Psikologi
Halo, saya ingin bertanya. Mengapa ya kadang2 saya harus tidur lebih lama dan sangat sulit berkonsentrasi. Dan juga selalu merasa kesal ketika diajak ngobrol
Halo, saya ingin bertanya. Mengapa ya kadang2 saya harus tidur lebih lama dan sangat sulit berkonsentrasi. Dan juga selalu merasa kesal ketika diajak ngobrol
3 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Halo, terima kasih atas pertanyaan anda
Kondisi yang anda ceritakan bisa dipengaruhi ole berbagai faktor, seperti kelelahan, terdapat permasalahan yang mengganggu pikiran, dbs. Untuk mengetahui kondisi mental seseorang diperlukan pemeriksaan mendalam oleh profesional agar ditemukan diagnosa dan intervensi yang sesuai.
Dengan menyadari perubahan perilaku yang anda alami, maka segera ke psikiater (mendapatkan penanganan medis/ obat) atau ke psikolog (mendapatkan penanganan psikoterapi). Sampaikan semua keluhan dan perubahan yang anda alami kepada psikolog/ psikiater, kemudian mereka akan menyesuaikan jenis perawatan yang anda butuhkan, termasuk dengan memberikan rujukan. Semoga membantu ya
Halo, saya ingin bertanya, mengapa perasaan saya tidak senang dan pengen munta,dan kepla rasa pusing?
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan Anda dengan sebaik mungkin berdasarkan informasi yang Anda berikan.:Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan Anda merasa perlu tidur lebih lama dan sulit berkonsentrasi, serta merasa kesal ketika diajak ngobrol. Salah satu kemungkinan adalah adanya gangguan tidur atau kurang tidur yang dapat mempengaruhi kualitas tidur dan konsentrasi Anda.
Kurang tidur atau tidur yang tidak berkualitas dapat menyebabkan kelelahan fisik dan mental, serta sulit berkonsentrasi. Hal ini dapat mempengaruhi mood dan membuat Anda merasa kesal atau mudah marah ketika berinteraksi dengan orang lain.
Selain itu, ada juga kemungkinan adanya faktor psikologis seperti stres, kecemasan, atau depresi yang dapat mempengaruhi tidur dan konsentrasi Anda. Stres dan kecemasan yang berlebihan dapat membuat pikiran Anda terus-menerus aktif dan sulit untuk rileks, sehingga sulit tidur dan berkonsentrasi. Depresi juga dapat menyebabkan perubahan pola tidur, seperti tidur berlebihan atau sulit tidur.
Saya sarankan Anda untuk berkonsultasi dengan seorang profesional, seperti psikolog atau psikiater, untuk mendapatkan evaluasi yang lebih mendalam dan diagnosis yang tepat. Mereka dapat membantu Anda dalam mengatasi masalah tidur, konsentrasi, dan perasaan kesal yang Anda alami.
Selain itu, penting juga untuk menjaga pola tidur yang teratur, menciptakan lingkungan tidur yang nyaman, dan mengelola stres dengan cara yang sehat, seperti olahraga, meditasi, atau aktivitas relaksasi lainnya. Juga, jangan ragu untuk berbicara dengan orang terdekat atau teman dekat tentang perasaan Anda, karena berbagi dapat membantu mengurangi beban emosional.
Semoga jawaban ini dapat membantu Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, silakan tanyakan.
Related content