Panick attack

Maaf dok ini pertanyaan yg sering ingin sy tanyakan ke psikiater sy tp sy merasa enggan. Apakah gangguan cemas atau panick attack sering kambuh dapat mengancam nyawa kita?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
11
3

3 komentar

Halo, terima kasih atas pertanyaan anda.


Serangan panic (panic attact) muncul ketika tubuh mempersiapkan untuk merespon fight or flight. Gejala yang dirasakan tidak hanya sebatas gejala psikologis saja, tetapi juga memunculkan gejala pada fisik seperti detak jantung meningkat, napas pendek, dada terasa sesak, pusing, otot tegang, menganggu pola tidur, dsb.

Ada baiknya anda kembali berkonsultasi dengan psikiater, kemudian sampaikan keluhan yang anda alami agar mendapatkan pengobatan dengan dosis yang sesuai. Perlu diingat bahwa anda tidak dianjurkan untuk menghentikan, dan mengurangi atau menambah dosis pengobatan sendiri tanpa persetujuan dokter karena akan memberikan efek buruk bagi diri anda. Oleh karena itu, pada saat psikiater memberikan obat dan aturan minumnya, maka sebaiknya dilaksanakan sesuai aturan. Adapun jika ditengah pengobatan merasa membaik, maka konsultasikan terlebih dahulu sebelum menghentikan pengobatan.

Selain itu dari sisi psikologis, anda perlu mengenali situasi/ kondisi pemicu anda mengalami hal tersebut sehingga lebih mudah untuk diantisipasi, misalnya dengan membawa air minum ke manapun. Selain itu, lakukan relaksasi pernapasan (fokus pada napas masuk dan napas keluar). Anda juga perlu mengelola stress anda dengan tepat. Jangan malu untuk menceritakan kondisi/ permasalahan anda ke kerabat terdekat yang anda percaya agar tidak merasa sendirian.

Anda tidak perlu ragu segera ke psikolog/ psikiater agar memperoleh penanganan yang tepat.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Segera konsultasikan langsung ke psikolog/ psikiater agar dibantu untuk memetakan kondisi anda, faktor pencetus dan pemicu kekambuhan, serta gejala yg anda alami agar memperoleh gambaran keseluruhan dan intervensi yg tepat


Salam sehat

2 tahun yang lalu
Suka
Balas
@Ririn Nur Abdiah Bahar, S.Psi., M.Psi., Psikolog

Jadi intinya apa dok? Apakah pernah ada kasus penyintas GAD atau lainnya meninggal?

2 tahun yang lalu
Suka
Balas
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan