backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan
Konten

Cryotherapy, Terapi Dingin untuk Atasi Nyeri Kronis hingga Kanker

Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H. · General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 26/02/2024

Cryotherapy, Terapi Dingin untuk Atasi Nyeri Kronis hingga Kanker

Cryotherapy merupakan salah satu metode pengobatan yang memanfaatkan paparan suhu dingin ekstrem pada tubuh. Sebelum Anda menjalani prosedur ini, ada baiknya untuk mengetahui manfaat dan risiko efek samping yang dapat terjadi.

Apa itu cryotherapy?

Cryotherapy atau krioterapi adalah istilah umum untuk metode pengobatan yang menggunakan paparan suhu sangat rendah pada tubuh. Prosedur ini juga disebut terapi dingin.

advertisement iconIklan

Prosedur ini memiliki potensi manfaat dalam membantu pemulihan cedera, perawatan estetika, dan tujuan medis, seperti mengatasi masalah kulit dan kanker.

Terapi dingin menggunakan alat yang akan mengeluarkan udara bersuhu rendah, yaitu sekitar -93 hingga -148 derajat Celsius (℃).

Untuk menargetkan bagian tubuh tertentu, perawatan ini bisa dilakukan dengan beberapa cara, seperti dengan kantong es, pijat es, serta semprotan cairan dan gas pendingin.

Meski prosedur ini bermanfaat, penting juga memahami dan mewaspadai potensi efek samping dari paparan suhu dingin, seperti iritasi kulit hingga hipotermia.

Macam-macam cryotherapy

cryosurgery

Penggunaan suhu dingin ekstrem pada cryotherapy dapat digunakan untuk berbagai keperluan dalam bentuk-bentuk seperti di bawah ini.

1. Cryosurgery

Cryosurgery adalah jenis krioterapi medis yang paling umum. Prosedur ini memanfaatkan suhu dingin yang berasal dari nitrogen cair atau gas argon.

Umumnya, cryosurgery digunakan untuk membekukan dan menghancurkan jaringan abnormal, seperti kutil dan flek hitam, yang bisa menyebabkan kanker kulit.

2. Cryoablation

Prosedur medis lainnya yang memanfaatkan suhu dingin yakni cryoablation. Jenis terapi dingin ini menggunakan cairan dingin untuk mematikan sel-sel kanker di dalam tubuh.

Umumnya, cryoablation bisa digunakan untuk mengobati tumor jinak atau kanker yang tumbuh pada tulang, hati, paru-paru, dan ginjal.

3. Whole body cryotherapy

Whole body cryotherapy (WBC) melibatkan paparan seluruh tubuh pada udara dingin di dalam ruangan tertutup yang dikenal sebagai cryochamber.

Beberapa ahli menyebutkan bahwa prosedur ini berperan dalam pengobatan penyakit rematik, nyeri otot, hingga migrain.

4. Localized cryotherapy

Terapi dingin juga bermanfaat dalam metode RICE untuk menyembuhkan cedera olahraga akut, seperti kram otot, keseleo, dan patah tulang.

Penggunaan kantong es, pijat es, atau semprotan dingin bisa membantu mengurangi rasa sakit dan meredakan peradangan pada bagian tubuh yang cedera.

Ragam manfaat kesehatan dari cryotherapy

ice pack kompres dingin

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa prosedur cryotherapy berpotensi memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh seperti berikut ini.

1. Mengurangi nyeri kronis

Efek mati rasa dari krioterapi mempunyai potensi manfaat untuk seseorang dengan nyeri kronis.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Pain and Therapy (2022) menyebutkan bahwa penggunaan kompres dingin efektif untuk mengatasi nyeri terkait rheumatoid arthritis.

Metode ini menjadi solusi yang paling berisiko rendah bila digabungkan dengan pengobatan lain, seperti konsumsi obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID).

2. Membantu pemulihan otot

Salah satu manfaat cryotherapy yang cukup populer adalah membantu pemulihan otot setelah berolahraga, terutama latihan dengan intensitas tinggi.

