Suami selingkuh mungkin ini yang ke 3x nya yang saya tahu

Gimana dok saya harus berbuat apa saat ini kecewa sedih campur aduk saya sudah berusaha memaafkan tapi sekarang saya lagi hamil besar malah seperti itu lagi,saya udah mau bantu usaha padahal untuk sehari² tapi masih aja gak dihargai dia orang nya egois banget apapun kesalahan nya malah dia yang duluan marah saya udah gak kuat dia gak berpikir anak udah mau 4,sebenar nya dia sayang banget sama anak² tapi kalau ada masalah sedikit lari nya pasti ke perempuan lain

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
25
2

2 komentar

Halo, terima kasih untuk pertanyaannya.


Saya dapat memahami kondisi yang anda alami, serta saya salut dengan upaya dan kesabaran anda dalam menghadapi pasangan. Tentunya setiap pasangan mengharapkan hubungan yang sehat, harmonis dan bahagia. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa dalam sebuah hubungan tidak terlepas dari adanya konflik. Terjadinya konflik adalah hal yang wajar terjadi, tetapi apabila konflik tersebut terjadi berkepanjangan, maka anda dan pasangan perlu mengambil jarak sejenak terhadap masalah dan emosi yang dirasakan masing-masing sehingga dapat melihat permasalahan tersebut secara objektif.


Untuk membina hubungan sehat dan membangun cinta diperlukan pula membangun pola komunikasi yang sehat dan terbuka. Anda dan pasangan perlu saling mengkomunikasikan kondisi yang anda alami, sehingga dapat saling memahami pula. Selain itu, upayakan untuk dapat saling mendengarkan tanpa menghakimi. Anda dan pasangan juga dapat saling menghargai, serta saling mendukung menjadi versi terbaik diri masing-masing. Hal tersebut penting untuk diperhatikan karena membina hubungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya di salah satu pihak saja. Ketika membahas mengenai kebutuhan finansial kepada suami ada baiknya anda merincikan secara detail kebutuhan tersebut agar suami memiliki gambaran besaran nominal yang akan diberikan kepada anda sebagai istri. Jika diperlukan anda dan pasangan dapat bersama-sama membuat kesepakatan tertulis (perjanjian pernikahan) dalam menjalani hubungan.

Menghadapi pasangan seperti yang anda ceritakan memiliki tantangan tersendiri. Sebaiknya anda tetap tenang dan tidak mudah terpancing karena hanya akan semakin memperburuk keadaan. Anda dapat menggunakan energi yang anda miliki untuk mengontrol hal yang dapat anda kendalikan (misalnya respon anda terhadap pasangan), daripada fokus pada hal yang tidak dapat anda kendalikan (misalnya perilaku pasangan). Anda juga memiliki hak untuk menetapkan batasan toleransi atas sikap pasangan anda, serta berhak mengambil keputusan untuk kehidupan dan kebahagiaan anda sendiri. Setiap keputusan yang anda ambil, sebaiknya diputuskan dalam kondisi yang tenang dan pikiran yang jernih. Jika memang diperlukan untuk mengambil jarak sejenak, maka hal tersebut boleh untuk dilakukan tetapi dikomunikasi juga dengan pasangan. Selain itu, anda juga dapat mencari waktu yang tepat untuk membicarakan permasalahan dalam hubungan anda dengan pasangan, kemudian bersama-sama mencari solusi yang terbaik.


Jangan ragu untuk memeriksakan pasangan anda atau melakukan konseling bersama pasangan ke psikolog jika keluhan berlanjut atau bertambah parah, agar segera tertangani dengan tepat.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya memahami bahwa Anda sedang mengalami kekecewaan dan kesedihan karena suami Anda selingkuh. Situasi ini tentu sangat sulit dan membingungkan. Berikut beberapa saran yang mungkin dapat membantu Anda:
  1. Berbicaralah dengan suami Anda: Komunikasi yang jujur dan terbuka sangat penting dalam mengatasi masalah ini. Cobalah untuk berbicara dengan suami Anda tentang perasaan Anda, kekecewaan Anda, dan bagaimana hal ini mempengaruhi hubungan Anda. Jelaskan bahwa Anda merasa tidak dihargai dan bahwa tindakan selingkuhnya sangat menyakitkan bagi Anda.

  2. Cari dukungan emosional: Selama masa sulit ini, penting untuk mencari dukungan dari orang-orang terdekat Anda, seperti keluarga atau teman dekat. Berbagi perasaan Anda dengan mereka dapat membantu Anda merasa didengar dan didukung.

  3. Pertimbangkan konseling pernikahan: Jika Anda merasa sulit untuk mengatasi masalah ini sendiri, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari seorang profesional, seperti seorang terapis atau konselor pernikahan. Mereka dapat membantu Anda dan suami Anda dalam memahami masalah yang mendasari selingkuh dan mencari solusi yang tepat.

  4. Jaga kesehatan emosional dan fisik Anda: Selama masa sulit ini, penting untuk menjaga kesehatan Anda sendiri. Luangkan waktu untuk merawat diri sendiri, seperti berolahraga, beristirahat yang cukup, dan melakukan aktivitas yang Anda nikmati. Juga, pertimbangkan untuk mencari dukungan dari seorang profesional kesehatan mental jika Anda merasa perlu.

  5. Pertimbangkan pilihan Anda: Setiap situasi adalah unik, dan hanya Anda yang dapat memutuskan apa yang terbaik untuk Anda dan anak-anak Anda. Pertimbangkan dengan hati-hati apakah Anda ingin melanjutkan hubungan ini atau mencari jalan yang berbeda. Penting untuk memprioritaskan kebahagiaan dan kesejahteraan Anda sendiri.

Ingatlah bahwa Anda tidak sendirian dalam menghadapi situasi ini. Banyak orang telah mengalami hal serupa dan berhasil melewati masa sulit ini. Jika Anda merasa kesulitan mengatasi emosi Anda atau membutuhkan bantuan lebih lanjut, jangan ragu untuk mencari bantuan dari profesional yang dapat memberikan dukungan dan panduan yang tepat.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan