home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apa Benar Pakai Celana Jeans Buruk Bagi Kesehatan Vagina?

Apa Benar Pakai Celana Jeans Buruk Bagi Kesehatan Vagina?

Mungkin tanpa Anda sadari, ada banyak hal yang bisa menimbulkan bahaya pada vagina Anda. Vagina adalah organ tubuh wanita yang sangat sensitif, dan organ tubuh yang terbilang cerdas. Pasalnya vagina mampu membersihkan diri dan mengatur kelembapan alaminya. Oleh karena itu penting untuk menjaga kesehatan vagina dengan memerhatikan hal yang tidak baik untuk vagina Anda. Misalnya, kebiasaan Anda berpakaian ternyata dapat membuat kesehatan vagina terganggu. Salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan para wanita adalah terlalu sering menggunakan celana jeans ketat. Lantas, apa saja dampak buruknya bagi vagina?

Tak masalah pakai celana jeans, asalkan…

Meski kecil kemungkinannya, celana jeans yang ketat dapat menimbulkan iritasi, infeksi jamur atau bakteri vagina. Celana yang ketat, seperti celana jeans, bisa menyebabkan timbulnya gesekan pada selangkangan dan area vagina. Akibatnya, tak jarang jika vagina jadi gampang lecet dan malah muncul berbagai masalah lainnya. Hal ini dapat membuat vagina jadi gatal dan memerah.

Selain itu, memakai celana terlalu ketat dapat membuat Anda berkeringat lebih banyak dan udara jadi terperangkap di dalamnya. Hal ini membuat vagina menjadi lembap. Kondisi yang lembap merupakan tempat hidup yang baik bagi jamur dan bakteri. Risiko ini akan semakin meningkat jika Anda menggunakan celana jeans dan celana dalam yang ketat sekaligus. Kebiasaan ini akan sangat mungkin menimbulkan risiko tumbuhnya jamur atau bakteri di vagina.

Jadi sebenarnya, menggunakan celana jeans tidak akan menimbulkan masalah untuk vagina. Asalkan Anda tidak memakai celana jeans yang terlalu ketat, toh saat ini ada banyak jenis celana jeans yang bisa Anda gunakan, tak selalu harus ketat. Hindari juga menggunakan celana jeans dalam waktu yang lama, misalnya seharian penuh.

Selain itu, untuk menghindari vagina lecet atau iritasi, pastikan juga Anda menggunakan celana dalam dengan bahan katun asli. Agar vagina bisa bernapas lebih lega, saat terperangkap dalam celana jeans yang ketat.

Tips menjaga kesehatan vagina

Selain memerhatikan bahan pakaian dalam dan celana jeans yang digunakan, cara Anda membersihkan vagina juga perlu diperhatikan. Meskipun organ intim ini mampu membersihkan diri sendiri, Anda perlu rutin membersihkannya untuk membantu mencegah tumbuhnya bakteri atau jamur.

Hindari penggunaan sabun, Anda cukup bilas vagina dengan air hangat saat mandi. Anda bisa juga melarutkan sedikit saja garam laut ke dalam air hangat untuk membantu mengatasi rasa gatal di daerah kewanitaan. Namun jangan pakai garam mandi yang marak dijual dengan tambahan zat pewarna atau pewangi. Garam mandi justru berisiko menimbulkan iritasi pada vagina.

Anda juga tidak perlu menggunakan pembersih kewanitaan, sabun yang mengandung pewangi, atau antibakteri khusus. Pasalnya, sabun-sabun tersebut justru akan membuat cairan vagina, yang berfungsi untuk membunuh bakteri, jadi hilang. Ya, bahan pembersih tambahan tersebut dapat mengganggu pH alami vagina dan mengandung bahan kimia yang terlalu keras bagi daerah kewanitaan yang sangat sensitif.

Setelah Anda mandi, buang air kecil, atau membersihkan vagina, hati-hati saat mengeringkannya. Gunakan handuk atau tisu yang lembut dan tepuk-tepuk pelan hingga kering. Jangan menggosok atau mengusapnya terlalu keras karena bisa menimbulkan iritasi.

Perhatikan juga arah basuhnya. Basuh area vagina Anda dari depan ke belakang atau dari arah vagina ke dubur. Jangan dari belakang ke depan. Itu sama saja Anda menyebarkan kuman dari dubur ke vagina.

Untuk menjaga kesehatan vagina, sebaiknya Anda rutin mengganti pembalut, tampon, atau pantyliner. Memakai pembalut, tampon, dan pantyliner selama lebih dari empat jam berisiko menyebabkan infeksi. Ini karena organ kewanitaan Anda tak bisa bernapas melalui plastik yang melapisi pembalut dan pantyliner. Selain itu, terlalu lama memakai tampon juga rentan menimbulkan toxic shock syndrome.

Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What Your Skinny Jeans Are Really Doing To Your Vagina https://www.self.com/story/what-your-skinny-jeans-are-really-doing-to-your-vagina diakses 7 Maret 2018.

8 Rules for a Healthy Vagina https://www.everydayhealth.com/womens-health-pictures/hygiene-rules-for-a-healthy-vagina.aspx diakses 7 Maret 2018.

Keeping your vagina clean and healthy https://www.nhs.uk/Livewell/vagina-health/Pages/keep-vagina-clean.aspx diakses 7 Maret 2018.

13 Clothing Items That Are Secretly Ruining Your Health https://www.cosmopolitan.com/health-fitness/advice/a42444/clothing-items-that-are-secretly-bad-for-your-health/ diakses 7 Maret 2018.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Andisa Shabrina Diperbarui 02/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x