Ibu rumah tangga
Malam dok, saya seorang ibu baru saya mengurus anak saya sendiri karna memang jauh dari sodara dan orang tua tinggalnya, suami saya kerja jarng pulang memang, kenapa ya dok saya sulit sekali mengontrol emosi bahkan saya suka teriak saat anak saya yg baru berusia dua tahun tidak bisa diam, karna memang anak saya hiper aktif dok. Ya mungkin jg karna saya sewaktu kecil punya troma pada mama yg suka memukul dan memarahi saya . Terkadang saya hilaf kelepasan memukul anak saya yang masih kecil dan tak tau apa" . Bagai mana ya dok agar saya bisa mengontrol emosi saya? Karna memang tidak ada orang yg bisa aya ajak bercerita semua beban terasa berat dok.
























Halo, terima kasih untuk pertanyaannya.
Menjalani peran sebagai istri dan seorang ibu merupakan hal yang membanggakan. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa adanya peran tersebut menjadikan seorang perempuan untuk berproses, belajar, dan beradaptasi dengan perubahan yang dijalani. Beberapa ibu, terkadang mengalami kelelahan emosional dan fisik sehingga berdampak kepada terganggunya aktivitas sehari-hari, serta peran tidak berjalan optimal.
Dengan menyadari perubahan kondisi anda saat ini, maka hal tersebut menjadi langkah awal agar anda dapat lebih mengenali diri dan kebutuhan anda sendiri, sebaiknya tidak berlarut-larut dalam situasi tersebut. Jika dirasa perubahan kondisi ini sudah sangat mengganggu anda, dan sudah tidak dapat anda kelola sendiri, maka segera mencari bantuan professional agar segera tertangani dengan tepat, serta akan membantu anda untuk berperan secara optimal sebagai seorang ibu dan istri, serta juga untuk perkembangan buah hati anda yang lebih baik.
Beberapa cara yang dapat anda lakukan sendiri yaitu, anda tidak perlu malu atau sungkan menceritakan kondisi yang anda alami kepada pasangan. Dengan memendam masalah anda sendiri, hanya membuat anda semakin tidak dapat berperan secara optimal. Anda juga tidak perlu ragu untuk meminta bantuan pasangan ketika anda membutuhkan waktu istirahat, karena proses pengasuhan adalah tanggung jawab anda bersama pasangan. Dengan beristirahat, anda lebih rileks, dan dapat berkonsentrasi menjalani peran sebagai ibu. Anda juga dapat melakukan relaksasi pernapasan sambil mendengarkan musik relaksasi. Selain itu, sebaiknya anda tetap terkoneksi dengan lingkungan di sekitar, terutama dengan para ibu untuk membahas terkait parenting sehingga anda tidak merasa sendiri. Luangkan pula waktu untuk “me time”, quality time berdua pasangan, atau liburan bersama keluarga kecil anda. Semoga membantu ya
Jangan ragu untuk memeriksakan diri anda ke psikolog/ psikiater jika keluhan berlanjut atau bertambah parah.
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Saya memahami bahwa Anda mengalami kesulitan dalam mengontrol emosi Anda saat menghadapi anak yang hiperaktif. Pertama-tama, penting untuk diingat bahwa Anda tidak sendirian dalam menghadapi tantangan ini dan sangat baik bahwa Anda mencari bantuan.:Mengontrol emosi adalah proses yang membutuhkan waktu dan latihan. Berikut adalah beberapa tips yang mungkin dapat membantu Anda mengontrol emosi:
Kesadaran diri: Mulailah dengan meningkatkan kesadaran diri terhadap emosi Anda. Perhatikan tanda-tanda fisik dan emosional yang muncul saat Anda mulai merasa marah atau frustrasi. Dengan mengenali tanda-tanda ini, Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan emosi sebelum mereka meledak.
Peregangan dan relaksasi: Ketika Anda merasa emosi mulai meningkat, cobalah melakukan peregangan atau teknik relaksasi seperti pernapasan dalam atau meditasi. Ini dapat membantu menenangkan pikiran dan tubuh Anda.
Komunikasi yang efektif: Cobalah untuk berkomunikasi dengan anak Anda dengan cara yang efektif dan tenang. Jelaskan dengan jelas apa yang Anda harapkan darinya dan berikan pujian ketika dia melakukan sesuatu dengan benar. Hindari mengancam atau memarahi anak, karena ini hanya akan memperburuk situasi.
Cari dukungan: Jika Anda merasa beban terlalu berat, penting untuk mencari dukungan dari orang lain. Anda dapat mencari kelompok dukungan untuk ibu atau berkonsultasi dengan seorang profesional seperti psikolog atau konselor. Berbicara dengan seseorang yang dapat mendengarkan dan memberikan saran dapat membantu Anda mengatasi emosi yang sulit.
Mencari bantuan dalam pengasuhan: Jika Anda merasa kesulitan mengasuh anak Anda yang hiperaktif, pertimbangkan untuk mencari bantuan dalam pengasuhan. Anda dapat mencari informasi dan saran dari buku, artikel, atau mengikuti program pengasuhan yang dapat membantu Anda mengembangkan strategi yang efektif dalam menghadapi anak Anda.
Ingatlah bahwa mengontrol emosi adalah proses yang berkelanjutan dan tidak akan terjadi dalam semalam. Bersabarlah dengan diri sendiri dan teruslah mencari cara yang tepat untuk mengelola emosi Anda. Jika Anda merasa kesulitan yang berlebihan atau merasa bahwa Anda tidak dapat mengendalikan emosi Anda dengan aman, penting untuk mencari bantuan profesional segera.
Apakah ada pertanyaan lain yang bisa saya bantu?
Related content