Sakit Kepala Setelah Bercinta, Bahaya Atau Tidak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Seks seharusnya bisa membuat Anda merasa lebih rileks. Bahkan seks bisa membantu meringankan sakit kepala. Akan tetapi, ada orang yang justru merasa sakit kepala setelah bercinta. Sakit yang dirasakan biasanya menusuk, entah pada kepala bagian belakang atau pada satu sisi kepala saja seperti migrain. Kondisi tersebut dirasakan tiba-tiba, biasanya sesaat sebelum mencapai orgasme, saat orgasme, atau setelah berhubungan seks. Ada juga yang mengeluh sakit kepala setelah menonton film porno.

Sakit kepala setelah beraktivitas seksual ini memang jarang terjadi. Namun, laki-laki memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalaminya, bahkan hingga tiga kali lipat dari perempuan. Beberapa orang mengalaminya setiap kali habis berhubungan seks, sementara orang lain hanya pernah mengalaminya sekali saja atau sangat jarang. Kondisi ini juga umumnya tidak bersifat permanen. Jika sakit kepala tersebut tidak disebabkan oleh gangguan kesehatan tertentu, lama-lama Anda tidak akan merasakan sakit kepala lagi setelah melakukan aktivitas seksual apa pun.

BACA JUGA: Kenapa Saya Merasa Sakit Saat Berhubungan Seks?

Apa artinya kalau sakit kepala setelah bercinta?

Kebanyakan kasus sakit kepala setelah bercinta atau melakukan aktivitas seksual lainnya tidak bersifat serius. Sakit kepala tersebut bisa berangsur-angsur hilang sendiri. Hingga saat ini memang belum diketahui apa penyebab pasti dari kondisi tersebut. Para ahli percaya bahwa sakit kepala muncul karena tubuh memproduksi banyak hormon adrenalin secara tiba-tiba. Adrenalin akan diproduksi tubuh saat Anda melakukan kegiatan-kegiatan yang cukup intens, misalnya bercinta, mencapai orgasme, atau menyetir mobil dengan kecepatan tinggi. Namun, belum ada penjelasan yang memadai tentang bagaimana hormon tersebut menyebabkan sakit kepala.

Teori lain yang juga banyak dipercaya adalah ketika Anda hampir mencapai klimaks, tekanan darah dan detak jantung Anda bisa melonjak. Apabila Anda mengidap hipertensi, Anda pun jadi lebih rentan untuk mengalami sakit kepala setelah bercinta. Ada juga yang berspekulasi bahwa ketika Anda hampir orgasme, otot-otot leher, rahang, dan kepala akan menegang tiba-tiba akibat kontraksi. Kontraksi otot inilah yang membuat kepala terasa nyeri.

BACA JUGA: Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Orgasme 

Meski sakit kepala setelah bercinta biasanya tidak mengancam nyawa atau kesehatan Anda, Anda perlu berhati-hati. Sakit kepala yang muncul tiba-tiba bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang serius dan berbahaya. Berikut ini adalah berbagai kondisi kesehatan yang mungkin berkaitan dengan sakit kepala setelah bercinta.

Kapan harus ke dokter?

Perhatikan sakit kepala yang Anda rasakan. Jika Anda belum pernah merasakan sakit kepala sehebat itu sebelumnya, Anda sebaiknya berkonsultasi langsung dengan dokter. Apabila setelah bercinta atau melakukan aktivitas seksual sakit kepala tersebut muncul disertai dengan gejala lain seperti mual, muntah, leher kaku, pingsan, dan rasa sakit yang tak kunjung hilang dalam waktu 24 jam, segera hubungi layanan darurat atau periksa ke fasilitas kesehatan terdekat.

BACA JUGA: 10 Penyebab Sakit Kepala yang Disertai Mual

Meredakan sakit kepala setelah bercinta

Kalau Anda pernah atau sering mengalami sakit kepala setelah bercinta, jangan panik dulu. Bukan berarti Anda tidak bisa melakukan aktivitas seksual sama sekali. Lakukan hal-hal berikut kalau Anda sakit kepala muncul setelah berhubungan seks.

  • Minum obat pereda nyeri (ibuprofen, paracetamol, dan aspirin)
  • Jika sudah sering terjadi, periksalah ke dokter dan minum obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Biasanya Anda akan diberi obat migrain, hipertensi, atau penyakit jantung koroner
  • Minum kunyit
  • Menghirup aromaterapi peppermint
  • Kalau sakit kepala muncul di tengah-tengah sesi intim Anda, hentikan dulu sampai sakit kepala mereda
  • Duduk atau berbaring dengan rileks sambil menarik napas dalam beberapa kali

Mencegah sakit kepala setelah bercinta

Supaya sesi panas Anda dan pasangan tidak berakhir dengan sakit kepala, hindari bercinta dengan posisi atau gerakan yang bisa membuat Anda pusing. Misalnya gerakan yang terlalu cepat atau berhubungan seks sambil berdiri. Banyak orang yang mengalami kondisi tersebut mengaku bahwa bercinta pelan-pelan berhasil mengurangi risiko munculnya sakit kepala.

BACA JUGA: Berbagai Posisi Seks yang Rawan Menyebabkan Penis Patah

Sebagai langkah pencegahan, Anda juga bisa minum obat pereda nyeri atau obat migrain kira-kira satu jam sebelum mulai bercinta atau melakukan aktivitas seksual tertentu. Namun, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter Anda untuk menentukan berapa dosis yang aman atau seberapa sering Anda boleh mengonsumsinya.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Suka olahraga di pagi hari dan harus minum kopi dulu biar segar? Penelitian membuktikan kalau minum kopi sebelum olahraga ternyata baik buat tubuh, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gizi Olahraga, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Impotensi (Disfungsi Ereksi)

Impotensi atau impoten adalah kondisi ketika penis tidak bisa ereksi optimal saat berhubungan seks. Berikut gejala, penyebab, dan cara mengatasi impotensi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesehatan Pria, Impotensi 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
olahraga malam hari

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
strategi menahan lapar

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit