Berbagai Langkah Pencegahan Supaya Terhindar dari Gonore

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Pencegahan gonore atau kencing nanah dapat dilakukan dengan cara-cara sederhana, termasuk setia dengan satu pasangan seksual Anda. Pencegahan penyakit ini penting dilakukan untuk menghindari gejala dan penyebab infeksi yang akan mengganggu kesehatan Anda secara keseluruhan. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. 

Apa saja langkah pencegahan penyakit gonore?

Sebelum membahas tentang pencegahan gonore, Anda perlu mengetahui apa itu penyakit gonore. Gonore atau kencing nanah adalah salah satu jenis infeksi bakteri menular yang umumnya menyerang saluran kencing, rektum, dan tenggorokan. Pada wanita, gonore juga bisa menginfeksi rahim dan sistem reproduksi.

Penularan gonore umumnya terjadi lewat seks. Pasalnya, bakteri penyebab gonore hidup dalam organ reproduksi, rektum (dubur), mulut, serta tenggorokan. Berhubungan seks atau bahkan sekadar berciuman dengan orang yang sudah terinfeksi gonore sudah bisa membuat Anda tertular.

Penyakit ini bisa Anda hindari dengan melakukan langkah pencegahan gonore berikut ini:

1. Menggunakan kondom saat berhubungan seksual

hamil meski sudah pakai kondom

Menghindari berhubungan seksual merupakan cara paling efektif dalam mencegah gonore. Namun, jika Anda tetap memilih berhubungan seksual dan ingin menghindari gonore, pastikan gunakan kondom. 

Dikutip dari pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat, CDC, penggunaan kondom lateks pria dapat mengurangi penyakit menular seksual (termasuk gonore) dan penularan HIV (human immunodeficiency virus). Namun, kondom juga tidak dapat dianggap sebagai pelindung mutlak dari penyakit-penyakit menular seksual apapun. 

Kondom merupakan satu-satunya alat kontrasepsi yang dapat mengurangi risiko kehamilan, sekaligus mencegah penyakit menular seksual dan HIV. Penggunaan kondom lateks yang tepat dinyatakan dapat menjadi langkah pencegahan penyakit menular seksual yang ditularkan dari cairan genital, termasuk gonore. 

2. Berhubungan seksual hanya dengan satu pasangan

posisi bercinta

Pencegahan gonore selanjutnya adalah dengan berkomitmen untuk berhubungan seksual hanya dengan satu pasangan. Ini disebut juga dengan monogami. 

CDC mengartikan monogami sebagai kesepakatan antara Anda dan pasangan untuk aktif secara seksual hanya dengan satu sama lain. Berada dalam hubungan monogami timbal balik jangka panjang dengan pasangan yang tidak terinfeksi gonore merupakan salah satu cara pencegahan paling efektif. 

Dalam melakukan langkah pencegahan gonore ini, Anda harus yakin bahwa baik diri Anda maupun pasangan tidak terinfeksi bakteri penyebab gonore (Neisseria gonorrhoeae). Oleh karena itu, penting untuk melakukan diskusi terbuka tentang hal ini dengan pasangan Anda. 

3. Jangan berhubungan seksual dengan orang yang terinfeksi

menghadapi pelaku pelecehan seksual

Gonore mudah menular melalui cairan di area genital. Ini sebabnya penyakit kencing nanah sangat mudah menyebar melalui aktivitas seksual, baik vaginal, anal, maupun oral. 

Atas alasan tersebut, Anda disarankan tidak melakukan hubungan seksual dengan orang yang telah terinfeksi gonore. Jika pasangan Anda mengalami gejala-gejala gonore yang tampak dengan jelas, sebaiknya urungkan niat berhubungan seksual dengannya. 

Berhubungan seksual dengan orang yang terinfeksi dapat meningkatkan risiko Anda terkena gonore. Aktivitas ini juga meningkatkan risiko Anda menularkan penyakit kencing nanah ke orang lain. 

4. Lakukan pemeriksaan rutin

tes urine

Dikutip dari Mayo Clinic, pemeriksaan rutin untuk penyakit menular seksual dianjurkan bagi Anda yang aktif secara seksual dan memiliki lebih dari satu pasangan seksual. Hal ini penting karena terdapat banyak orang yang tidak menyadari dirinya terinfeksi penyakit menular seksual karena tidak mengalami gejala. 

