home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Pilihan Cara untuk Meningkatkan Gairah Seksual pada Wanita Sesuai Medis

Pilihan Cara untuk Meningkatkan Gairah Seksual pada Wanita Sesuai Medis

Tahukah Anda bahwa meningkatkan gairah seksual wanita dapat dilakukan dengan beragam cara medis? Ya, selain melakukan variasi gaya seks dengan pasangan, beberapa obat-obatan dan terapi medis juga bisa membantu Anda. Lebih lengkap, simak penjelasannya berikut ini.

Bagaimana cara meningkatkan gairah seksual wanita?

Libido atau gairah seksual rendah pada wanita merupakan hal yang umum terjadi. Selain libido yang rendah, wanita juga lebih sering mengalami kesulitan untuk orgasme.

Sekitar 40% wanita akan mengalami penurunan libido dalam hidupnya. Namun, janganlah khawatir, karena masalah libido rendah dapat diatasi.

Langkah pertama untuk mengatasi hal tersebut adalah berkonsultasi kepada dokter atau konselor. Ahli kesehatan kemudian akan memberikan solusi tepat untuk Anda.

Berikut ini adalah cara yang mungkin direkomendasikan dokter untuk menambah gairah seksual wanita.

Obat-obatan

obat BAB berdarah

Dokter mungkin akan meninjau obat-obatan yang sudah minum selama ini. Hal itu dilakukan untuk melihat apakah salah satu dari obat tersebut memberikan efek samping seksual.

Beberapa obat yang mungkin memengaruhi gairah seksual pada wanita adalah antidepresan, seperti paroxetine (Paxil) dan fluoxetine (Prozac, Sarafem).

Dalam kasus demikian, dokter mungkin akan menggantikan obat Anda dengan jenis antidepresan yang lain, seperti bupropion.

Obat tersebut juga dapat meningkatkan gairah seks dan terkadang diresepkan untuk wanita dengan gangguan libido.

Selain itu, dokter mungkin juga akan meresepkan obat lainnya sebagai cara meningkatkan gairah seksual wanita. Obat-obatan tersebut dijelaskan dalam ulasan di bawah ini.

Flibanserin (Addyi)

Situs Cleveland Clinic menyebutkan bahwa obat dari resep dokter ini tersedia untuk meningkatkan gairah seksual pada wanita sejak tahun 2015.

Flibanserin dapat Anda minum satu kali sehari sebelum tidur. Minum obat tersebut dapat menaikkan gairah seksual wanita setelah dua bulan pemakaian.

Efek samping yang dapat ditimbulkan dari konsumsi obat ini di antaranya adalah:

  • tekanan darah rendah,
  • pusing,
  • mual, dan
  • muntah.

Hindari minum obat-obatan ini bersamaan dengan konsumsi alkohol dan obat yang umum digunakan untuk mengatasi infeksi jamur pada vagina (fluconazole).

Pasalnya, kedua hal tersebut dapat membuat efek samping yang telah disebutkan di atas semakin parah.

Obat penyubur kandungan

Bremelanotide

Obat ini diperuntukan sebagai cara meningkatkan gairah seksual wanita sejak tahun 2019.

Bremelanotide diberikan pada wanita dengan suntikan di bawah kulit, paling tidak 45 menit sebelum melakukan hubungan seksual.

Seperti halnya obat-obatan lain, bremelanotide juga dapat menyebabkan efek samping.

Beberapa wanita mungkin akan mengalami mual pada suntikan pertama dan akan membaik saat mendapatkan suntikan kedua.

Efek samping obat bremelanotide lainnya mungkin termasuk:

  • muntah,
  • kemerahan,
  • sakit kepala, dan
  • reaksi kulit di tempat penyuntikan.

Untuk menghindari efek samping yang tidak nyaman tersebut, Anda disarankan minum obat sebelum tidur dan menunda segala aktivitas di pagi hari.

Efek obat ini dapat bertahan hingga 16 jam sehingga Anda mungkin akan tidur dengan perasaan tidak nyaman dan dapat menikmati khasiatnya ketika bangun.

Perlu diingat bahwa obat-obatan di atas hanya boleh dikonsumsi oleh wanita yang belum mengalami menopause.

Terapi hormon

hormon yang membuat sistem pencernaan bahagia

Salah satu tanda sindrom genitourinari menopause atau genitourinary syndrome of menopause (GSM) berupa kekeringan atau penyusutan vagina mungkin membuat seks tidak nyaman.

Akhirnya, gairah seksual Anda jadi menurun.

Obat hormon tertentu bertujuan untuk meredakan gejala GSM dan membantu membuat hubungan seks terasa lebih nyaman.

Hubungan seks yang terasa nyaman bisa menjadi cara untuk meningkatkan gairah seksual pada wanita.

Dikutip dari Mayo Clinic, berikut ini adalah macam-macam terapi hormon yang mungkin disarankan dokter.

1. Estrogen

Estrogen tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk pil, patch, semprotan, dan gel. Dosis yang lebih kecil tersedia pada estrogen berbentuk gel.

Saat sesi konsultasi, Dokter akan membantu Anda memahami risiko dan manfaat dari setiap bentuk estrogen.

Meskipun begitu, terapi hormon estrogen tidak akan meningkatkan fungsi seksual terkait dengan gangguan hasrat seksual hipoaktif, kondisi ketika wanita memiliki hasrat seks sangat rendah atau tidak ada sama sekali.

2. Testosteron

Hormon pria ini memainkan peran penting dalam fungsi seksual wanita, meski jumlahnya mungkin jauh lebih rendah pada wanita.

Terapi hormon ini belum disetujui untuk mengatasi disfungsi seksual pada wanita, tetapi terkadang diresepkan sebagai cara untuk meningkatkan gairah seksual wanita atau istri.

Penggunaan testosteron pada wanita memang masih kontroversial. Konsumsi hormon ini dapat menyebabkan efek samping berupa:

  • jerawat,
  • rambut tubuh berlebih, dan
  • perubahan suasana hati atau kepribadian.

3. Prasterone

Selama proses terapi ini, hormone dehydroepiandrosterone (DHEA) disisipkan secara langsung ke vagina untuk membantu meringankan rasa sakit saat berhubungan seks.

Anda dapat menggunakan obat ini setiap malam untuk meringankan gejala vagina kering yang sedang hingga parah terkait GSM.

4. Ospemifene

Jika dikonsumsi secara teratur, obat dalam bentuk pil ini dapat membantu mengatasi gejala sakit saat berhubungan intim pada wanita dengan GSM.

Ini dapat menjadi cara meningkatkan gairah seks wanita karena hubungan seksual yang nyaman dapat secara otomatis mengatasi kurangnya libido.

Meskipun begitu, obat ini tidak direkomendasikan untuk wanita yang mengidap kanker payudara atau memiliki risiko tinggi mengalami kanker payudara.

Gairah seksual yang rendah mungkin mengganggu kehidupan seksual Anda dan pasangan.

Oleh karena itu, segera mintalah bantuan pada dokter atau ahli kesehatan untuk mendapatkan saran dan solusi yang sesuai dengan kondisi Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Let’s talk low libido. (2020). Retrieved 8 June 2021, from https://www.mayoclinichealthsystem.org/hometown-health/speaking-of-health/lets-talk-low-libido

Low sex drive in women – Symptoms and causes. (2021). Retrieved 8 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/low-sex-drive-in-women/symptoms-causes/syc-20374554?_ga=2.235405185.1690477586.1623122872-2047645695.1623122872

Low Sex Drive — Could It Be a Sign of Depression?. (2021). Retrieved 8 June 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/low-sex-drive-could-it-be-a-sign-of-depression

What Help Is Available for Low Sex Drive in Women?. (2020). Retrieved 8 June 2021, from https://health.clevelandclinic.org/what-help-is-available-for-low-sex-drive-in-women/

Loss of female libido. (2021). Retrieved 8 June 2021, from https://www.healthdirect.gov.au/loss-of-female-libido

A new drug for low sexual desire in women: Bremelanotide – Harvard Health. (2019). Retrieved 8 June 2021, from https://www.health.harvard.edu/blog/a-new-drug-for-low-sexual-desire-in-women-bremelanotide-2019090517657

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fajarina Nurin Diperbarui 6 hari lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x