Mau nanya don

Apa penyakit gerd dapat menyebabkan gangguan kecemasan atau rasa takut berlebih dok..


Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
4
2

2 komentar

Halo, terima kasih untuk pertanyaanya.


Kondisi fisik dan psikologis seseorang saling terkait dan saling mempengaruhi. Apabila terjadi sakit pada fisik kita bisa jadi disebabkan oleh permasalahan psikologis, atau sebaliknya.


Yang perlu anda lakukan, yaitu mencoba mengidentifikasi apa yang anda alami untuk menemukan sumber permasalahannya, apakah hal tersebut berasal dari masalah fisik atau psikologis kita.

Apabila permasalahan tersebut berasal dari psikologis, anda perlu mengevaluasi pikiran-pikiran yang muncul yang membuat anda merasa tidak nyaman, merasa cemas, kehilangan minat, dan berdampak juga ke gerd yang anda alami. Kemudian, anda dapat menceritakan perasaan dan pikiran yang anda alami tersebut ke orang yang anda percaya, atau bisa juga dengan menulis jurnal harian. Selain itu, anda juga dapat melakukan relaksasi pernapasan ketika perasaan cemas itu muncul.


Jangan ragu untuk memeriksakan diri anda ke psikolog/ psikiater jika keluhan berlanjut atau bertambah parah.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah kondisi di mana asam lambung naik ke kerongkongan, menyebabkan gejala seperti nyeri dada, sensasi terbakar di dada (heartburn), dan regurgitasi asam. Meskipun gejala fisik GERD umumnya terkait dengan sistem pencernaan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kondisi ini juga dapat berdampak pada kesejahteraan mental seseorang.:

Beberapa studi telah menemukan hubungan antara GERD dan gangguan kecemasan atau rasa takut berlebih. Salah satu penjelasan mungkin adalah bahwa gejala GERD yang kronis dan mengganggu dapat menyebabkan stres dan kecemasan pada individu. Rasa tidak nyaman yang terus-menerus dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang dan menyebabkan ketidaknyamanan fisik dan emosional.

Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ada hubungan antara gangguan kecemasan dan GERD yang lebih kompleks. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa gangguan kecemasan dapat mempengaruhi fungsi saluran pencernaan, termasuk meningkatkan produksi asam lambung dan mengurangi fungsi katup antara kerongkongan dan lambung, yang dapat memperburuk gejala GERD.

Namun, penting untuk dicatat bahwa hubungan antara GERD dan gangguan kecemasan masih menjadi subjek penelitian lebih lanjut. Setiap individu mungkin memiliki pengalaman yang berbeda, dan tidak semua orang dengan GERD akan mengalami gangguan kecemasan atau rasa takut berlebih.

Jika Anda mengalami gejala GERD yang mengganggu dan merasa bahwa hal itu mempengaruhi kesejahteraan mental Anda, penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Dokter dapat mengevaluasi gejala Anda, memberikan diagnosis yang tepat, dan memberikan pengobatan yang sesuai untuk mengelola baik gejala fisik maupun emosional yang Anda alami.

Semoga penjelasan ini membantu! Jika Anda memiliki pertanyaan lain, jangan ragu untuk bertanya.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan