Awas, Hobi Begadang Bikin Tubuh Anak Lebih Pendek!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Mungkin Anda sudah pernah dengar kalau kebiasaan kurang tidur bisa bikin seseorang gemuk. Atau, kurang tidur mengakibatkan gangguan kesehatan. Hal tersebut memang benar, tapi tahukah Anda bahwa kurang tidur juga ternyata bisa menyebabkan anak memiliki tubuh pendek? Sebenarnya, apa hubungan antara kurang tidur dengan tubuh pendek?

Anak memiliki tubuh pendek, bisa jadi karena kurang tidur

Seberapa lama durasi tidur anak dalam satu hari? Bila Anda kurang memerhatikannya, bisa jadi anak tumbuh kurang maksimal. Sebab, durasi tidur yang kurang dapat menyebabkan anak memiliki tubuh pendek.

Hal ini telah dibuktikan dalam beberapa studi, salah satunya studi yang diterbitkan dalam jurnal Neuroendocrinology tahun 2011. Penelitian ini telah membuktikan bila anak yang kurang tidur cenderung memiliki tinggi badan yang lebih pendek ketimbang anak-anak seusianya.

Dalam penelitian ini, diketahui bila anak yang kurang tidur mempunyai kadar hormon pertumbuhan yang lebih sedikit dari pada anak yang cukup tidur. Hal ini yang kemudian dianggap sebagai penyebab utama anak yang kurang tidur cenderung mempunyai tubuh pendek.

Bagaimana kurang tidur bisa menyebabkan anak memiliki tubuh pendek?

Saat tidur, tubuh tetap melakukan fungsinya, termasuk menghasilkan hormon-hormon. Hormon-hormon yang dikeluarkan tubuh ini, membuat semua fungsi organ Anda tetap normal hingga saat ini. Salah satu hormon yang dihasilkan adalah hormon pertumbuhan yang memengaruhi tinggi badan seseorang.

Jadi, hormon pertumbuhan akan dihasilkan di salah satu tahap siklus tidur. Ya, siklus tidur itu ada dua, yaitu rapid eye movement (REM) dan non-rapid eye movement (NREM). Ketika seseorang bermimpi, maka tandanya ia sedang memasuki tahap REM.

Sementara, tahap NREM terjadi di 75% waktu tidur Anda. Dan saat itu, tubuh melakukan berbagai tugasnya, salah satunya memproduksi hormon pertumbuhan. Sehingga, anak yang melewatkan waktu tidur, tubuhnya tidak akan menghasilkan hormon pertumbuhan dan akhirnya si kecil memiliki tubuh pendek.

Hal ini tak berlaku pada orang dewasa karena hormon ini akan perlahan-lahan berkurang. Namun, para ahli menyatakan bahwa hormon pertumbuhan ini tetap diperlukan orang dewasa, sebab secara tidak langsung memengaruhi sistem kekebalan tubuhnya.

makanan penambah tinggi badan

Lalu, berapa lama waktu tidur yang ideal untuk anak-anak?

Durasi tidur yang ideal untuk masing-masing anak tentunya berbeda, tergantung dengan kelompok umurnya. Kalau Anda memiliki bayi yang baru lahir, maka ia membutuhkan waktu setidaknya 18 jam per hari untuk tidur. Sementara, anak balita butuh 10-13 jam per hari. Untuk anak usia sekolah dan remaja, mereka membutuhkan tidur 8-11 jam per hari.   

Meski telah memenuhi durasi tidur yang ideal, bukan berarti anak Anda sudah pasti bisa tumbuh dengan maksimal. Hal ini juga tergantung dengan pola hidup yang Anda terapkan pada si kecil. Anda bisa memberikan makanan yang mengandung kalsium, zink, dan protein yang tinggi agar pertumbuhan si kecil berjalan dengan normal dan baik. Selain itu, berolahraga dengan rutin juga bisa merangsang pertumbuhan anak lebih maksimal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Meski bermanfaat bagi kesehatan, beberapa suplemen herbal dapat berisiko komplikasi berbahaya jika diminum menjelang operasi. Apa saja itu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

Meski memiliki manfaat, perhatikan jumlah asupan kayu manis. Terlalu banyak mengonsumsi rempah ini memiliki risiko kayu manis yang berbahaya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Seksual, Tips Seks 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Hidung ingusan memang sangat menganggu Anda. Berikut tips yang bisa dilakukan di rumah untuk meringankan hidung meler, entah karena flu atau alergi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati tipes

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
buah zakar gatal

4 Penyebab Buah Zakar Anda Gatal dan Ingin Terus Digaruk

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
bahaya rokok, bahaya merokok bagi kesehatan, dampak rokok, efek rokok, berhenti merokok

Bahaya Merokok Terhadap Daya Tahan Tubuh Manusia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
berat dan tinggi badan ideal anak 6-9 tahun

Berat dan Tinggi Badan Ideal Anak Usia 6-9 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit