Mas Bobon

Haiii

Dokter saya dari Bandung ingin bertanya jika rangsang hormon oksitosin/hormon bercinta berdampak pada film pornografi, Maka apakah akan terjadi masalah serius dan untuk pengurangan hormon tersebut bagaimana...?

Banyak sekali di salah gunakan seperti melakukan ereksi sendiri sampai menjadi korban... ?

Makasih ya

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
19
2

2 komentar

Halo Try Surya Kusumah, terima kasih atas pertanyaan anda


Kecanduan pornografi dapat memberikan dampak pada kerusakan otak dan juga pada kondisi psikologis. Pada saat seseorang menonton pornografi dapat meningkatkan hormon dopamin yang memberikan efek bahagia. Namun, apabila hal tersebut sudah menjadi kecanduan, maka dapat menghasilkan dopamin berlebihan yang menyebabkan terganggunya fungsi otak pada bagian depan (Prefrontal Cortex/ PFC). Bagian otak ini berfungsi untuk mengendalikan emosi, membantu membuat keputusan baik atau buruk, mempertimbangkan konsekuensi dari perbuatan, mengatur memori, memusatkan konsentrasi, dan lainnya. Dengan demikian, terganggunya bagian otak tersebut, maka secara tidak langsung juga akan menurunkan fungsinya secara perlahan.


Jika kondisi ini sudah sangat mengganggu, maka segera berkonsultasi ke psikolog


2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat,

Maaf, pertanyaan Anda agak sulit dipahami. Namun, jika Anda bertanya tentang pengaruh rangsangan hormon oksitosin pada film pornografi, maka saya harus mengatakan bahwa oksitosin adalah hormon yang dilepaskan selama aktivitas seksual dan dapat meningkatkan rasa percaya pada pasangan, membuat Anda merasa lebih terhubung satu sama lain, dan bisa mengurangi stres. Namun, tidak ada hubungan langsung antara oksitosin dan film pornografi. Terkait dengan pengurangan hormon oksitosin, saya tidak dapat memberikan saran tanpa mengetahui kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan. Jika Anda memiliki masalah dengan hormon oksitosin, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis endokrinologi.
2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan