home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Interseks, Bayi Terlahir dengan Dua Alat Kelamin yang Berbeda Jenis

Apa itu interseks?|Apakah interseks sama dengan transgender?|Seberapa umum kondisi interseks?|Penyebab bayi lahir dengan kondisi interseks|Bagaimana menentukan jenis kelamin pada bayi interseks?|Bagaimana mengatasi interseks?|Membesarkan anak interseks di masyarakat
Interseks, Bayi Terlahir dengan Dua Alat Kelamin yang Berbeda Jenis

Apa itu interseks?

Interseks adalah kondisi di mana seseorang bayi memiliki dua alat kelamin yang berbeda jenis. Atau ia lahir dengan alat kelamin yang tidak dapat diidentifikasi karena bentuknya yang “ambigu”.

vitamin k untuk bayi baru lahir

Misalnya bayi perempuan tapi dianggap laki-laki karena memiliki ukuran klitoris yang besar menyerupai penis atau tidak memiliki bukaan vagina. Bisa pula sebaliknya, bayi laki-laki tapi dianggap perempuan karena memiliki penis kecil atau buah zakar yang terbagi dua hingga menyerupai bibir vagina (labia).

Dulu, interseks dikenal dengan nama hermaprodit. Namun, melansir Intersex Society of North America (ISNA), istilah ini kemudian diganti karena dianggap tidak tepat.

Pasalnya, hermaprodit adalah istilah yang ditujukan kepada seseorang yang wanita tulen dan laki-laki tulen sekaligus. Padahal secara fisiologis, kondisi ini tidak mungkin terjadi. Pasalnya, setiap orang hanya memiliki satu jenis kelamin yang dominan.

Apakah interseks sama dengan transgender?

Perlu Anda pahami bahwa interseks berbeda dengan transgender. Interseks adalah kondisi biologis di mana seorang anak sulit ditentukan jenis kelaminnya karena gangguan hormonal dan penampilan jenis kelamin yang ambigu.

Sementara transgender adalah kondisi saat seseorang mengganti jenis kelaminnya karena persepsi dan orientasi seksual, bukan karena faktor medis.

Meski begitu, anak yang terlahir sebagai interseks bisa saja menjadi transgender di kemudian hari karena mengubah jenis kelamin. Perubahan ini dilakukan jika perkembangan fisik dan hormonalnya berbeda dari gender yang ditentukan saat lahir.

Sebagai contoh, seorang anak dinyatakan perempuan saat ia lahir. Namun, seiring perkembangan usia, tanda-tanda keperempuanannya belum juga nampak. Misalnya tidak mengalami menstruasi dan buah dada tidak tumbuh. Begitupun sebaliknya.

Seberapa umum kondisi interseks?

Melansir Intersex Society of North America (ISNA), para ahli di bidang kesehatan menemukan bahwa bayi yang lahir dengan kondisi interseks adalah sekitar 1 dari 1500 atau 2000 kelahiran. Meski begitu, bayi yang mengalami kelainan bentuk jenis kelamin mungkin lebih banyak dari jumlah tersebut.

inversio uteri

Sayangnya, kondisi interseks tak selalu disadari pada saat lahir. Pasalnya, kebanyakan orang tua tidak melakukan pemeriksaan jenis kelamin pada bayi secara tepat, hanya berdasarkan tampilan fisiknya saja.

Akibatnya banyak orang tua yang keliru menetapkan jenis kelamin pada anak interseks. Bahkan kekeliruan ini bisa berlanjut hingga anak memasuki usia puber atau saat dewasa ketika ia menyadari dirinya mandul.

Beberapa orang bisa hidup dengan anatomi tubuh intersex tanpa diketahui oleh siapapun, termasuk dirinya sendiri. Pada sejumlah kasus, kondisi interseks baru diketahui saat autopsi kematian.

Penyebab bayi lahir dengan kondisi interseks

Mengapa seorang bayi bisa memiliki dua alat kelamin yang berbeda? Kondisi ini biasanya terjadi secara acak dan tanpa alasan yang jelas. Namun, terdapat beberapa hal mungkin menyebabkannya.

1. Hiperplasia adrenal kongenital (CAH)

Penyebab interseks yang paling umum adalah hiperplasia adrenal kongenital. Sebuah kondisi yang membuat kelenjar adrenal janin mengalami over-produksi. Akibatnya, bayi lahir dengan dua alat kelamin yang ambigu.

2. Sindrom insensitivitas androgen

Sindrom insensitivitas androgen atau androgen insensitivity syndrome (AIS) merupakan kelainan genetika yang diturunkan melalui jalur wanita.

Pada sindrom ini, seorang anak perempuan memiliki kromosom XY, yaitu kromosom laki-laki. Namun, tubuhnya tidak merespon terhadap testosteron (hormon laki-laki). Ini menyebabkan organ reproduksi laki-lakinya tidak berkembang, seperti penis yang tidak membesar dan testis yang tidak turun.

3. Sindrom Klinefelter

Normalnya, perempuan normal memiliki pola kromosom 46, XX. Sementara laki-laki memiliki pola kromosom 46, XY. Namun pada sindrom Klinefelter, anak memiliki pola 47, XXY.

Adanya kelebihan kromosom X ini mengganggu perkembangan seksual janin sejak dalam kandungan hingga pubertas. Kondisi inilah yang menyebabkan anak terlahir sebagai interseks.

Sindrom Klinefelter terjadi pada anak laki-laki dengan gejala-gejala berikut:

  • memiliki penis yang berukuran sangat kecil,
  • tidak memproduksi sperma atau memproduksinya dalam jumlah yang sedikit,
  • berkurangnya massa otot,
  • wajahnya tidak ditumbuhi kumis atau janggut, dan
  • mengalami pembesaran buah dada (ginekomastia)

4. Kromosom mosaik

Di dalam kandungan, setiap janin berkembang mengikuti jalur kromosom yang dipengaruhi oleh hormon. Bayi laki-laki akan memiliki 46 kromosom XY sedangkan bayi perempuan memiliki 46 kromosom XX.

Namun, pada kondisi kromosom mosaik, beberapa pasang kromosom memiliki bentuk yang acak. Beberapa sel memiliki kromosom XX dan yang lainnya memiliki XY.

Gangguan ini tidak menyebabkan adanya perbedaan pada alat reproduksi, tetapi mungkin ada masalah dengan tingkat hormon seks dan perkembangan seksual secara keseluruhan.

Bagaimana menentukan jenis kelamin pada bayi interseks?

ISNA menyarankan bahwa orang tua sebaiknya tidak terburu-buru menentukan jenis kelamin pada bayi interseks. Penentuan gender sebaiknya tidak dilakukan sampai anak cukup dewasa untuk membuat keputusan dan bertanggung jawab untuk dirinya sendiri.

Jika kondisi kesehatan secara umum tidak terganggu, maka sebaiknya Anda menunggu sambil mengamati perkembangan fisik dan hormonal si kecil yang lebih dominan. Apakah mengarah ke gender laki-laki ataukah perempuan.

Biasanya di usia pubertas, perubahan hormonal mulai kentara. Pada masa ini, orang tua dapat melakukan pemeriksaan medis untuk menentukan jenis gender yang tepat.

Selain itu, Anda sebaiknya membuka ruang diskusi dengan anak untuk menentukan jenis gender yang lebih sesuai dengan jati dirinya. Ini untuk mencegah depresi dan gangguan psikologis pada anak.

Bagaimana mengatasi interseks?

Sebenarnya tidak ada cara untuk mengobati interseks. Hal yang bisa dilakukan adalah memperbaiki kondisi fisiknya agar mendekati normal.

Di masa lalu, melakukan operasi ganti kelamin secepat mungkin dianggap sebagai solusi terbaik untuk mengatasi kondisi bayi yang memiliki dua kelamin. Biasanya, prosedur bedah ini didasari oleh penampilan luar alat kelamin, bukan dari pola kromosom pada tubuh anak.

Pada banyak kasus di masa lalu, dokter pada umumnya akan mengangkat jaringan testis dan organ kemaluan laki-laki pada anak. Pasalnya, ini dianggap lebih mudah daripada harus membentuk penis dan testis yang berfungsi.

Namun, seiring perkembangan zaman, operasi ganti kelamin kini lebih ditujukan ke perkembangan gender yang lebih dominan.

Misalnya, anak yang memiliki rahim tetapi tidak memiliki lubang vagina, maka perlu dilakukan operasi untuk membuat lubang agar darah haid keluar dan ia menjadi seorang perempuan.

Begitupun pada anak laki-laki yang memiliki penis kecil, dilakukan upaya untuk menumbuhkan penis, misalnya dengan menyuntikkan hormon testosteron.

Selain mempertimbangkan bentuk kelamin agar normal, tindakan medis juga diperlukan untuk mengatasi masalah kesuburan. Harapannya, di saat dewasa anak interseks juga bisa berketurunan.

Membesarkan anak interseks di masyarakat

Anak interseks cenderung sulit diterima di tengah masyarakat. Ia biasanya menerima perlakuan yang tidak menyenangkan, seperti perundungan dan stigma sosial yang buruk.

Selain itu, kondisi ini juga belum didukung sepenuhnya oleh aturan pemerintah. Hingga saat ini, pemerintah masih mewajibkan setiap anak untuk ditentukan jenis kelaminnya sejak lahir. Identitas ini pun langsung dicantumkan pada akta lahir dan berbagai berkas lainnya.

Biasanya, keluarga akan malu jika memiliki anak interseks. Akibatnya, mereka tidak melakukan konsultasi medis dan cenderung menutupinya. Padahal, orang tua seharusnya menjadi pihak pertama yang menerima kondisi anak sepenuhnya.

Pandangan masyarakat Indonesia terhadap anak interseks perlu diubah. Carissa Adelia Novinna dalam jurnal Kata Kita mengemukakan bahwa film dan media hiburan lainnya bisa menjadi sarana untuk membuka wawasan masyarakat terhadap kondisi ini.

Selain itu, munculnya orang-orang dengan kondisi interseks seperti Aprilia Manganang, mantan pemain voli dari timnas Indonesia, diharapkan dapat meluruskan persepsi terhadap anak interseks di tengah masyarakat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Ambiguous genitalia – Symptoms and causes. (2018). Retrieved 7 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ambiguous-genitalia/symptoms-causes/syc-20369273

Differences in sex development. (2020). Retrieved 7 June 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/differences-in-sex-development/

What is intersex? | Intersex Society of North America. (2008). Retrieved 7 June 2021, from https://isna.org/faq/what_is_intersex/

Tips for Parents | Intersex Society of North America. (2004). Retrieved 7 June 2021, from https://isna.org/articles/tips_for_parents/

DSD Guidelines. Retrieved 7 June 2021, from https://dsdguidelines.org/

Klinefelter syndrome | Genetic and Rare Diseases Information Center (GARD) – an NCATS Program. Retrieved 7 June 2021, from https://rarediseases.info.nih.gov/diseases/8705/klinefelter-syndrome

Conditions, G. 47,XYY syndrome: MedlinePlus Genetics. Retrieved 7 June 2021, from https://medlineplus.gov/genetics/condition/47xyy-syndrome/#diagnosis

Novinna, C. (2021). The Other: Exploring the Life of An Intersex Individual in A Stigmatizing and Discriminating Society. Retrieved 7 June 2021, from http://katakita.petra.ac.id/index.php/sastra-inggris/article/view/11022

Bennett, L., & Davies, S. Sex and sexualities in contemporary Indonesia.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani Diperbarui 21/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x