Studi yang melibatkan 12 pelari jarak menengah dan jauh dari Beijing Sport University menguji manfaat dari prosedur whole body cryotherapy (WBC) setelah berolahraga.

advertisement iconIklan

Diketahui, WBC mampu mengurangi kerusakan dan peradangan otot. Prosedur ini juga dapat meningkatkan kualitas tidur sehingga mendukung pemulihan pascaolahraga.

Berapa lama durasi prosedur yang aman?

Prosedur whole body cryotherapy menempatkan Anda pada ruangan bersuhu -93 hingga -148 derajat Celsius (℃). Menurut U.S. Food and Drug Administration, durasi yang dianjurkan untuk melakukan jenis krioterapi ini adalah dua hingga empat menit.

3. Meredakan gejala migrain

Localized cryotherapy dengan cara memberikan kompres dingin pada kedua sisi leher mampu mengurangi intensitas dan frekuensi serangan migrain. 

Kompres dingin membantu mengecilkan pembuluh arteri karotis pada leher dan menghambat pelepasan zat-zat yang memicu peradangan ke bagian kepala. 

Hasilnya, ini membantu mengurangi sensasi nyeri dan sakit kepala sebelah. Untuk mendapatkan efek ini, Anda cukup mengompres selama 10–15 menit dan ulangi setiap 15 menit.

4. Mengatasi masalah kulit tertentu

cryosurgery

Cryosurgery merupakan prosedur modern yang secara efektif mengobati lesi kulit, baik itu yang bersifat jinak maupun ganas, seperti kutil, tahi lalat, dan keratosis aktinik.

Prosedur ini dilakukan dengan menyemprotkan cairan atau mengoleskan bahan pembeku pada jaringan abnormal. Ini akan membekukan dan menghancurkan jaringan tersebut.

Kendati efektif, American Academy of Dermatology tidak merekomendasikan prosedur WBC untuk mengatasi jerawat, psoriasis, atau dermatitis atopik (eksim).

5. Menghilangkan tumor dan kanker dalam tubuh

Untuk mengangkat jaringan abnormal dalam tubuh, dokter bisa melakukan prosedur cryoablation.

Dalam prosedur ini, jarum tipis yang disebut cryoprobe akan dimasukkan ke dalam kulit sampai mengenai jaringan yang terdapat tumor atau kanker.

Setelah cryoprobe mencapai jaringan yang ditargetkan dengan bantuan MRI atau USG, bahan pembeku akan dialirkan melalui jarum sehingga jaringan akan membeku dan mati.

Efek samping melakukan cryotherapy

advertisement iconIklan

Krioterapi aman bila dilakukan di bawah pengawasan ahli. Meski begitu, tetap saja prosedur ini memiliki efek samping, seperti mati rasa, kesemutan, kemerahan, dan iritasi kulit.

Efek samping tersebut umumnya berlangsung sementara dan hilang seiring berjalannya waktu.

Dalam kasus yang lebih langka, terapi dingin bisa menimbulkan komplikasi berbahaya, seperti penurunan suhu tubuh (hipotermia) hingga radang dingin (frostbite).

Cryotherapy juga tidak disarankan untuk pengidap diabetes, hipertensi yang parah, gangguan saraf, serta anak-anak dan wanita hamil.

Pastikan Anda melakukan prosedur ini bersama dokter atau petugas kesehatan bersertifikat. Ikutilah setiap instruksi yang diberikan, termasuk perlengkapan dan durasi terapi yang aman.

Kesimpulan

  • Cryotherapy adalah beberapa metode pengobatan yang menggunakan paparan suhu sangat rendah pada tubuh.
  • Terapi dingin terdiri dari sejumlah metode, seperti cryosurgery, cryoablation, whole body cryotherapy, dan localized cryotherapy.
  • Prosedur medis ini berpotensi membantu pemulihan cedera, meredakan nyeri kronis, mengatasi migrain, dan membunuh sel-sel kanker.
  • Hanya lakukan prosedur ini dengan dokter atau tenaga kesehatan bersertifikat untuk mencegah efek samping seperti iritasi kulit, hipotermia, hingga frostbite.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Apakah artikel ini membantu?

Ditinjau secara medis oleh

dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 26/02/2024

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan