High fever ...?
Assalamualikum...anak sya demam tinggi sekitar 38 derajat ke atas panasnya hilang timbul dengan keringat dingin....napsu makan bagus tdk ada muntah atau sakit perut...slightly batuk in between...sudah tubex test sama Darah routine ( lecositnya within normal),received thypoid vaccination last 4month ago,
























Halo Yana, terima kasih atas pertanyaan anda.
keluhan demam pada anak ada beragam macamnya, misalnya demam hanya timbul di malam hari, demam sepanjang hari, demam tinggi, demam yang hanya membuat tubuh si kecil hangat, maupun demam disertai keluhan lain, seperti batuk, pilek, mual, muntah, dan sebagainya. Di bawah ini 9 penyebab anak sering demam yang perlu orang tua tahu :
1. Demam Berdarah -> Demam berdarah adalah gejala peningkatan suhu tubuh sangat tinggi akibat infeksi virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes. Biasanya, demam berlangsung sekitar satu minggu dan bisa bikin tubuh si kecil menggigil. Dalam kondisi parah, demam berdarah bisa menimbulkan pendarahan di dalam tubuh dan memicu kematian.
2. Demam Akibat Virus -> Infeksi virus apa pun bisa menyebabkan demam. Demam akibat virus bisa berlangsung dalam hitungan hari hingga pekan. Anak bisa saja mengalami infeksi virus beberapa kali dalam setahun. Hal ini menyebabkan demam berulang pada anak. Selain memicu demam, virus dapat mengganggu berbagai sistem di dalam tubuh, mulai dari saluran pernapasan hingga pencernaan.
3. Tifoid -> Tifoid atau sering disebut tipes adalah infeksi saluran pencernaan yang bisa membuat anak demam selama 7-14 hari. Demam akibat tipes umumnya muncul di sore hari menjelang malam. Demam disertai gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, dan masalah buang air besar.
4. Infeksi Saluran Kemih (ISK) -> Berikutnya, penyebab demam yang sering dialami anak adalah infeksi saluran kemih (ISK). Anak yang mengalami ISK biasanya mengalami demam yang tidak terlalu tinggi. Umumnya, infeksi saluran kemih juga menyebabkan gejala, berupa nyeri perut di bagian bawah, serta nyeri dan rasa terbakar saat buang air kecil atau anyang-anyangan.Namun pada anak-anak, keluhan ini mungkin lebih sulit diidentifikasi, terutama pada bayi ataupun anak yang belum bisa bicara.
5. Infeksi Tuberkulosis -> Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi aktif bakteri Mycobacterium tuberculosis. TBC bisa menyebabkan anak mengalami demam hingga dua pekan. Demam disertai batuk yang bisa berlangsung selama tiga minggu. Selain itu, TBC bisa bikin si kecil mengalami sesak napas serta muncul benjolan di tubuh, terutama bagian ketiak dan tulang selangkangan.
6. Infeksi Telinga -> Infeksi saluran pernapasan dan kurangnya kebersihan dapat meningkatkan risiko anak mengalami infeksi telinga. Anak akan mengeluhkan rasa tidak nyaman di telinganya. Infeksi juga menyebabkan telinga si kecil mengeluarkan cairan. Selain itu, infeksi telinga bisa menyebabkan anak sering demam
7. Diare -> Gangguan pencernaan seperti diare juga bisa disertai demam. Demam yang dirasakan dapat bervariasi, tetapi biasanya berlangsung hanya beberapa hari. Selain demam, diare menyebabkan anak buang air besar (BAB) cair lebih dari tiga kali sehari.
8. Dehidrasi -> Dehidrasi atau kekurangan cairan dapat menimbulkan kenaikan suhu tubuh. Anak yang mengalami dehidrasi bahkan bisa demam, lo. Karenanya, Ayah dan Bunda perlu memastikan asupan cairan si kecil selalu terpenuhi.
9. Demam Akibat HIV -> Human immunodeficiency virus (HIV) bisa menginfeksi anak. Sebagian besar anak yang terinfeksi HIV tertular dari ibunya saat masih berada di dalam kandungan, ketika proses melahirkan, ataupun lewat ASI. Nah, infeksi HIV bisa bikin anak mengalami demam. Biasanya, diawali dengan gejala demam ringan yang berlangsung terus-menerus. Anak HIV bisa mengalami demam lebih dari seminggu walaupun sudah mengonsumsi obat.
Oleh sebab itu sebaiknya anda harus mencari terlebih dahulu penyebab demam bayi anda sehingga sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter spesialis anak.
Sekian dan Terima Kasih
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Waalaikumsalam! Saya akan mencoba menjawab pertanyaan Anda dengan sebaik mungkin berdasarkan informasi yang Anda berikan.:Demam tinggi pada anak dengan suhu 38 derajat Celsius ke atas dapat menunjukkan adanya infeksi atau penyakit lain. Namun, untuk menentukan penyebab pastinya, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.
Gejala keringat dingin dan batuk yang terjadi di antara demam dapat mengindikasikan adanya infeksi virus atau bakteri. Namun, tanpa pemeriksaan fisik langsung dan informasi tambahan, sulit untuk memberikan diagnosis yang akurat.
Hasil tes darah rutin yang menunjukkan jumlah leukosit dalam batas normal adalah tanda baik, tetapi tidak menyingkirkan kemungkinan adanya infeksi. Tes tubex juga dapat membantu dalam mendeteksi infeksi tifoid, tetapi hasilnya perlu dievaluasi oleh dokter.
Dalam kasus ini, disarankan untuk membawa anak Anda ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, mengevaluasi hasil tes, dan mungkin meresepkan tes tambahan jika diperlukan. Hanya dengan informasi yang lebih lengkap dan pemeriksaan langsung, dokter dapat memberikan diagnosis yang akurat dan memberikan pengobatan yang sesuai.
Jika demam anak Anda terus meningkat atau ada gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera mencari bantuan medis. Semoga anak Anda segera pulih! Apakah ada pertanyaan lain yang bisa saya bantu?
Related content