Pemeriksaan rutin sebagai langkah pencegahan penyakit gonore sebaiknya dilakukan satu tahun sekali jika Anda:

  • Perempuan berusia di bawah 25 tahun dan aktif secara seksual 
  • Perempuan berusia di atas 25 tahun dan memiliki risiko mengalami gonore (seperti melakukan hubungan seksual dengan pasangan baru atau lebih dari satu pasangan)
  • Mengidap HIV
  • Dipaksa melakukan hubungan seksual dengan orang lain

Dokter akan melakukan pemeriksaan gonore dengan pemeriksaan di bawah ini:

  • Tes urine
  • Swab dengan sampel dari tenggorokan dan/atau rektum
  • Swab cairan di dalam penis atau vagina yang diambil melalui saluran kencing pria atau leher rahim perempuan. 

Sampel tersebut kemudian akan diperiksa di laboratorium untuk dianalisis. Pemeriksaan rutin ini penting untuk mendeteksi penyakit yang tidak memunculkan gejala.  

5. Berkumur dengan cairan antiseptik setelah berhubungan seksual

pakai obat kumur

Selain langkah-langkah pencegahan gonore yang telah disebutkan di atas, penemuan terbaru menunjukkan cara pencegahan lainnya. Cairan antiseptik yang dijual bebas di pasaran disebut dapat menurunkan risiko gonore jika digunakan setelah berhubungan seksual. 

Pada akhir tahun 2016 lalu, para pakar melakukan uji laboratorium terhadap berbagai cairan pembersih mulut yang dijual di toko-toko. Dari uji klinis yang dimuat dalam jurnal Sexually Transmitted Infections, disimpulkan bahwa berkumur dengan cairan pembersih mulut setelah berhubungan seks dengan orang yang sudah terinfeksi gonore bisa mengurangi risiko tertular infeksi bakteri tersebut.

Melalui serangkaian pemeriksaan menyeluruh di laboratorium, diketahui bahwa kandungan aktif dalam cairan pembersih mulut seperti alkohol mampu membunuh sebagian besar bakteri penyebab gonore yang ada di mulut dan tenggorokan. 

manfaat obat kumur

Berdasarkan pengamatan terhadap para peserta penelitian, kemungkinan tertular gonore bisa jadi 80% lebih kecil jika setelah seks Anda berkumur dengan cairan pembersih mulut. Namun, berkumur saja tentu tidak bisa menjamin Anda tak akan tertular penyakit kencing nanah ini.

Lakukan langkah-langkah berkumur di bawah ini sebagai langkah pencegahan gonore:

  • Setelah Anda selesai berciuman atau melakukan seks oral, segera bersihkan mulut dan tenggorokan dengan cairan pembersih mulut.
  • Kumur secara menyeluruh selama paling sebentar satu menit. Pastikan seluruh sudut mulut sudah terbasuh, termasuk tenggorokan Anda. Namun, jangan menelan cairan pembersih mulut Anda. Cukup kumur sambil menengadah, sampai wajah Anda menatap langit-langit ruangan.
  • Buang cairan pembersih mulut dan kumur lagi dengan air biasa. 

Penyebaran gonore memang sangat mudah terjadi. Namun, langkah-langkah pencegahan di atas dapat Anda lakukan demi menghindari penyakit tersebut.

Jangan ragu untuk menghubungi dokter jika mengalami gejala-gejala mengkhawatirkan. Pengobatan gonore yang tepat dapat mengatasi gejala yang mengganggu Anda. 

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Kalau muncul migrain atau sakit kepala setelah keramas, Anda mungkin bertanya-tanya apa artinya. Nah, ini dia berbagai penyebabnya. Simak baik-baik, ya!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

4 Hal yang Harus Langsung Dilakukan Wanita Setelah Seks

Tiap wanita mungkin punya kebiasaan yang berbeda. Namun, ada empat hal yang wajib wanita lakukan setelah seks, demi kesehatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Seksual, Tips Seks 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
gatal di selangkangan

8 Penyebab Gatal di Selangkangan dan Cara Ampuh Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit