Mantan
Dokter aku mau tanya aku sudah menjalani hubungan selama 9 bulan dan mantan kadang suka iseng cerita2 tentang mantan saya sudah pernah membahas nya kalau saya tidak suka bahas itu. Beberapa hari dia mulai cerita tentang mantannya terus dia langsung bilang "kenapa ya aku ngomongin mantan melulu maaf ya sambil meluk saya" Ga lama kemudian dia bilang kamu masih cemburu ya sama mantan aku kan dia udah nikah. Wajar ga ya dokter saya marah dan kesal dan saya harus menanggapinya seperti apa kalau bahas seperti itu lagi walaupun hanya candaan
























Halo, terima kasih untuk pertanyaan anda.
Cemburu merupakan emosi alamiah manusia, sehingga sangat wajar jika merasa cemburu terhadap pasangan yang terlihat seakan-akan lebih peduli terhadap orang lain. Namun, apabila rasa cemburu tersebut sudah diluar batas wajar, disertai dengan pikiran-pikiran irasional dan terlalu dibesar-besarkan, maka perlu diwaspadai karena bisa saja justru malah membuat hubungan menjadi renggang karena pasangan merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut.
Oleh karena itu, untuk membina hubungan sehat dan membangun cinta diperlukan pula membangun pola komunikasi yang sehat dan terbuka. Anda dan pasangan perlu saling mengkomunikasikan kondisi yang anda alami, sehingga dapat saling memahami pula. Selain itu, upayakan untuk dapat saling mendengarkan tanpa menghakimi. Anda dan pasangan juga dapat saling menghargai, serta saling mendukung menjadi versi terbaik diri masing-masing. Hal tersebut penting untuk diperhatikan karena membina hubungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya di salah satu pihak saja.
Menghadapi pasangan seperti yang anda ceritakan memiliki tantangan tersendiri. Sebaiknya anda tetap tenang dan tidak mudah terpancing karena hanya akan semakin memperburuk keadaan. Anda dapat menggunakan energi yang anda miliki untuk mengontrol hal yang dapat anda kendalikan (misalnya respon anda terhadap pasangan), daripada fokus pada hal yang tidak dapat anda kendalikan (misalnya perilaku pasangan). Anda juga memiliki hak untuk menetapkan batasan toleransi atas sikap pasangan anda. Jika memang diperlukan untuk mengambil jarak sejenak, maka hal tersebut boleh untuk dilakukan. Setiap keputusan yang anda ambil, sebaiknya diputuskan dalam kondisi yang tenang dan pikiran yang jernih. Selain itu, anda juga dapat mencari waktu yang tepat untuk membicarakan permasalahan anda dengan pasangan, kemudian bersama-sama mencari solusi yang terbaik. Semoga membantu ya.
Jangan ragu untuk melakukan konseling bersama pasangan ke psikolog agar tertangani dengan tepat.
Hai Sobat Sehat,
Maaf, tetapi saya tidak dapat memberikan saran yang akurat dan rinci berdasarkan konteks yang diberikan. Saya sarankan Anda untuk berbicara secara terbuka dengan mantan Anda dan menyampaikan bahwa Anda tidak nyaman ketika dia membahas mantan pacarnya. Jelaskan dengan jelas bahwa Anda ingin fokus pada hubungan Anda saat ini dan tidak ingin membahas masa lalu. Komunikasi yang jujur dan terbuka sangat penting dalam menjaga keharmonisan hubungan. Jika masalah ini terus berlanjut, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari seorang konselor atau terapis hubungan untuk membantu Anda dan pasangan Anda mengatasi masalah ini.Related content