home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Cara Memilih Daging yang Aman untuk Diabetesi

Cara Memilih Daging yang Aman untuk Diabetesi

Ada banyak anjuran dan pantangan yang perlu diperhatikan para pengidap diabetes, salah satunya soal asupan daging. Konsumsi berlebihan dan tanpa aturan justru dapat berakibat buruk untuk kesehatan, khususnya bagia penderita diabetes. Sebenarnya, aman atau tidak, ya, bila diabetes makan daging? Agar paham lebih dalam, berikut ulasan lengkapnya.

Apakah daging merah aman untuk pengidap diabetes?

Sebelum membahas tentang keamanan daging merah untuk diabetes, Anda perlu memahami tentang diet atau pola makan yang dirancang untuk pengidap diabetes.

Jika Anda mengidap diabetes atau pradiabetes, dokter mungkin akan merekomendasikan pola makan sehat yang membantu:

  • mengontrol gula darah,
  • menjaga berat badan, serta
  • mengurangi risiko penyakit jantung berhubungan dengan diabetes.

Artinya, dokter akan menganjurkan Anda memilih nutrisi yang baik untuk tubuh, termasuk karbohidrat, makanan tinggi serat, dan lemak “baik”.

Dikutip dari Mayo Clinic, pengidap diabetes perlu menghindari makanan dengan lemak jenuh, termasuk olahan sapi.

Tak sampai di situ, berbagai penelitian telah menunjukkan adanya pengaruh konsumsi daging terhadap peningkatan risiko penyakit diabetes.

Salah satunya diutarakan dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients pada tahun 2014.

Penelitian tersebut mengamati pengaruh konsumsi rutin daging merah dan unggas terhadap peningkatan risiko diabetes tipe 2.

Hasilnya, mereka yang rutin makan makanan ini memiliki risiko mengidap diabetes yang lebih tinggi daripada mereka yang mengurangi konsumsi daging.

Lantas, apakah ini berarti makanan tersebut tidak aman untuk dikonsumsi pengidap diabetes? Jawabannya adalah belum tentu.

Ya, bahaya daging merah yang telah disebutkan di atas tidak serta merta membuat Anda harus menghindarinya sama sekali.

Asal dalam porsi dan aturan yang tepat, pengidap diabetes tetap diperbolehkan mengonsumsi daging merah.

Jenis daging merah yang aman untuk pengidap diabetes

cara menyimpan daging yang benar

Pengidap diabetes memang tetap diperbolehkan mengonsumsi daging merah, tetapi hanya dalam jenis dan jumlah tertentu.

Berikut jenis-jenis daging merah yang tergolong aman untuk penderita diabetes.

Daging tanpa lemak

Makanan ini mengandung 3 gram lemak dan 55 kalori dalam 1 ons. Daging merah tanpa lemak termasuk berikut:

  • beberapa bagian daging sapi, seperti flank steak dan tenderloin,
  • bagian-bagian tertentu daging babi, seperti tenderloin,
  • daging sapi muda.

Daging dengan lemak sedang

Makanan ini perlu dibatasi dalam jumlah yang tidak terlalu banyak karena kandungan lemaknya yang agak tinggi.

Pada 1 ons daging dengan lemak sedang terdapat 5 gram lemak dan 75 kalori. Daging merah jenis ini termasuk:

  • daging sapi giling,
  • sapi panggang,
  • daging babi bagian pinggang,
  • hampir semua bagian daging kambing.

Sementara itu, jenis-jenis daging yang perlu dihindari adalah daging dengan tinggi lemak, termasuk:

  • beberapa bagian sapi, seperti iga,
  • daging babi giling dan yang telah diolah menjadi sosis,
  • daging sapi olahan, termasuk kornet.

Tips memilih daging merah untuk pengidap diabetes

Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk memilih daging yang aman dikonsumsi pengidap diabetes, berikut penjelasannya.

1. Pilih daging tanpa lemak

Salah satu hal yang dikhawatirkan dalam menentukan pola makan untuk pengidap diabetes adalah kandungan lemak “jahat” pada daging merah.

Oleh karena itu, jika Anda masih ingin mengonsumsi daging merah, pilihlah daging yang mengandung sangat lemak atau tanpa lemak sama sekali.

2. Perhatikan kemasan produk daging

Jika Anda membeli produk daging di supermarket yang sudah dikemas, jangan lupa untuk memerhatikan tanda di kemasannya.

Pilihlah kemasan yang mencantumkan persentase daging tanpa lemak tertinggi, setidaknya 90% atau lebih tinggi.

Selain itu, Anda juga perlu memerhatikan label yang tertera dalam kemasan daging merah.

Hindari label bertuliskan “Prime” karena biasanya daging tersebut mengandung lemak berlebih.

3. Pilih daging yang segar

Saat memilih produk daging untuk pengidap diabetes, ingatlah untuk selalu memilih yang segar daripada yang telah diolah dengan cara diasap, dibumbui, atau ditambah zat kimia tertentu.

Jika Anda masih ingin atau terpaksa mengonsumsi daging olahan, sebaiknya batasi porsinya.

Sebagai contoh, Anda hanya mengonsumsi sosis sebanyak 1 ons atau kurang, beberapa kali dalam sebulan.

Pola makan diabetes pada dasarnya adalah tentang moderasi atau sewajarnya (tidak berlebihan).

Anda sebenarnya bisa tetap menikmati makanan kesukaan, tetapi dalam porsi yang tidak berlebihan.

Meskipun begitu, ingatlah untuk selalu memilih makanan sehat dengan nutrisi seimbang. Konsumsi banyak sayuran dan buah, serta makanan tinggi serat demi kesehatan Anda.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

It’s time to try meatless meals. (2021). Retrieved 24 May 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/meatless-meals/art-20048193

The healthiest ways to eat meat and poultry. (2021). Retrieved 24 May 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/food-and-nutrition/art-20048095

UK, D., meat, R., & possible, Y. (2021). Red alert: processed and red meat. Retrieved 24 May 2021, from https://www.diabetes.org.uk/guide-to-diabetes/enjoy-food/eating-with-diabetes/what-is-a-healthy-balanced-diet/processed-and-red-meat

Barnard, N., Levin, S., & Trapp, C. (2014). Meat Consumption as a Risk Factor for Type 2 Diabetes. Nutrients, 6(2), 897-910. doi: 10.3390/nu6020897

Eating meat linked to higher risk of diabetes. (2021). Retrieved 24 May 2021, from https://www.sciencedaily.com/releases/2017/09/170905134506.htm

Diabetes diet: Create your healthy-eating plan. (2021). Retrieved 25 May 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/in-depth/diabetes-diet/art-20044295

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fajarina Nurin Diperbarui 3 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x