home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Jangan Salah Beli, Perhatikan 3 Hal Ini Saat Memilih Menstrual Cup

Jangan Salah Beli, Perhatikan 3 Hal Ini Saat Memilih Menstrual Cup

Menstrual cup dapat menjadi alternatif untuk perawatan organ kewanitaan saat haid berlangsung. Selain lebih ramah di kantong, karena bisa digunakan berulang kali selama bertahun-tahun, menstrual cup juga lebih ramah lingkungan. Mengingat sampah pembalut menyumbang 1,4 miliar buah perbulannya, tentunya menstrual cup dapat menjadi solusi terbaik dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Namun, Anda tak bisa sembarangan dalam memilih menstrual cup. Penggunaan menstrual cup harus benar-benar disesuaikan dengan kenyamanan penggunannya. Pasalnya, menstrual cup hadir dalam berbagai ukuran dan setiap bahannya juga memiliki tingkat kelenturan yang berbeda.

Agar tak salah memilih, Jennifer Conti, asisten profesor ginekologi di Standford University, menyarankan untuk memperhatikan beberapa faktor seperti ukuran vagina, aliran darah menstruasi, dan riwayat melahirkan.

Pertimbangan dalam memilih menstrual cup

1. Ukuran dan bentuk vagina

Hampir semua menstrual cup yang dijual di pasaran memiliki bentuk yang sama berupa cawan berbentuk tulip, tapi menstrual cup tersedia dalam ukuran yang berbeda-beda. Untuk memastikan Anda memilih menstrual cup yang sesuai, Anda perlu mengukur panjang antara vagina dan serviks terlebih dahulu.

Sebenarnya untuk tahu seberapa panjang ukuran vagina dan serviks, Anda baiknya konsultasi ke dokter. Namun, Anda bisa melakukannya secara mandiri dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Cuci tangan terlebih dahulu untuk menghindari risiko vagina terpapar bakteri dan kuman penyakit yang menempel di kulit.
  • Lebarkan bagian selangkangan dan masukan jari tengah Anda secara hati-hati ke dalam lubang labia.
  • Posisikan secara lurus jari tengah Anda sampai menyentuh bagian serviks, bagian ini memiliki tekstur yang lembut dan cukup kenyal.
  • Panjang jari tengah yang masuk akan menentukan ukuran dari menstrual cup.

Jika hanya 1/3 jari yang masuk Anda memiliki bentuk vagina yang kecil, maka gunakanlah menstrual cup berukuran paling kecil dengan panjang wadah yang pendek atau bentuk bell-shape.

Jika setengah bagian jari masuk: Anda memiliki vagina Anda berukuran sedang. Anda bisa memilih menstrual cup dengan wadah berukuran kecil dengan bentuk bell-shape. Bentuk V-shape yang berukuran sedang juga bisa menjadi pilihan.

Jika hampir seluruh bagian jari masuk: Anda memiliki bentuk vagina yang besar. Pakailah menstrual cup dengan bentuk V-shape sehingga lebih mudah saat melepasnya.

2. Aliran darah menstruasi

Anda juga sebaiknya memilih ukuran menstrual cup yang sesuai, agar darah bisa tertampung dengan baik. Tentu saja, untuk tahu harus memilih yang mana, Anda juga mesti mengerti dulu seberapa banyak volume dan intensitas darah yang biasanya keluar saat haid.

Jika aliran darah menstruasi Anda cenderung banyak memang sebaiknya Anda memilih cawan menstrual cup yang memiliki kapasitas lebih besar.

3. Riwayat melahirkan

Proses melahirkan memengaruhi perubahan bentuk vagina. Dorongan dan tekanan pada dinding panggul (pelvis) saat proses melahirkan dapat mengendurkan otot vagina. Oleh karena itu, bagi Anda yang pernah melahirkan, sebaiknya memilih menstrual cup dengan wadah berukuran besar.

Namun, bisa terdapat pengecualian dalam kondisi ini. Apabila setelah melahirkan Anda kembali aktif berolahraga, maka otot pada dinding pelvis dapat kembali mengencang, sehingga Anda bisa menggunakan menstrual cup berukuran kecil sampai sedang.

Untuk memastikan, jangan ragu untuk melakukan pengukuran vagina kembali seperti yang dijelaskan di poin pertama. Selain itu, Anda juga bisa memilih menstrual cup yang dirancang secara khusus bagi perempuan yang telah melahirkan.

Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

How to Choose a Menstrual Cup – For Beginners and Pros. https://menstrualcupreviews.net/how-to-choose-a-menstrual-cup/. Accessed 02 Oct, 2019.

Everything You Need to Know About Using Menstrual Cups. https://www.healthline.com/health/womens-health/menstrual-cup. Accessed 02 Oct, 2019.

Menstrual cup use, leakage, acceptability, safety, and availability: a systematic review and meta-analysis. https://www.thelancet.com/journals/lanpub/article/PIIS2468-2667(19)30111-2/fulltext. Accessed 02 Oct, 2019.

Foto Penulis
Ditulis oleh Fidhia Kemala pada 08/11/2019
Ditinjau oleh dr. Carla Pramudita Susanto
x