4 Jenis Makanan yang Wajib Dikonsumsi Agar Cedera Cepat Sembuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda disarankan untuk mengistirahatkan tubuh dari aktivitas yang memberatkan selama masih dalam masa pemulihan cedera. Nah sembari beristirahat, ternyata ada beberapa makanan yang bisa Anda konsumsi agar cedera cepat sembuh. Tidak hanya itu, beberapa pilihan makanan di bawah ini juga membantu untuk meningkatkan stamina tubuh Anda. Yuk, intip lebih lanjut!

Beragam pilihan makanan sehat yang membantu cedera cepat sembuh

Kebanyakan orang yang sedang cedera cenderung mengurangi asupan makanannya, karena takut berat badan mereka akan naik lagi karena sedang “puasa” olahraga. Namun, ini adalah langkah pemulihan yang keliru. Mengurangi asupan makanan malah akan menghambat tubuh untuk memulihkan diri dari cedera.

Dilansir dari Fitness Magazine, selama masa pemulihan cedera tubuh tetap memerlukan energi dan zat gizi yang dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan atau sel tubuh yang rusak. Berikut adalah empat jenis makanan yang bisa Anda konsumsi agar cedera cepat sembuh.

1. Makanan tinggi protein

Cedera membuat bagian tubuh yang terluka menjadi tidak aktif. Ini menyebabkan penurunan kekuatan dan massa otot. Makanan kaya protein, khususnya yang mengandung asam amino, dapat meminimalisir efek negatif tersebut dengan mencegah peradangan agar tidak semakin memburuk. Asam amino memperbaiki jaringan dan sel yang rusak pada luka. Untuk itu, meningkatkan asupan makanan kaya protein akan mempercepat proses pemulihan dari cedera.

Anda bisa memilih menu harian Anda dengan daging merah, ikan dan makanan laut, ayam, telur, susu, produk susu (keju dan yogurt), atau pilihan makanan tinggi protein nabati. Bila Anda tidak bisa mendapatkan cukup protein dari keseluruhan asupan makanan saja, pertimbangkan untuk mengonsumsi susu protein.

Namun, jumlah protein yang Anda perlukan sangat bervariasi, tergantung pada usia, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, tingkat aktivitas, dan riwayat kesehatan. Atlet cenderung membutuhkan lebih banyak protein daripada orang yang tidak atau cukup aktif.

makanan saat cuci darah

2. Makanan kaya vitamin C

Vitamin C mengandung antioksidan yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh agar cedera cepat sembuh. Vitamin ini juga diperlukan untuk metabolisme protein dan pembentukan kolagen, yaitu jaringan ikat penting pada tubuh yang membantu menjaga kesehatan tulang, otot, kulit, dan tendon.

Selain itu, asupan vitamin C juga terbukti dapat meningkatkan energi kekebalan tubuh Anda dengan merangsang produksi sel darah putih. Vitamin C juga dibutuhkan tubuh untuk membantu menyerap zat besi sehingga juga dapat membantu Anda terhindar dari anemia. Dengan segala fungsinya tersebut, maka  vitamin C dapat membantu Anda meningkatkan daya tubuh dan mencegah Anda dari kelelahan.

Ada banyak pilihan makanan tinggi vitamin C yang bisa Anda konsumsi selama masa pemulihan cedera. Mulai daripaprika, stroberi, brokoli, tomat, melon, kubis, kiwi, mangga, hingga bayam.

3. Makanan kaya zinc

Dilansir dari Live Strong, sebuah artikel tahun 2003 di jurnal Alternative Medicine Review melaporkan bahwa zinc berperan penting untuk membantu pembentukan DNA hingga pembelahan sel dan sintesis protein, yang penting untuk penyembuhan cedera otot. Zinc biasanya ditemukan pada makanan yang berprotein tinggi. Jadi, bila mengonsumsi makanan berprotein tinggi berarti meningkatkan zinc di dalam tubuh.

4. Makanan lainnya

Selain protein, daging dan ikan mengandung kreatin yang dapat meningkatkan massa dan kekuatan otot. Zat alami ini telah menjadi suplemen populer yang biasa digunakan sebagai suplemen dan juga membantu mempercepat penyembuhan cedera.

Kemudian, untuk memperkuat sendi dan mengurangi nyeri sendi, Anda bisa mengomsumsi glukosamin. Zat ini tidak hanya ditemukan pada cairan yang mengelilingi sendi tetapi juga bisa didapatkan dari makanan seperti, kerang atau jagung fermentasi dan suplemen. Glukosamin juga terlibat dalam pembentukan tendon, ligamen, dan tulang rawan. Namun suplemen glukosamin, kadang menyebabkan alergi terhadap kerang atau yodium dan menimbulkan risiko pada penderita diabetes, wanita hamil, asma, dan hipertensi.

Selanjutnya, senyawa pada jus ceri dan kunyit memiliki sifat antiradang yang membantu menurunkan pembengkakan agar cedera cepat sembuh.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jenis Olahraga yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Menstruasi

Rutin olahraga saat menstruasi dapat meredakan berbagai gejala PMS yang menyengsarakan. Tapi tak semua olahraga baik dilakukan saat sedang haid.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Kesehatan Wanita, Menstruasi 1 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Antara Lari dan Plank, Mana yang Paling Banyak Bakar Kalori?

Baik olahraga lari dan plank sama-sama bisa membakar kalori. Namun, mana yang bisa bakar kalori lebih banyak?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Olahraga Kardio, Kebugaran 29 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

10 Gerakan Olahraga Untuk Meraih Kelenturan Tubuh

Jika Anda termasuk yang bertubuh kaku dan tidak fleksibel, gerakan olaharga ini bisa dilakukan di rumah untuk melatih kelenturan tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Latihan Kelenturan, Kebugaran 27 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Hematoma Subungual (Kuku Hitam)

Kuku hitam (hematoma subungual) adalah kondisi pada kuku yang menghitam. Apa sebetulnya penyebab dari masalah kuku yang satu ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 23 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit


Direkomendasikan untuk Anda

kesalahan membakar lemak perut

7 Kesalahan Umum saat Berusaha Membakar Lemak Perut

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
13 Olahraga Untuk Penyandang cacat

13 Olahraga yang Baik untuk Penyandang Cacat atau Disabilitas

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit
otot kekar pada wanita

Apakah Sehat Jika Wanita Berotot Kekar Bak Pria Binaragawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyakit OCD Obsessive Compulsive Disorder gangguan obsesif kompulsif

OCD (Obsessive Compulsive Disorder)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit