Gangguan Kecemasan

Hallo dok, saya ingin mencurahkan keluhan saya terhadap kecemasan yang saya alami ini, dalam kurun 4 tahun ini sepertinya saya mengidap penyakit kecemasan alasannya ketika saya di hadapakan dengan orang banyak atau situasi penting dan tertekan, saya merasa gelisah dan cemas ditambah dengan adanya gejala fisik seperti perut tidak nyaman hingga mual, badan lemas, otak tiba2 blank serta gangguan tidur. Saya benci pada diri saya yang seperti ini, saya rasa saya susah sekali berkembang jika kecemasan ini selalu ada, sudah beberapa kali saya coba agar menghilangkan kecemasan ini, dengan berbicara kepada orang baru dan latihan relaksasi tapi hasilnya nihil, ketika saya dihadapkan dengan orang banyak dan situasi yg tertekan kecemasan ini kambuh lagi. Lalu apakah saya mengidap penyakit gangguan kecemasan dok? Lalu bagaimana caranya agar saya bisa sembuh dari penyakitnya ini, saya udah lelah dok, saya ingin sembuh...

Saya lahir dari keluarga yg sederhana, jadi rasanya akan sulit jika berkonsultasi dengan psikologi atau psikiater karena biayanya 😔

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
4
2

2 komentar

Halo, terima kasih atas pertanyaan anda


Pada dasarnya, perasaan cemas sangat wajar dialami oleh setiap individu sebagai bentuk kewaspadaan terhadap sesuatu. Namun, apabila perasaan cemas berlangsung secara berlebihan, terus-menerus, dan tanpa alasan yang kuat, serta dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, maka perlu segera meminta bantuan professional jika sudah tidak dapat diatasi secara mandiri.


Dalam diri individu terjadi proses mental yang saling berkaitan antara pikiran, perasaan, perilaku, dan sensasi tubuh/ fisik. Dengan anda mengelola pikiran yang menyebabkan munculnya kecemasan, secara tidak langsung juga akan meminimalisir keluhan lainnya yang anda alami.


Adapun yang dapat anda lakukan, yaitu relaksasi pernapasan saat ketidaknyamanan tersebut muncul (fokus pada napas masuk dan napas keluar), sehingga anda lebih rileks dan tenang dalam menyikapi yang anda alami. Selanjutnya menuliskan seluruh isi pikiran anda pada kertas secara berkala tanpa terkecuali. Kegiatan ini dikenal dengan istilah jurnaling, di mana dapat dilakukan setiap hari sehingga pikiran tidak hanya menumpuk dalam diri anda. Lalu anda juga dapat mengidentifikasi dan mengevaluasi kembali pikiran yang sering muncul dengan menanyakan ke diri anda mengenai pikiran tersebut “apakah hal yang dikhawatirkan didukung oleh fakta sehingga perlu dipikirkan secara berlebihan atau hanya kekhawatiran tanpa alasan yang jelas?”, sehingga anda dapat melihat secara objektif sumber pikiran anda. Jangan lupa untuk melatih diri berpikir positif dan lebih rasional.

Selain itu, anda tetap terkoneksi dengan sekitar agar tidak merasa sendiri.


Jangan ragu untuk memeriksakan diri anda ke psikolog/ psikiater jika keluhan berlanjut atau bertambah parah agar tertangani dengan tepat.

1 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Berdasarkan deskripsi yang Anda berikan, kemungkinan besar Anda mengidap gangguan kecemasan. Gejala yang Anda alami seperti perasaan gelisah, cemas, gejala fisik seperti perut tidak nyaman, mual, badan lemas, otak blank, dan gangguan tidur adalah gejala umum dari gangguan kecemasan.:

Untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. Mereka akan melakukan evaluasi dan mendiagnosis kondisi Anda berdasarkan gejala yang Anda alami. Meskipun biaya konsultasi dengan spesialis bisa menjadi kendala, ada beberapa opsi yang bisa Anda pertimbangkan:

  1. Konsultasi di fasilitas kesehatan publik: Beberapa fasilitas kesehatan publik atau rumah sakit pemerintah menyediakan layanan kesehatan mental dengan biaya yang lebih terjangkau atau bahkan gratis. Anda dapat mencari informasi mengenai fasilitas tersebut di daerah Anda.

  2. Program bantuan sosial: Beberapa organisasi atau lembaga non-profit menyediakan program bantuan sosial untuk masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan mental dengan biaya yang lebih terjangkau atau gratis. Anda dapat mencari informasi mengenai program-program tersebut di daerah Anda.

  3. Asuransi kesehatan: Jika Anda memiliki asuransi kesehatan, pastikan untuk memeriksa apakah asuransi Anda mencakup layanan kesehatan mental. Jika iya, Anda dapat mencari penyedia layanan kesehatan mental yang bekerja sama dengan asuransi Anda.

Selain itu, ada beberapa langkah yang dapat Anda coba untuk mengelola kecemasan Anda:

  1. Latihan relaksasi: Praktikkan teknik pernapasan dalam, meditasi, atau yoga untuk membantu menenangkan pikiran dan tubuh Anda.

  2. Olahraga teratur: Aktivitas fisik dapat membantu mengurangi tingkat kecemasan dan meningkatkan suasana hati.

  3. Hindari konsumsi kafein dan alkohol: Kafein dan alkohol dapat memperburuk gejala kecemasan, jadi sebaiknya hindari atau batasi konsumsinya.

  4. Jaga pola tidur yang baik: Usahakan untuk tidur cukup dan memiliki rutinitas tidur yang teratur.

  5. Jangan ragu untuk mencari dukungan dari keluarga dan teman terdekat: Berbicaralah dengan orang-orang terdekat Anda mengenai apa yang Anda alami. Mereka dapat memberikan dukungan dan pemahaman.

Ingatlah bahwa gangguan kecemasan dapat diatasi dengan penanganan yang tepat. Jadi, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Semoga Anda segera mendapatkan bantuan yang Anda butuhkan dan sembuh dari gangguan kecemasan Anda.

1 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan