mengurangi kuman, namun tidak bisa membasmi keseluruhan bakteri.

Sabun biasa atau sabun antibakteri?

Sabun antibakteri yang dijual di pasaran ternyata tidak lebih efektif dalam membunuh kuman jika dibandingkan dengan sabun biasa.

Satu studi tahun 2015 di Korea Selatan membandingkan efektivitas sabun biasa dengan sabun antibakteri dengan 0,3% triclosan terhadap panel bakteri, termasuk Listeria, Salmonella, dan Staphylococcus selama 20 detik sebagai metode pengujian yang direkomendasikan oleh FDA.

Hasilnya, kedua sabun bekerja sama efektifnya dalam membersihkan tangan dari bakteri, namun sabun yang mengandung triclosan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bisa bekerja efektif membunuh kuman. Salah satu dugaannya, komposisi pendukung lain di dalam sabun tersebut memperlambat kemampuan antibakterial dari triclosan.

Selain itu, beberapa studi mengaitkan efek jangka panjang dan tidak diperlukan dari triclosan, termasuk resistensi antibiotik kuman, alergi, dan gangguan hormon. Salah satu studi bahkan mengaitkan paparan terhadap triclosan dalam jangka waktu lama kemungkinan berpotensi kanker.

Hasil dari penelitian ini kemudian mengharuskan produsen sabun antibakteri untuk melampirkan bukti sains untuk mendukung klaim efektivitas antiseptik dari produk mereka.

Cuci tangan tidak memerlukan banyak waktu dan tenaga, tapi memberikan segudang manfaat untuk kesehatan Anda dan keluarga Anda. Bantu anak-anak Anda untuk membiasakan perilaku cuci tangan dengan menunjukkan langsung kepada mereka bagaimana cara cuci tangan yang baik dan benar.

BACA JUGA:

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

    Puasa menjadi tantangan tersendiri untuk Anda yang memiliki maag. Namun, jangan khawatir, berikut tips-tips mencegah maag saat puasa.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

    5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

    Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Hari Raya, Ramadan 04/05/2020

    Bolehkah Kita Donor Darah Saat Puasa? Apa Saja Risikonya?

    Donor darah sebaiknya dilakukan teratur. Tapi bagaimana jika jadwal donor darah Anda selanjutnya jatuh di bulan Ramadan? Bolehkah donor darah saat puasa?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Hari Raya, Ramadan 02/05/2020

    4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

    Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hari Raya, Ramadan 27/04/2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    resep membuat bakwan

    4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
    gonta-ganti sabun mandi

    Efek Sering Gonta-Ganti Sabun Mandi Terhadap Kesehatan Kulit

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020
    sabun cuci tangan antiseptik

    Cuci Tangan Pakai Sabun Antiseptik dan Air Ternyata Lebih Efektif Bunuh Kuman

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020
    sakit perut setelah buka puasa

    Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 07/05/2020