Apa Benar Pakai Celana Jeans Buruk Bagi Kesehatan Vagina?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mungkin tanpa Anda sadari, ada banyak hal yang bisa menimbulkan bahaya pada vagina Anda. Vagina adalah organ tubuh wanita yang sangat sensitif, dan organ tubuh yang terbilang cerdas. Pasalnya vagina mampu membersihkan diri dan mengatur kelembapan alaminya. Oleh karena itu penting untuk menjaga kesehatan vagina dengan memerhatikan hal yang tidak baik untuk vagina Anda. Misalnya, kebiasaan Anda berpakaian ternyata dapat membuat kesehatan vagina terganggu. Salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan para wanita adalah terlalu sering menggunakan celana jeans ketat. Lantas, apa saja dampak buruknya bagi vagina?

Tak masalah pakai celana jeans, asalkan…

Meski kecil kemungkinannya, celana jeans yang ketat dapat menimbulkan iritasi,  infeksi jamur atau bakteri vagina. Celana yang ketat, seperti celana jeans, bisa menyebabkan timbulnya gesekan pada selangkangan dan area vagina. Akibatnya, tak jarang jika vagina jadi gampang lecet dan malah muncul berbagai masalah lainnya. Hal ini dapat membuat vagina jadi gatal dan memerah.

Selain itu, memakai celana terlalu ketat dapat membuat Anda berkeringat lebih banyak dan udara jadi terperangkap di dalamnya. Hal ini membuat vagina menjadi lembap. Kondisi yang lembap merupakan tempat hidup yang baik bagi jamur dan bakteri. Risiko ini akan semakin meningkat jika Anda menggunakan celana jeans dan celana dalam yang ketat sekaligus. Kebiasaan ini akan sangat mungkin menimbulkan risiko tumbuhnya jamur atau bakteri di vagina.

Jadi sebenarnya, menggunakan celana jeans tidak akan menimbulkan masalah untuk vagina. Asalkan Anda tidak memakai celana jeans yang terlalu ketat, toh saat ini ada banyak jenis celana jeans yang bisa Anda gunakan, tak selalu harus ketat. Hindari juga menggunakan celana jeans dalam waktu yang lama, misalnya seharian penuh.

Selain itu, untuk menghindari vagina lecet atau iritasi, pastikan juga Anda menggunakan celana dalam dengan bahan katun asli. Agar vagina bisa bernapas lebih lega, saat terperangkap dalam celana jeans yang ketat.

Tips menjaga kesehatan vagina

Selain memerhatikan bahan pakaian dalam dan celana jeans yang digunakan, cara Anda membersihkan vagina juga perlu diperhatikan. Meskipun organ intim ini mampu membersihkan diri sendiri, Anda perlu rutin membersihkannya untuk  membantu mencegah tumbuhnya bakteri atau jamur.

Hindari penggunaan sabun, Anda cukup bilas vagina dengan air hangat saat mandi. Anda bisa juga melarutkan sedikit saja garam laut ke dalam air hangat untuk membantu mengatasi rasa gatal di daerah kewanitaan. Namun jangan pakai garam mandi yang marak dijual dengan tambahan zat pewarna atau pewangi. Garam mandi justru berisiko menimbulkan iritasi pada vagina.

Anda juga tidak perlu menggunakan pembersih kewanitaan, sabun yang mengandung pewangi, atau antibakteri khusus. Pasalnya, sabun-sabun tersebut justru akan membuat cairan vagina, yang berfungsi untuk membunuh bakteri, jadi hilang. Ya, bahan pembersih tambahan tersebut dapat mengganggu pH alami vagina dan mengandung bahan kimia yang terlalu keras bagi daerah kewanitaan yang sangat sensitif.

Setelah Anda mandi, buang air kecil, atau membersihkan vagina, hati-hati saat mengeringkannya. Gunakan handuk atau tisu yang lembut dan tepuk-tepuk pelan hingga kering. Jangan menggosok atau mengusapnya terlalu keras karena bisa menimbulkan iritasi.

Perhatikan juga arah basuhnya. Basuh area vagina Anda dari depan ke belakang atau dari arah vagina ke dubur. Jangan dari belakang ke depan. Itu sama saja Anda menyebarkan kuman dari dubur ke vagina.

Untuk menjaga kesehatan vagina, sebaiknya Anda rutin mengganti pembalut, tampon, atau pantyliner. Memakai pembalut, tampon, dan pantyliner selama lebih dari empat jam berisiko menyebabkan infeksi. Ini karena organ kewanitaan Anda tak bisa bernapas melalui plastik yang melapisi pembalut dan pantyliner. Selain itu, terlalu lama memakai tampon juga rentan menimbulkan toxic shock syndrome.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Semua yang Perlu Anda Tahu tentang Infeksi Bakteri

Infeksi bakteri merupakan gangguan kesehatan akibat bakteri. Penyakit yang ditimbulkan berbeda-beda tergantung lokasi infeksi. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Infeksi Bakteri 7 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Penyakit Pes

Penyakit pes adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Y. pestis. Jika tidak segera ditangani, penyakit ini dapat berakibat pada kematian.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Penyakit Infeksi, Infeksi Bakteri 6 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Infeksi Bakteri E. coli

Infeksi bakteri E. coli adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang biasanya hidup di dalam usus manusia dan hewan. Apa obatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Pencernaan, Keracunan Makanan 6 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Zoonosis, Penyakit Infeksi dari Hewan yang Menular pada Manusia

Zoonosis adalah penyakit infeksi yang berasal dari hewan yang kemudian ditularkan pada manusia. Kenali jenis-jenisnya untuk mencegah penularan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Infeksi 4 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

setelah seks

4 Hal yang Harus Langsung Dilakukan Wanita Setelah Seks

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
makan telur mentah

Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Perbedaan infeksi bakteri dan virus

Infeksi Staphylococcus aureus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
Bakteremia

Mengenal Bakteremia, Ketika Bakteri Hidup di dalam Darah

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit