Mau nanya dok

Dok kenapa tiba2 kalau aku ingat kejadian masalalu yang bikin saya ketakutan saya merasa merinding gemeteran jantung berdebar itu gejala trauma dok..apa hal itu wajar terjadi dok

Saya ketakutan banget dok..cara menghilangkan nya gimana dok

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
18
3

3 komentar

Assalamualaikum dok saya ingin bertanya. Mengapa saya sangat suka overthingking dimalam hari sampai saya tidak bisa tidur hingga subuh. Jika sudah dilanda overthingking, saya suka panas dingin dok. Jantung berdetak tidak karuan ...

Saya capek dgn kondisi seperti ini Dok, solusi nya gimana ya dok

2 tahun yang lalu
Suka
Balas
@Meisya Intania Illiyun

Halo Meisya, terima kasih untuk pertanyaannya.


Munculnya pikiran yang bercabang sebelum tidur terjadi karena saat tersebut tubuh sudah tidak beraktivitas lagi dalam kondisi berbaring tetapi otak masih aktif. Pada kondisi ini, pikiran sedang berinteraksi dengan tubuh, serta mempunyai ruang untuk muncul dibandingkan siang hari ketika berkativtas. Jika kondisi ini sudah berlangsung lama dan mengganggu anda dalam menjalani aktivitas sehari-hari, maka jangan disepelekan.


Saat ini, anda perlu mengenali pikiran-pikiran yang sering muncul sehingga mengganggu kualitas tidur anda. Tuangkan seluruhnya pada kertas mengenai seluruh pikiran dan emosi anda sehingga terlihat dengan secara objektif apa yang anda alami (jurnaling secara berkala). Sebelum tidur anda dapat melakukan relaksasi napas (fokus pada napas yang masuk dan keluar), tujuannya agar pikiran anda kembali menyatu dengan tubuh anda “here and now”. Sebaiknya mengatur kembali jadwal tidur anda. Anda juga dapat menerapkan sleep hygiene, serta mengatur suasana kamar tidur senyaman mungkin. Anda juga perlu untuk mengaplikasikan pola hidup sehat, seperti konsumsi makanan bergizi dan berolahraga. Ceritakan pula yang anda alami ke orang terdekat yang anda percaya sehingga tidak merasa sendiri dan tidak hanya menumpuk di kepala anda. Semoga membantu ya.


Anda tidak perlu ragu atau malu memeriksakan diri anda ke psikolog/ psikiater jika keluhan berlanjut atau bertambah parah, agar segera tertangani secara tepat.


2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Ya, gejala yang Anda alami seperti merinding, gemetaran, dan jantung berdebar dapat menjadi gejala dari trauma. Trauma adalah respons yang normal dari tubuh terhadap pengalaman yang mengancam atau menakutkan. Ketika Anda mengingat kembali kejadian masa lalu yang membuat Anda ketakutan, tubuh Anda dapat merespons dengan gejala-gejala tersebut.:

Hal ini wajar terjadi karena otak dan tubuh kita memiliki mekanisme pertahanan yang dirancang untuk melindungi kita dari bahaya. Ketika Anda mengalami trauma, otak Anda mencatat pengalaman tersebut dan mencoba melindungi Anda dengan mengaktifkan respons "fight-or-flight" yang meningkatkan denyut jantung, meningkatkan pernapasan, dan mempersiapkan tubuh untuk bertahan atau melarikan diri.

Untuk menghilangkan gejala tersebut, ada beberapa langkah yang dapat Anda coba:

  1. Mengenali dan menerima gejala: Sadari bahwa gejala yang Anda alami adalah respons normal dari tubuh terhadap trauma. Mengenali dan menerima gejala ini dapat membantu Anda mengatasi mereka dengan lebih baik.

  2. Menggunakan teknik relaksasi: Cobalah teknik relaksasi seperti pernapasan dalam, meditasi, atau yoga untuk menenangkan sistem saraf Anda dan mengurangi gejala yang Anda alami.

  3. Mencari dukungan: Berbicara dengan orang terpercaya seperti teman, keluarga, atau profesional kesehatan mental dapat membantu Anda mengatasi trauma dan mengurangi gejala yang Anda alami.

  4. Terapi trauma: Jika gejala yang Anda alami sangat mengganggu dan mempengaruhi kehidupan sehari-hari Anda, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari seorang terapis yang terlatih dalam terapi trauma. Terapi trauma dapat membantu Anda memproses pengalaman traumatis dan mengurangi gejala yang Anda alami.

  5. Menjaga kesehatan fisik dan mental: Penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan. Makan makanan sehat, tidur yang cukup, berolahraga secara teratur, dan menghindari penggunaan zat-zat yang dapat memperburuk gejala trauma.

Selalu ingat bahwa setiap orang bereaksi secara berbeda terhadap trauma, dan proses pemulihan dapat memakan waktu. Jika gejala Anda terus berlanjut atau memburuk, penting untuk mencari bantuan dari profesional kesehatan mental yang terlatih.

Apakah ada pertanyaan lain yang ingin Anda tanyakan?

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan