Frostbite (Radang Dingin)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu frostbite (radang dingin)?

Frostbite adalah kondisi di mana jaringan tubuh membeku dan rusak oleh paparan suhu rendah. Frostbite adalah kondisi yang sering disebut juga sebagai radang dingin dan umumnya terjadi pada tangan, kaki, hidung, dan telinga.

Frostbite bisa menjadi luka yang sangat serius. Penyakit ini dapat memakan waktu beberapa minggu untuk pulih. Pasien dapat kehilangan kulit, jari, dan kaki serta cacat dan berubah warna pada kulit. Frostbite bisa berkembang menjadi hipotermia.

Seberapa umumkah frostbite (radang dingin)?

Frostbite adalah kondisi yang bisa dialami siapapun. Namun, usia anak-anak dan orang lanjut usia, berisiko lebih tinggi terkena radang dingin daripada orang dewasa. Tubuh masing­-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda­-tanda dan gejala frostbite (radang dingin)?

Frostbite adalah kondisi yang paling sering terjadi pada jari, jari kaki, hidung, telinga, pipi, dan dagu. Tanda-tanda dan gejala frostbite adalah seperti kulit dingin, terasa seperti menusuk-nusuk, sensasi kesemutan, mati rasa dan, kulit kemerahan. 

Jika terdeteksi dan diobati dalam waktu dalam periode munculnya gejala ini, pasien hanya akan mengalami sedikit pembengkakan dan pengelupasan.

Tahap kedua dari kondisi radang dingin ini bisa berwujud kulit menjadi pucat dan mulai memutih atau berwarna cerah. Permukaan kulit Anda mungkin tampak berbintik-bintik, biru, atau ungu. 

Pasien dapat merasakan sensasi menyengat, terbakar, dan pembengkakan. Ketika kulit mengalami frostbite, dapat muncul lecet dan jaringan mati yang berwarna hitam, biru atau abu-abu gelap. 

Pada tahap akhir, frostbite adalah kondisi yang memengaruhi semua lapisan kulit, termasuk jaringan di bawahnya. Pasien akan merasa mati rasa, kehilangan semua rasa dingin, rasa sakit, atau ketidaknyamanan di daerah yang terkena.

Sendi atau tubuh tidak aktif lagi. Ketika kulit terkena frostbite dingin, muncul lepuhan yang besar setelah 24-48 jam. Kemudian daerah tersebut akan berubah menjadi hitam dan keras seperti jaringan mati.

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda perlu menghubungi dokter untuk memeriksa tanda-tanda dan gejala radang dingin seperti yang telah dijelaskan di atas. Anda juga bisa  memeriksa munculnya gejala lainnya seperti kulit pucat, mati rasa, bengkak, kemerahan, nyeri yang tajam. 

Anda harus mencari bantuan medis darurat jika Anda merasa memiliki hipotermia, hal ini adalah kondisi di mana tubuh kehilangan panas lebih cepat secara tiba-tiba. Tubuh masing­-masing orang berbeda.

Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab frostbite (radang dingin)?

Penyebab radang dingin yang paling umum adalah paparan kondisi cuaca dingin, karena kontak langsung dengan es, logam dingin, atau cairan yang sangat dingin. 

Dikutip dari Mayo Clinic, penyebab tertentu yang menyebabkan frostbite adalah:

  • Memakai pakaian yang tidak sesuai untuk udara dingin, tidak melindungi tubuh untuk melawan dingin, angin atau air.
  • Terpapar angin dingin dan kuat terlalu lama. Risiko luka karena frostbite akan naik ketika suhu udara turun di bawah -15ºC, bahkan walaupun angin tidak kuat.
  • Paparan bahan seperti es, bahan-bahan beku, atau logam beku.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk frostbite (radang dingin)?

Faktor-faktor tertentu yang meningkatkan risiko Anda mengalami frostbite adalah:

  • Minum minuman beralkohol
  • Kehilangan cairan
  • Penggunaan beta-blocker (obat-obatan untuk penyakit jantung)
  • Merokok;
  • Memiliki beberapa penyakit seperti diabetes, penyakit pembuluh darah perifer, neuropati perifer, dan sindrom Raynaud cenderung meningkatkan risiko frostbite.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk frostbite (radang dingin)?

Metode pengobatan frostbite terbaik adalah pencegahan. Kenakan pakaian yang sesuai dengan cuaca dan pastikan anak-anak mengenakan pakaian yang hangat di cuaca dingin.

Minumlah banyak cairan non-alkohol dan kafein. Batasi paparan terhadap udara dingin jika memungkinkan.

Jika frostbite terjadi, carilah perlindungan dan kehangatan segera. Rendam kulit yang dalam air hangat yang bersuhu 40°C. Jangan gunakan air panas karena air panas dapat membuat luka semakin parah.

Jika memungkinkan, hangatkan seluruh tubuh, minumlah banyak air dan angkatlah kulit yang terkena frostbite setelah dihangatkan.

Jika lecet terjadi, jangan rendam bagian tersebut. Gunakan kasa perban kering, bersihkan area yang mengalami pembengkakan dan hubungi bantuan gawat darurat 

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk frostbite (radang dingin)?

Dokter Anda akan mendiagnosis frostbite berdasarkan riwayat penggunaan obat dengan suhu pembekuan dan pemeriksaan gejala fisik pada kulit Anda.

Dokter Anda dapat melakukan tes seperti rontgen, scan tulang atau tes pencitraan, magnetic resonance imaging (MRI), untuk menentukan keparahan frostbite dan untuk memeriksa tulang atau otot yang belum terluka.

Dokter Anda mungkin menjalankan tes jika ia mencurigai Anda mengalami hipotermia, yang merupakan kondisi yang sering terjadi ketika mengalami frostbite.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi frostbite (radang dingin)?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi frostbite:

  • Batasi waktu Anda di luar ruangan dalam cuaca dingin, lembap, atau berangin. Perhatikan ramalan cuaca. Dalam cuaca yang sangat dingin dan berangin, kulit yang terpapar dapat mengembangkan radang dingin dalam hitungan menit. 
  • Kenakan beberapa lapis pakaian longgar dan hangat. Udara yang terjebak di antara lapisan-lapisan pakaian berperan sebagai penyekat terhadap hawa dingin. 
  • Kenakan topi atau ikat kepala yang dapat menutupi telinga Anda. Bahan wol tebal adalah salah satu perlindungan dingin yang terbaik. 
  • Kenakan kaus kaki dengan ukuran yang pas. Anda mungkin butuh menghangatkan tangan dan kaki. Pastikan penghangat kaki tidak membuat sepatu Anda terlalu ketat. 
  • Perhatikan tanda-tanda radang dingin. Tanda-tanda awal radang dingin termasuk kulit merah atau pucat, merasa seperti ditusuk-tusuk, dan mati rasa. Segera cari tempat perlindungan yang hangat.
  • Buat perencanaan untuk melindungi diri sendiri. Saat bepergian dalam cuaca dingin, persiapkan persediaan darurat dan pakaian hangat.
  • Jangan minum alkohol jika Anda berencana melakukan aktivitas di cuaca dingin. Minuman dingin dapat membuat tubuh Anda kehilangan kehangatan dengan cepat.
  • Makan makanan dengan gizi seimbang dan tetap terhidrasi. Anda dapat melakukan ini bahkan sebelum Anda keluar dalam cuaca dingin. 
  • Terus bergerak. Olahraga bisa membuat darah mengalir dan membuat Anda tetap hangat. 

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ketahui Alasan Lansia Tidak Perlu Lagi Minum Suplemen Vitamin D

Suplemen vitamin D dan kalsium mencegah pengeroposan tulang. Namun, mengapa para ahli menyebut tidak perlu lagi lansia minum suplemen D?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 29 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

6 Hal yang Perlu Dipersiapkan Lansia Sebelum Berenang Agar Tetap Aman

Berenang memberi manfaat untuk lansia, tapi persiapan sebelum berenang juga harus diperhatikan. Yuk, intip panduannya pada ulasan berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Lansia, Aktivitas Lansia 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Osteoporosis (Pengapuran Tulang)

Osteoporosis adala kondisi tulang mengalami pengeroposan secara berkelanjutan. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, dan pencegahannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Osteoporosis, Kesehatan Muskuloskeletal 23 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Stroke

Penyakit stroke adalah kondisi kronis. Terdapat dua jenis stroke yakni yang ringan dan hemoragik. Cari tahu obat, gejala, dan terapinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 22 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Direkomendasikan untuk Anda

lansia mulai ompong

Usia Berapa Gigi Lansia Akan Mulai Ompong?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
lansia mudah kedinginan

Penyebab Lansia Gampang Kedinginan, Plus Cara Mencegah dan Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
nafsu makan

Kenapa Orang Lanjut Usia Biasanya Tak Punya Nafsu Makan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Emboli paru (pulmonary embolism) adalah penyumbatan yang terjadi di salah satu arteri paru Anda. Pada banyak kasus, emboli paru disebabkan oleh gumpalan darah beku yang mengalir ke paru-paru dari kaki, atau yang lebih jarang dari bagian tubuh lain (trombosis vena dalam).

Emboli Paru

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit