aku kenapa?
dok aku sering bnget sesak nafas padahal pas di cek oksigen nya normal aj.aku juga sering mual juga mules pas gugup.g cuma itu,aku sering gementeran dan berkeringat yang berlrlebihan pas lagi keramaian .aku juga cepat mudah putus asa dan mempunyai niat membunuh diri pas lgi sedirian dan bener-bener sepi.
aku kenapa?
























Halo, terima kasih untuk pertanyaannya.
Kami dapat mengerti kondisi yang anda alami, karena setiap orang memiliki respon yang berbeda dalam menghadapi permasalahannya. Kondisi mental seseorang ikut serta mempengaruhi bagaimana respon yang dimunculkan. Permasalahan yang dihadapi terkadang membuat seseorang tidak mampu berpikir jernih untuk menemukan solusi terbaik terhadap permasalahannya, sehingga tanpa disadari akan mengembangkan pikiran bunuh diri untuk mengakhiri semuanya. Namun, strategi coping tersebut bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan.
Apapun kondisi anda saat ini, anda tetap manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan sama seperti yang lainnya dengan keunikan masing-masing. Anda tetap berharga dengan segala kelebihan dan kelemahan yang dimiliki. Hal yang penting untuk diperhatikan yaitu menyadari kelebihan yang anda miliki dan fokus mengembangkan hal tersebut sehingga anda dapat menjadi versi terbaik dari diri anda. Anda dapat menggunakan energi yang anda miliki untuk mengendalikan hal yang dapat dikontrol, seperti mengendalikan respon (pikiran, perasaan, perilaku, dan sebagainya) terhadap stimulus/ kondisi yang tidak menyenangkan yang anda peroleh dari lingkungan.
Hal lainnya yang dapat anda lakukan untuk mengelola kondisi tersebut, yaitu perlu mengenali situasi/ kondisi yang memicu anda berpikir demikian, apabila kebingungan maka dapat menuliskannya pada kertas sehingga terlihat lebih jelas pemicunya, serta kenali juga pikiran dan perasaan anda yang muncul saat itu. Anda dapat menuangkan seluruh pikiran dan perasaan tersebut melalui menulis jurnal harian secara berkala, sehingga anda dapat lebih mengenali kondisi diri anda sendiri, serta sebagai bentuk katarsis dan peluapan emosi. Tanyakan pula pada diri anda, “apakah hal yang dipikirkan
didukung oleh fakta sehingga perlu dipikirkan secara berlebihan atau hanya kekhawatiran tanpa alasan yang jelas?”. Dengan demikian anda dapat menemukan alternatif pikiran baru yang lebih rasional dan adaptif, sehingga dapat mengurangi intensitas overthinking yang menyebabkan cemas berlebihan. Anda tidak perlu ragu atau malu untuk meminta dukungan dan bantuan dari orang terdekat untuk menghadapi atau menyelesaikan permasalahan yang anda alami. Selain itu, anda dapat melakukan relaksasi pernapasan untuk membuat diri anda rileks dan tenang.
Jika dirasa belum maksimal, anda tidak perlu ragu mencari bantuan professional (psikolog/ psikiater) sehingga kondisi anda segera tertangani dengan tepat.
Semoga dapat membantu ya dan terima kasih telah berjuang keras untuk hidup anda
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Saya bukan dokter, tetapi saya akan mencoba memberikan beberapa informasi yang mungkin dapat membantu Anda. Gejala yang Anda sebutkan, seperti sesak nafas, mual, mules, gemetar, berkeringat berlebihan, dan perasaan putus asa, dapat memiliki berbagai penyebab yang mungkin perlu dievaluasi oleh dokter.:Sesak nafas yang sering dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, termasuk gangguan pernapasan seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), atau kecemasan. Meskipun kadar oksigen normal, ada kemungkinan adanya masalah lain yang menyebabkan sesak nafas, seperti gangguan pada sistem pernapasan atau masalah jantung. Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan evaluasi yang tepat.
Mual dan mules yang sering juga dapat memiliki berbagai penyebab, termasuk masalah pencernaan seperti gastritis atau gangguan kecemasan. Kembali, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang sesuai.
Gemetar, berkeringat berlebihan, dan perasaan putus asa yang Anda alami juga dapat menjadi tanda-tanda gangguan kecemasan atau depresi. Penting untuk mencari bantuan profesional jika Anda merasa memiliki niat untuk membunuh diri. Anda tidak sendirian dan ada sumber daya dan bantuan yang tersedia untuk membantu Anda.
Dalam hal ini, saya sangat menyarankan Anda untuk segera mencari bantuan medis dari dokter atau profesional kesehatan mental. Mereka akan dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap gejala yang Anda alami dan memberikan penanganan yang sesuai. Jangan ragu untuk berbicara dengan orang terdekat Anda tentang apa yang Anda rasakan, dan jika Anda merasa dalam bahaya, segera hubungi layanan darurat di negara Anda.
Semoga Anda segera mendapatkan bantuan yang Anda butuhkan.
Related content