Kegel sering dikaitkan dengan senam bagi para ibu baru untuk menguatkan kembali otot-otot panggul bawah setelah proses melahirkan, atau pada wanita dewasa yang tengah mengalami menopause.

Kegel umum dilakukan oleh wanita menopause sebagai kiat peremajaan area sekitar panggul. Seiring dengan bertambahnya usia, aktivitas otot panggul mulai melemah, menyebabkan organ-organ dalam (seperti rahim, usus, dan kandung kemih) kendor dan jatuh ke area vagina.

Pada dasarnya, senam Kegel merupakan latihan fisik sederhana untuk menguatkan dasar panggul Anda. Kekuatan panggul penting tidak hanya untuk mencegah urin bocor, namun juga untuk mengencangkan vagina, dan segudang alasan kesehatan lainnya.

Sebelum memulai, berikut sejumlah hal yang harus Anda pahami tentang senam Kegel.

1. Kegel bukan cuma “genggam-lepas”

Banyak orang yang salah paham mengenai teknik dasar Kegel. Kesalahan umum yang paling sering terjadi adalah melakukan senam Kegel dengan otot-otot paha, pantat, atau perut. Untuk menemukan otot yang tepat, lakukan hal ini: saat sedang buang air kecil, cobalah untuk menahan aliran urin Anda, kemudian melepaskannya kembali. Otot-otot yang Anda gunakan saat menahan kencing inilah yang merupakan otot-otot yang dilatih saat senam Kegel.

Intinya, gerakan kegel bukan sekadar meremas otot untuk kemudian dilepaskan. Menurut Julia di Paolo, seorang fisioterapis veteran, begini cara mudahnya:

  • tarik napas dalam-dalam dan lemaskan otot-otot panggul Anda
  • selagi mengembuskan napas, bayangkan Anda sedang mengangkat sebuah kelereng imajiner dengan vagina Anda, tarik ke atas dan masuk ke dalam tubuh

Untuk memastikan apakah gerakan yang Anda lakukan sudah benar, Anda bisa memeriksanya dengan cermin. Berbaring dan letakkan cermin di antara kaki Anda. Gerakan kegel yang benar adalah jika Anda melihat klitoris Anda berkedut seperti tertarik ke bawah, dan anus terlihat mengecil dan mengencang.

2. Kegel tidak hanya mengencangkan vagina, namun memperbaiki kekuatannya

Kegel memang dapat mengencangkan vagina. Namun jika tidak dilakukan rutin, Anda tidak akan bisa membangun kekuatan otot sekitar vagina yang akan memberikan Anda kekuatan lebih untuk mengencangkan otot-otot tersebut. Semakin kuat vagina Anda, semakin kencang pula otot-otot tersebut dapat mencengkeram.

Namun ingat, jika Anda hanya duduk atau berbaring saat melakukan kegel, manfaat yang dirasakan tidak akan optimal. Begitu Anda sudah menguasai tekniknya, lakukan rutinitas kegel kapan saja dan di mana saja. Lakukan kegel saat Anda sedang melakukan gerakan squat, lunges, atau bridges di gym, atau bahkan saat berhubungan seks!

Senam Kegel membangun pondasi yang kuat untuk tulang panggul Anda. Singkatnya, Kegel pun dapat membantu Anda mengatasi sakit punggung bawah yang mungkin selama ini mengganggu aktivitas Anda.

Setelah rutin beberapa kali melakukan Kegel, mungkin Anda akan merasakan nyeri di sekitar otot-otot panggul dan vagina, namun jangan khawatir. Seperti olahraga fisik lainnya, rasa sakit pada otot adalah reaksi tubuh yang terkejut atas kontraksi baru dan akan berangsur hilang setelah beberapa waktu. Jika rasa nyeri tidak kunjung reda, segera hubungi dokter.

3. Tidak semua wanita bisa lakukan Kegel, tapi semua pria bisa!

Jika Anda sering mengeluhkan rasa nyeri atau sesak dalam vagina saat melakukan hubungan seksual ataupun di waktu lain, Kegel mungkin bukan latihan yang baik untuk Anda. Selain itu, bagi pengidap kondisi medis tertentu seperti vaginismus, otot yang menegang dan sakit adalah salah satu efek yang biasa dirasakan. Mengontraksikan otot yang tegang adalah hal yang sebaiknya tidak Anda lakukan. Periksakan dengan ginekolog Anda untuk mencari tahu rencana pengobatan terbaik yang bisa Anda lakukan.

Kabar baiknya, pria juga bisa coba senam Kegel. Kebocoran urin (ngompol), baik saat batuk, tertawa, atau bersin, adalah isu memalukan yang tidak hanya melanda wanita, namun juga kaum pria. Selain itu, risiko hernia pada pria pun sama besarnya dengan wanita saat menginjak usia lanjut.

Lakukan Kegel setidaknya lima menit sehari, Anda akan mulai melihat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan Anda menahan kencing dan mengontrol kandung kemih Anda. Bonus lainnya: rutin lakukan kegel (bagi pria dan wanita) juga bisa membantu Anda mencapai orgasme yang lebih memuaskan dan ereksi yang lebih intens.

BACA JUGA:

Yang juga perlu Anda baca