backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Macam-Macam Jenis Orgasme Wanita, Sudah Tahukah Anda?

Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H. · General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 21/07/2023

Macam-Macam Jenis Orgasme Wanita, Sudah Tahukah Anda?

Bukan hanya pria, wanita juga memiliki tingkat orgasmenya sendiri ketika melakukan hubungan seksual. Jenis orgasme yang dialami wanita pun bisa berbeda-beda.

Dengan mengetahui berbagai jenis orgasme pada wanita, Anda bisa lebih mudah mencapai puncak kenikmatan saat bercinta.

Jenis orgasme pada wanita

Orgasme adalah puncak kenikmatan dalam suatu aktivitas intim. Meski dilakukan bersama pasangan, orgasme tidak selalu dirasakan bersama.

Pria dan wanita mengalami orgasme dengan cara yang berbeda. Jenis orgasme pada wanita sendiri dibedakan menjadi sebagai berikut.

1. Orgasme klitoral

letak klitoris wanita

Wanita bisa mencapai puncak kenikmatan saat bercinta bahkan dengan merangsang klitorisnya saja.

Meski tidak mencapai orgasme, “memainkan” klitoris akan tetap meninggalkan kesan yang menyenangkan. Pasalnya, belasan ribu saraf sensoris pada klitoris akan membuat wanita sangat sensitif pada setiap rangsangan.

Stimulasi klitoris dapat dilakukan sendiri (masturbasi) atau dengan pasangan. Supaya lebih mudah, Anda pun bisa merangsang klitoris sendiri terlebih dahulu.

Setelah menemukan gerakan yang nikmat di sekitar klitoris, Anda bisa melanjutkan hubungan seksual dengan pasangan.

Salah satu posisi bercinta yang paling mudah menghasilkan orgasme klitoris adalah doggy style. Bahkan, posisi ini dianggap dapat mempertahankan kenikmatan dengan lebih lama.

2. Orgasme G-spot

Dibandingkan dengan orgasme klitoris, jenis orgasme G-spot atau vaginal pada wanita memang lebih sulit dicapai, tetapi akan bertahan lebih lama.

Titik G-spot berada sekitar 5–6 cm di dalam vagina. Orgasme vaginal akan lebih mudah dicapai ketika berhubungan intim dibandingkan masturbasi.

Penelitian yang dimuat dalam The Journal of Sexual Medicine menyebutkan bahwa salah satu cara mendapatkan orgasme terbaik pada wanita adalah dengan memberikan rangsangan pada vagina.

3. Orgasme campuran

Ini merupakan kondisi ketika Miss V dan klitoris mencapai puncak kenikmatan pada saat yang bersamaan. Orgasme ini biasanya berlangsung selama 1–15 menit dan berakhir dengan giant orgasm.

Salah satu posisi bercinta yang dinilai paling mudah menghasilkan orgasme campuran adalah misionaris. Pada posisi tersebut, klitoris akan ikut tergesek ketika penetrasi.

Selain melalui posisi misionaris, Anda juga bisa mencoba posisi woman on top untuk mencapai orgasme campuran atau bahkan multi-orgasme.

Sebuah studi di Turki menyebutkan bahwa multi-orgasme biasanya disertai dengan peningkatan oksitosin, hormon yang akan meningkatkan kedekatan emosional dengan pasangan.

4. Orgasme puting

Jika istri Anda tidak juga mencapai orgasme saat berhubungan intim, cobalah untuk menstimulasi putingnya.

Wanita akan lebih mudah terangsang dan mencapai orgasme saat puting mereka distimulasi selama bercinta.

Selain memijat area puting, Anda juga bisa memberikan sentuhan pada area payudara dan perut pasangan. Tanyakan pada pasangan Anda, mana area tubuhnya yang terasa paling sensitif saat bercinta.

Tahukah Anda?

Bukan hanya pada wanita, jenis orgasme puting juga bisa dirasakan oleh pria. Hanya saja, wanita cenderung lebih mudah merasakannya.

5. Orgasme uretra/U-spot

Salah satu tanda Anda mengalami orgasme uretra adalah keluarnya cairan bening (squirting) yang mirip seperti air mani pada pria. Setidaknya 10% dari wanita yang mengalami orgasme akan menghasilkan cairan tersebut.

Karena letak uretra yang agak ke dalam, untuk melakukan U-spot Anda perlu memasukkan jari ke vagina atau menggunakan bantuan vibrator.

Untuk menemukan posisi uretra, ambil posisi mengangkang dan tempatkan bantal di bawah pinggul Anda.

6. Orgasme A-spot

A-spot berjarak sekitar 9–11 cm dari vagina, tepatnya bagian forniks posterior dan forniks anterior.

Karena letaknya yang hampir mencapai serviks, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai jenis orgasme pada wanita ini mungkin juga lebih lama.

Dengan menemukan posisi A-spot, wanita bisa merasakan orgasme kedua yang juga bertahan lebih lama.

Dibandingkan pria, memang wanita lebih susah orgasme. Ini sebenarnya merupakan hal yang wajar selama tidak disebabkan oleh disfungsi orgasme.

Meski terbilang normal, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi kepada dokter jika Anda belum pernah merasakan salah satu dari berbagai jenis orgasme di atas.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 21/07/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan