Mau nanya dok
Dok dulu saya merasa di sukai semua orang atau temen saya namun tiba2 berubah kini saya merasa di benci oleh semua orang dan temen2 saya dok..bahkan saya ketakutan kepada orang2 ,,gejala apa yang saya alami dok.
Dan bagaimana mengatasinya
























Halo, terima kasih untuk pertanyaannya.
Untuk mengetahui kondisi anda yang sebenarnya sebaiknya dilakukan pemeriksaan secara mendalam oleh professional, dan tidak dianjurkan untuk melakukan self diagnose karena hanya akan memperburuk kondisi anda.
Saat ini, anda perlu mengenali pikiran-pikiran yang sering muncul sehingga mengganggu anda. Tuangkan seluruhnya pada kertas mengenai seluruh pikiran dan emosi anda sehingga terlihat dengan secara objektif apa yang anda alami (jurnaling secara berkala). Selain itu, anda dapat melakukan relaksasi napas (fokus pada napas yang masuk dan keluar), tujuannya agar pikiran anda kembali menyatu dengan tubuh anda “here and now”. Sebaiknya menemukan aktivitas produktif yang membuat mood anda meningkat dan tidak merasa kesepian, seperti bermusik/ bernyanyi, melukis, menulis cerita, merawat tanaman/ hewan, aktif dalam komunitas, dsb. Anda juga perlu untuk mengaplikasikan pola hidup sehat, seperti konsumsi makanan bergizi dan berolahraga. Ceritakan pula yang anda alami ke orang terdekat yang anda percaya sehingga tidak merasa sendiri dan tidak hanya menumpuk di kepala anda.
Semoga membantu ya.
Anda tidak perlu ragu atau malu memeriksakan
diri anda ke psikolog jika keluhan berlanjut atau bertambah parah, agar segera
tertangani secara tepat.
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Saya bukan dokter, tetapi saya akan mencoba memberikan beberapa informasi yang mungkin dapat membantu Anda.:Gejala yang Anda alami, yaitu merasa di benci oleh semua orang dan teman-teman Anda, serta ketakutan terhadap orang-orang, bisa mengindikasikan adanya perubahan dalam hubungan sosial Anda. Beberapa kemungkinan penyebab gejala ini antara lain:
Perubahan sikap atau perilaku: Mungkin ada sesuatu yang telah terjadi dalam diri Anda yang membuat orang lain merasa berbeda terhadap Anda. Perubahan sikap atau perilaku dapat mempengaruhi cara orang lain memandang dan berinteraksi dengan Anda.
Konflik interpersonal: Mungkin ada konflik atau ketegangan yang belum terselesaikan antara Anda dan orang lain. Konflik ini bisa menjadi penyebab mengapa Anda merasa di benci oleh orang-orang di sekitar Anda.
Perasaan rendah diri atau kecemasan sosial: Mungkin Anda mengalami perasaan rendah diri atau kecemasan sosial yang membuat Anda merasa bahwa orang lain tidak menyukai Anda. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pengalaman masa lalu atau tekanan emosional.
Untuk mengatasi masalah ini, ada beberapa langkah yang dapat Anda coba:
Refleksi diri: Coba periksa kembali sikap dan perilaku Anda. Apakah ada sesuatu yang telah berubah dalam diri Anda? Jika ya, cobalah untuk memahami dampaknya pada hubungan sosial Anda.
Komunikasi terbuka: Bicarakan perasaan Anda dengan teman-teman atau orang-orang terdekat Anda. Jelaskan bahwa Anda merasa di benci dan ketakutan, dan tanyakan apakah ada sesuatu yang telah terjadi atau apakah ada masalah yang perlu diatasi.
Cari dukungan: Jika perasaan rendah diri atau kecemasan sosial menjadi faktor yang mempengaruhi, pertimbangkan untuk mencari dukungan dari orang terdekat atau bahkan dari profesional seperti psikolog atau psikiater.
Tingkatkan kepercayaan diri: Lakukan kegiatan yang meningkatkan kepercayaan diri Anda, seperti mengembangkan hobi atau keterampilan baru, berpartisipasi dalam kegiatan sosial, atau mencari lingkungan yang mendukung.
Jaga kesehatan mental dan fisik: Penting untuk menjaga kesehatan mental dan fisik Anda dengan mengatur pola tidur yang baik, makan makanan bergizi, berolahraga secara teratur, dan mengelola stres dengan cara yang sehat.
Namun, penting untuk diingat bahwa saya bukan dokter dan saran ini hanya bersifat umum. Jika masalah ini terus berlanjut atau memburuk, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan mental untuk mendapatkan evaluasi dan bantuan yang lebih spesifik.
Related content