backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

13

Tanya Dokter
Simpan

Kenapa Perut Terasa Sakit Setelah Makan Pedas?

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Diah Ayu Lestari · Tanggal diperbarui 07/06/2023

Kenapa Perut Terasa Sakit Setelah Makan Pedas?

Bagi Anda penggemar cabai, mungkin sesekali pernah mengalami sakit perut atau merasa mulas setelah makan makanan pedas. Padahal, Anda merasa itu adalah makanan sehari-hari dan sudah biasa. Lantas, apa yang menyebabkan seseorang sakit perut setelah menyantap makanan pedas?

Apa penyebab perut terasa sakit setelah makan pedas?

akibat sering makan pedas

Sensasi mulas atau sakit perut setelah makan pedas biasanya muncul karena Anda makan terlalu banyak cabai. Akibatnya, pencernaan Anda menjadi terganggu.

Senyawa yang terkandung dalam makanan pedaslah yang menjadi penyebab rasa mulas atau sakit perut yang Anda alami.

Capsaicin adalah senyawa kimia aktif yang memberikan rasa pedas dan panas pada cabai. Setiap jenis cabai memiliki jumlah capsaicin yang berbeda.

Semakin banyak jumlah capsaicin pada cabai yang digunakan, semakin tinggi pula tingkat kepedasan suatu makanan.

Saat bersentuhan dengan lidah, mulut, dan seluruh saluran pencernaan, molekul capsaicin akan berikatan dengan reseptor saraf yang menangkap sinyal nyeri yang disebut TRPV1.

Sinyal ini kemudian diteruskan menuju otak, lalu diartikan sebagai rasa sakit dan sensasi terbakar.

Ketika senyawa ini sampai di lambung, lambung merespons keberadaan capsaicin dengan memproduksi lendir dan meningkatkan laju metabolisme sementara. Hal ini dapat menimbulkan rasa sakit atau kram pada perut atau mulas.

Tak perlu dalam jumlah banyak, makan pedas atau paparan capsaicin dalam jumlah sedikit ternyata juga bisa memicu sakit perut pada beberapa kelompok orang.

Misalnya orang yang tidak terbiasa makan makanan pedas, lebih sensitif terhadap capsaicin secara genetik, atau memiliki masalah sistem pencernaan tertentu seperti di bawah ini.

  • Tukak lambung.
  • Maag.
  • Sindrom iritasi usus besar (irritable bowel syndrome).
  • Inflammatory bowel disease (penyakit Crohn dan kolitis ulseratif).

Tahukah Anda?

Tubuh bereaksi terhadap capsaicin dengan mendinginkan diri. Itulah mengapa tubuh Anda akan mengeluarkan keringat setelah makan makanan sangat pedas.
Suhu tubuh normal Anda pun akan naik. Wajah dan tangan Anda juga bisa memerah karena pembuluh darah kapiler yang membesar akibat makan makanan pedas ini.

Sakit perut setelah makan pedas bisa terkait dengan masalah pencernaan ini

Rasa mulas memang bisa terjadi karena makan makanan pedas. Namun, rasa nyeri ini juga dapat menjadi tanda adanya masalah sistem pencernaan tertentu pada diri Anda.

Terlebih lagi jika rasa mulas akibat makan pedas muncul bersama gejala lain. Perut yang terasa sakit setelah makan makanan pedas juga bisa menandakan Anda terkena kondisi berikut.

1. Diare

cara mencegah dehidrasi saat diare

Usai melewati proses pencernaan dan penyerapan nutrisi, ampas makanan akan bergerak menuju usus besar. Usus besar kemudian menyerap air dari ampas makanan sehingga terbentuk feses yang padat.

Nah, jika Anda makan makanan pedas terlalu banyak, capsaicin dapat mempercepat laju pencernaan tersebut.

Alhasil, usus besar tidak menyerap air secara optimal. Akibatnya, feses memiliki tekstur yang cair dan membuat Anda menjadi diare.

Ini artinya, jika perut sakit setelah makan pedas disertai dengan feses yang cair, diare merupakan kondisi yang sesungguhnya Anda alami.

2. Gastritis (radang lambung)

Rasa mulas atau perut sakit setelah makan pedas juga bisa Anda rasakan apabila Anda memiliki masalah pencernaan, seperti gastritis.

Gastritis merupakan peradangan pada dinding lambung yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor.

Penyebab gastritis bisa berasal dari infeksi bakteri, konsumsi alkohol berlebihan, atau penggunaan obat anti-inflamasi seperti aspirin dalam waktu lama.

Makanan pedas memang tidak secara langsung menyebabkan gastritis, tapi capsaicin bisa memperparah gejala penyakit ini.

Waspadalah jika rasa mulas karena makan pedas disertai gejala lain, seperti mual, muntah, perut terasa penuh, atau keluar darah saat buang air besar.

3. Tukak lambung

gastritis atrofik

Tukak lambung ditandai dengan adanya luka pada dinding lambung dan bagian atas usus kecil.  Penyakit ini juga dapat disebabkan oleh infeksi bakteri dan penggunaan obat anti-inflamasi dalam waktu lama.

Penyakit tukak lambung ditandai dengan rasa kembung, sensasi terbakar pada perut, mual, serta heartburn.

Meski tidak menyebabkan tukak lambung, mengonsumsi makanan pedas bisa memicu gejalanya, termasuk sakit perut.

Jadi, jika Anda mengalami sakit perut seperti terbakar bersamaan dengan mual setelah mengonsumsi makanan pedas, bisa jadi Anda mengalami penyakit tukak lambung.

Artinya, nyeri pada perut yang Anda alami bukanlah rasa sakit perut biasa, tetapi tukak lambung yang membutuhkan penanganan berbeda.

Perut perih setelah makan pedas memang hal yang wajar. Kondisi ini terjadi karena sistem pencernaan berinteraksi dengan capsaicin dalam jumlah banyak.

Namun, jika Anda hanya sedikit makan makanan pedas, tetapi perut Anda tetap terasa sakit walau telah melakukan berbagai cara meredakan perut sakit karena makan pedas, Anda patut waspada.

Bisa jadi, itu adalah tanda dari masalah kesehatan tertentu seperti yang disebut di atas atau kondisi medis lainnya.

Oleh karena itu, pada kondisi tersebut, cobalah berkonsultasi dengan dokter agar Anda dapat mengetahui faktor penyebabnya serta penanganan yang lebih tepat.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.



Ditinjau secara medis oleh

dr. Carla Pramudita Susanto

General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Diah Ayu Lestari · Tanggal diperbarui 07/06/2023

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan