home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berisiko Sebabkan Diabetes, Ini Makanan dan Minuman Penyebab Gula Darah Tinggi

Berisiko Sebabkan Diabetes, Ini Makanan dan Minuman Penyebab Gula Darah Tinggi

Mencegah diabetes memang lebih baik daripada mengobati. Nah, selain mengubah gaya hidup sehat, Anda juga harus membatasi beberapa makanan dan minuman yang menjadi penyebab gula darah tinggi. Apa saja daftarnya?

Makanan dan minuman penyebab gula darah tinggi

Semua tahu bahwa manusia memperoleh berbagai nutrisi dari makanan dan minuman untuk bertahan hidup. Namun, tidak semua makanan atau minuman yang dikonsumsi menyehatkan tubuh.

Jika Anda ingin mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2, perubahan pola makan harus menjadi bagian dari strategi mengontrol kadar gula darah, bersamaan dengan olahraga dan mengatur stres.

Beberapa makanan dan minuman bisa menjadi penyebab gula darah tinggi, yang bisa saja meningkatkan risiko Anda kena diabetes, seperti:

1. Makanan tinggi karbohidrat

makan karbohidrat cepat lapar

Makanan tinggi karbohidrat seperti tepung putih, gula putih, dan nasi, pada dasarnya makanan yang mengandung kalori dengan kadar gula tinggi.

Makanan tersebut sangat mudah dicerna oleh tubuh, sehingga kadar gula darah dan insulin dapat melonjak dengan cepat. Seiring waktu, ini bisa menyebabkan diabetes.

Beberapa makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, antara lain:

  • Roti
  • Muffin
  • Kue
  • Kerupuk
  • Donat
  • Pasta

Kacang polong, jagung, atau ubi jalar juga termasuk makanan yang harus Anda perhatikan. Pada intinya, Anda tetap boleh memakan-makanan di atas, tapi harus memperhatikan jumlah yang masuk dalam tubuh.

2. Makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans

Lemak jenuh dan lemak trans juga dapat menjadi makanan penyebab gula darah tinggi karena meningkatkan kadar kolesterol dalam darah yang merupakan faktor risiko diabetes tipe 2. Lemak tersebut terdapat pada daging olahan yang memiliki kadar natrium dan nitrit tinggi.

Sementara daging merah mengandung zat besi tinggi yang dapat merusak sel penghasil insulin. Makanan yang digoreng atau dipanggang juga mengandung lemak trans. Beberapa makanan yang tinggi lemak jenuh dan lemak trans, antara lain:

  • Daging berlemak
  • Mentega
  • Keju
  • Susu berlemak

3. Manisan buah kering

Walaupun terbuat dari buah, manisan buah kering seperti kismis bisa menjadi makanan penyebab gula darah tinggi. Ini tentu berbeda dengan makan buah segar secara langsung.

Terlebih, manisan buah kering biasanya ditambahkan gula, pengawet, dan pewarna tambahan agar rasanya bertahan lebih lama dan warnanya menarik.

4. Minuman bersoda

Minuman Ringan dan Efeknya Bagi Kesehatan

Minuman bersoda ini ada di posisi pertama dalam daftar minuman penyebab gula darah tinggi dan diabetes yang harus dihindari. Minuman bersoda mengandung tambahan gula sehingga bisa menyebabkan bertambahnya berat badan dan kerusakan pada gigi. Ini bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes jika sering dikonsumsi.

5. Minuman yang ditambahkan gula

Ada banyak minuman yang dimaniskan dengan gula seperti jus, teh, susu, kopi, atau soda. Meskipun sehat, tambahan gula pada minuman tersebut mengandung karbohidrat yang besar. Ini tentu akan memengaruhi gula darah dan meningkatkan risiko berat badan bertambah.

6. Minuman energi

Minuman berenergi umumnya mengandung kafein dan tinggi karbohidrat. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi minuman energi tidak hanya menaikkan kadar gula darah tapi juga bisa menyebabkan resistensi insulin. Oleh karena itu, minuman ini bisa menjadi penyebab gula darah tinggi dan diabetes. Selain itu, terlalu banyak kafein bisa menyebabkan insomnia dan tekanan darah menjadi naik.

7. Minuman beralkohol

Alkohol sering dikaitkan dengan jenis makanan dan minuman penyebab gula darah tinggi. Kondisi orang dengan diabetes yang rutin mengonsumsi alkohol dapat semakin parah dan meningkatkan risiko komplikasi diabetes.

Sebuah studi berjudul Alcohol Consumption and Risk of Pre-diabetes menemukan bahwa pria yang mengonsumsi alkohol memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2.

Salah satu cara terbaik adalah tetap memperbanyak minum air putih dan membatasi penggunaan gula pada kopi, teh, jus, atau susu. Atau Anda bisa memilih makanan pengganti, misalnya daging tanpa lemak, susu rendah lemak, atau memilih buah yang dikonsumsi langsung bukan buah manisan kemasan.

Namun, tindakan pencegahan bukan hanya dari mengatur asupan makanan yang menjadi penyebab gula darah tinggi saja. Rutin olahraga dan memeriksa kesehatan ke dokter khususnya untuk mengecek kadar gula darah juga penting. Tindakan ini bisa menjadi pencegahan dini untuk mengetahui adanya risiko gula darah melonjak naik.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mouri, M., & Badireddy, M. (2020). Hyperglycemia. Statpearls Publishing. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430900/

Diabetes UK. (2020). Dairy and diabetes. Retrieved 26 August 2020, from https://www.diabetes.org.uk/guide-to-diabetes/enjoy-food/eating-with-diabetes/food-groups/dairy-and-diabetes

Evert, A., Dennison, M., Gardner, C., Garvey, W., Lau, K., & MacLeod, J. et al. (2019). Nutrition Therapy for Adults With Diabetes or Prediabetes: A Consensus Report. Diabetes Care, 42(5), 731-754. https://doi.or/10.2337/dci19-0014

Green, C., & Syn, W. (2019). Non-nutritive sweeteners and their association with the metabolic syndrome and non-alcoholic fatty liver disease: a review of the literature. European Journal Of Nutrition, 58(5), 1785-1800. https://doi.or/10.1007/s00394-019-01996-5

Greenberg, J., Boozer, C., & Geliebter, A. (2006). Coffee, diabetes, and weight control. The American Journal Of Clinical Nutrition, 84(4), 682-693. https://doi.or/10.1093/ajcn/84.4.682

Nettleton, J., Lutsey, P., Wang, Y., Lima, J., Michos, E., & Jacobs, D. (2009). Diet Soda Intake and Risk of Incident Metabolic Syndrome and Type 2 Diabetes in the Multi-Ethnic Study of Atherosclerosis (MESA). Diabetes Care, 32(4), 688-694. https://doi.or/10.2337/dc08-1799

Harverd, T.H. Chan. (2013). Carbohydrates and Blood Sugar. Retrieved 26 August 2020, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/carbohydrates/carbohydrates-and-blood-sugar/

National Institution of Diabetes. (2020). Diabetes Diet, Eating, & Physical Activity. Retrieved 26 August 2020, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/diabetes/overview/diet-eating-physical-activity?dkrd=/health-information/diabetes/overview/diet-eating-physical-activity/carbohydrate-counting

Physicians Committee. (2020). Does Sugar Cause Diabetes?. Retrieved 26 August 2020, from https://www.pcrm.org/news/blog/does-sugar-cause-diabetes

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 13/02/2021
x