Hubungan sehat
Dok mau tnya, saya selalu menangis dan merasa sendiri saat pasangan saya sibuk dengan aktivitasnya terkadang disaat sedang chat dia ketiduran dan saya merasa sangat marah karena waktu yang seharusnya untuk saya jadinya tidak ada. Saya mau terlepas dari rasa ketergantungan ini dok
























Halo, terima kasih untuk pertanyaannya.
Setiap pasangan mengharapkan hubungan yang sehat, harmonis dan bahagia. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa dalam sebuah hubungan tidak terlepas dari adanya konflik. Terjadinya konflik adalah hal yang wajar terjadi, tetapi apabila konflik tersebut terjadi berkepanjangan, maka perlu mengambil jarak sejenak terhadap masalah dan emosi yang dirasakan masing-masing sehingga dapat melihat permasalahan tersebut secara objektif.
Untuk membina hubungan sehat dan membangun cinta diperlukan pula membangun pola komunikasi yang sehat dan terbuka. Anda dan pasangan perlu saling mengkomunikasikan kondisi yang dialami, sehingga dapat saling memahami pula. Selain itu, upayakan untuk dapat saling mendengarkan tanpa menghakimi. Anda dan pasangan juga dapat saling menghargai, serta saling mendukung menjadi versi terbaik diri masing-masing. Hal tersebut penting untuk diperhatikan karena membina hubungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya di salah satu pihak saja. Dengan pola komunikasi tersebut dapat meminimalisir kesalahpahaman yang berlarut-larut.
Permasalahan yang didiamkan dan dipendam oleh masing-masing, hanya akan menjadi pembahasan berulang di kemudian hari dan bisa saja meledak sewaktu-waktu bagaikan “bom waktu”. Ada baiknya anda dan pasangan meluangkan waktu untuk berbicara dari hati ke hati agar menemukan solusi terbaik bersama. Ketika berkomunikasi menggunakan “I message”, artinya lebih fokus menyampaikan “saya merasa hubungan kita terasa hambar, boleh gak kita ngobrol sambil mengingat perjuangan yang udah kita lewati?” bukan “kamu itu selalu menyalahkan dan tidak mau mengalah…..”.
Jangan ragu untuk melakukan konseling bersama pasangan ke psikolog jika keluhan berlanjut atau bertambah parah.
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Dari konteks yang Anda berikan, terlihat bahwa Anda merasa sangat tergantung pada pasangan Anda dan merasa marah ketika dia sibuk dengan aktivitasnya. Hal ini bisa menjadi tanda adanya ketergantungan emosional yang berlebihan dalam hubungan Anda.:Untuk terlepas dari rasa ketergantungan ini, ada beberapa langkah yang dapat Anda coba:
Komunikasi yang jujur: Bicarakan perasaan Anda dengan pasangan Anda secara terbuka dan jujur. Sampaikan kebutuhan dan harapan Anda dalam hubungan, termasuk keinginan untuk merasa lebih dihargai dan diperhatikan.
Mandiri dan menemukan kegiatan yang memenuhi diri sendiri: Coba fokus pada diri sendiri dan temukan kegiatan atau hobi yang membuat Anda bahagia dan merasa terpenuhi. Ini akan membantu Anda merasa lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada pasangan.
Membangun jaringan sosial: Selain pasangan, penting untuk memiliki jaringan sosial yang kuat. Temui teman-teman, keluarga, atau bergabung dengan kelompok atau komunitas yang memiliki minat yang sama. Ini akan memberikan Anda dukungan dan interaksi sosial yang penting.
Mengelola emosi dengan sehat: Cari cara-cara sehat untuk mengelola emosi Anda, seperti olahraga, meditasi, atau menulis jurnal. Ini akan membantu Anda mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional.
Terapi atau konseling: Jika Anda merasa kesulitan mengatasi ketergantungan emosional ini sendiri, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari seorang terapis atau konselor. Mereka dapat membantu Anda menjelajahi dan mengatasi masalah yang mendasari ketergantungan emosional ini.
Ingatlah bahwa setiap hubungan sehat membutuhkan keseimbangan antara kebutuhan individu dan kebutuhan pasangan. Penting untuk merawat diri sendiri dan membangun kehidupan yang memenuhi Anda secara pribadi, sambil tetap menjaga hubungan yang saling mendukung dengan pasangan Anda.
Apakah ada pertanyaan lain yang ingin Anda tanyakan?
Related content