backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

9 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Sebelum Bercinta

Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H. · General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Fajarina Nurin · Tanggal diperbarui 14/06/2021

9 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Sebelum Bercinta

Anda mungkin sudah pernah dengar berbagai makanan yang bisa membangkitkan gairah seks, misalnya coklat dan ginseng. Namun, hati-hati saat memilih makanan atau minuman sebelum beradu cinta bersama pasangan. Pasalnya, ada juga makanan yang justru bisa menurunkan gairah seks, sehingga harus dihindari sebelum bercinta. Selengkapnya, simak ulasan di bawah ini.

Makanan dan minuman yang harus dihindari sebelum bercinta

Ada beberapa makanan yang bisa berakibat buruk untuk gairah seksual Anda. Oleh karena itu, Anda perlu menghindari makanan-makanan tersebut sebelum melakukan hubungan intim.

Tak mau kan kalau sampai malam spesial Anda dan pasangan jadi terasa hambar karena salah pilih menu? Berikut berbagai makanan yang harus dihindari sebelum bercinta.

1. Makanan asin

Makanan yang terlalu asin seperti gorengan atau camilan kering mengandung kadar sodium yang tinggi. Asupan sodium yang berlebihan akan mengganggu aliran darah Anda.

Padahal, untuk mendapatkan rangsangan seksual serta orgasme yang terbaik, Anda membutuhkan peredaran darah yang lancar ke organ intim.

Peredaran darah yang terhambat juga bisa membuat penis jadi sulit ereksi. Oleh karena itu, makanan asin harus dihindari sebelum Anda memulai sesi bercinta.

2. Minuman beralkohol

Minuman beralkohol ternyata bisa menurunkan gairah bercinta, apalagi jika Anda dan pasangan minum sampai mabuk.

Alasannya, alkohol akan memberi sinyal pada otak untuk menekan produksi hormon testosteron yang dibutuhkan oleh pria dan wanita untuk meningkatkan hasrat bercinta.

Tak hanya itu, alkohol juga dapat memengaruhi sistem saraf pusat dalam otak Anda. Akibatnya, sistem pernapasan dan aliran darah jadi terhambat.

Padahal, Anda memerlukan napas yang kuat dan aliran darah yang lancar untuk memicu kenikmatan seks yang maksimal.

Perubahan badan setelah berhubungan seksual

3. Minuman energi

Selain makanan, minuman energi termasuk kudapan yang harus dihindari sebelum memulai sesi bercinta. Ini karena kandungan gula dan kafein yang tinggi pada minuman tersebut.

Bukan tanpa alasan, kandungan gula dan kafein yang terlampau tinggi dapat menyebabkan energi meningkat sesaat, lalu turun drastis beberapa saat setelahnya.

Jika minum minuman energi sebelum seks, Anda dan pasangan mungkin bisa memulai dengan penuh semangat, kemudian kelelahan di tengah sesi bercinta. Ini bisa membuat kesulitan mencapai klimaks.

4. Minuman bersoda

Jika Anda ingin mencari minuman yang segar sebelum bercinta, hindari minuman bersoda. Pasalnya, minuman bersoda bisa membuat perut Anda kembung dan tidak nyaman. 

Perut kembung juga mungkin memicu Anda untuk bersendawa atau cegukan terus. Kedua hal tersebut tentu akan mengganggu sesi bercinta yang sedang Anda lakukan dengan pasangan.

Selain itu, Central European Journal of Urology menyebutkan bahwa konsumsi minuman bersoda mungkin dapat meningkatkan risiko disfungsi ereksi.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan hal itu.

5. Buah-buahan

Beberapa jenis buah mungkin menjadi bisa menjadi makanan yang harus dihindari sebelum bercinta. Ini karena buah-buahan dapat membuat Anda kembuh, begah, hingga sakit perut.

Tak hanya itu, beberapa jenis buah juga mengandung air dan serat yang tinggi, sehingga mungkin bisa membuat Anda bolak-balik ke kamar mandi

Oleh karena itu, tunggulah satu hingga dua jam sebelum memutuskan untuk berhubungan intim supaya sesi bercinta Anda dan pasangan tak terganggu.

seks anal

6. Makanan kaleng

Makanan kaleng juga harus dihindari sebelum Anda dan pasangan bercinta. Ini karena kandungan bisphenol-A (BPA) yang terdapat pada wadah kaleng.

Kandungan tersebut bisa ikut masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan pengaruh negatif terhadap dorongan seksual Anda.

Penelitian yang dipublikasikan di National Library of Medicine menyatakan bahwa pria yang terpapar BPA dalam kehidupan sehari-hari cenderung mengalami disfungsi seksual.

7. Permen mint

Ingin menyegarkan napas sebelum memanjakan pasangan di tempat tidur? Cobalah untuk makan permen lemon atau minum teh hijau, jangan yang mengandung peppermint.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi peppermint dapat menurunkan kadar hormon testosteron yang penting untuk fungsi seksual.

Meskipun begitu, masih diperlukan studi lanjutan tentang hubungan antara peppermint dengan penurunan fungsi seksual pada manusia.

orgasme

8. Daging merah

Daging merah memang mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan. Namun, daging merah juga memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi.

Itu sebabnya daging merah termasuk dalam daftar makanan yang harus dihindari sebelum sesi bercinta dimulai.

Lemak jenis dalam daging merah dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, sehingga menghambat sirkulasi dalam darah.

Sirkulasi darah yang tidak lancar bisa menurunkan gairah seksual, baik pada pria maupun wanita. Tingginya kolesterol juga dapat meningkatkan risiko disfungsi ereksi pada pria.

9. Kedelai

Olahan makanan dan minuman yang terbuat dari kedelai seperti tahu, tempe, dan susu kedelai disebut bisa menurunkan gairah bercinta.

Ini karena kedelai disebut mampu menurunkan kadar testosteron pada pria. Kurangnya hormon testosteron dapat membuat Anda susah menikmati seks bersama pasangan.

Namun, penelitian terkini justru memperlihatkan hasil sebaliknya.

Penelitian yang dipublikasikan di Reproductive Toxicology menyatakan bahwa konsumsi kedelai tidak memengaruhi kadar hormon testosteron maupun estrogen pada pria.

Makanan dan minuman yang harus dihindari sebelum bercinta memang beragam. Namun, reaksi cepat dari konsumsi makanan dan minuman di atas mungkin berbeda antara satu orang dengan orang lainnya.

Hubungi dokter atau ahli kesehatan untuk mendapatkan saran terbaik terkait kehidupan seksual Anda bersama pasangan.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Fajarina Nurin · Tanggal diperbarui 14/06/2021

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan