butuh saran dok
haloo dok jadi beberapa bulan ini saya baru masuk SMA, dari dulu saya adalah anak yang ceria dan extrovert, saya selalu kemana mana bersama teman dan tidak pernah merasa kesepian sama sekali. Namun knp saat SMA ini saya merasa sulit sekali bergaul dan dekat dengan teman sekelas saya, padahal saya bisa dibilang sebagai anak yang mudah bergaul. Sebenarnya saya tidak merasa dibully atau dijauhi, namun saya merasa dicuekin atau dibiarkan begitu saja. Terutama saat pembagian kelompok, dari dulu saya selalu suka pembagian kelompok dengan cara memilih sendiri, namun sekarang saya sangat takut dan saya terus berdoa dalam hati agar tidak berkelompok saja. Setiap saya bercerita sesuatu kepada teman sekelas saya, respon mereka tampak tidak tertarik dengan cerita saya dan mereka kadang hanya mengangguk saja. Saya selalu sedih dan menangis hampir setiap hari karena hal tersebut. Karena memang dari dulu saya tidak pernah kesepian seperti ini. Namun saya tetap bersyukur karena teman teman saya di tempat les sangat baik dan peduli terhadap saya. Namun saya tetap berharap bisa dekat dengan teman sekelas saya. Menurut dokter apa yang harus saya lakukan? Apa saya terlalu haus perhatian? Atau saya terlalu berekspektasi tinggi terhadap teman sekelas saya? Sudah beberapa bulan berjalan namun masih sama saja tidak ada kemajuan. Tolong beri tips untuk saya 😿😿
























Halo Nayaraa, terima kasih untuk pertanyaannya.
Permasalahan yang hadir dalam hidup terkadang membuat seseorang merasa kesulitan untuk berpikir jernih, apalagi mencari solusi terbaik untuk permasalahan tersebut. Bagaimanapun kondisi anda, anda tetap berharga.
Anda perlu memperbanyak waktu berdialog dengan diri sendiri. Dengan melakukan introspeksi secara berkala, maka anda lebih mudah menyadari dan menerima kelebihan dan kelemahan yang anda miliki, serta lebih mudah menemukan tujuan hidup dan kebutuhan diri anda. Anda dapat memulai untuk menyusun target harian dan mingguan yang perlu dicapai/ dilakukan sehingga lebih terukur serta jelas. Lakukan secara perlahan dan konsisten agar muncul motivasi internal dari dalam diri. Terkadang kita memunculkan pikiran otomatis yang seolah-olah jauh lebih buruk dari yang sebenarnya terjadi. Jangan lupa untuk melatih diri berpikir positif dan lebih rasional.
Anda juga dapat menuliskan minimal 3 hal yang dapat disyukuri setiap hari (tidak harus hal yang besar, tetapi hal kecil juga termasuk), sehingga dapat membantu anda untuk lebih memaknai hidup dan memiliki pandangan dari sudut pandang lainnya. Anda dapat menggunakan energi yang anda miliki untuk mengendalikan hal yang dapat dikontrol, seperti mengendalikan respon (pikiran, perasaan, perilaku, dan sebagainya) terhadap stimulus/ kondisi yang tidak menyenangkan yang anda peroleh dari lingkungan. Selain itu, anda juga perlu mengembangkan sikap memaafkan dan berterima kasih bagi diri sendiri dan sekitar. Anda telah berupaya menjadi yang terbaik. Anda tidak perlu malu untuk menceritakan permasalahan anda kepada orang terdekat yang anda percaya agar tidak merasa sendirian dan terasingkan.
Jangan ragu untuk memeriksakan diri anda ke psikolog/ psikiater jika keluhan berlanjut atau bertambah parah.
Berikut beberapa saran yang bisa Anda coba:
Related content