Kenapa Selera Musik Tiap Orang Berbeda-Beda? Ini Kata Penelitian

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 3 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

    Setiap orang punya selera musik yang berbeda-beda. Anda mungkin lebih suka lagu jazz, sementara teman Anda mungkin lebih suka lagu rock. Jangankan dalam lingkup pertemanan, selera musik Anda dengan saudara kandung bisa jadi berbeda. Pernahkah Anda bertanya-tanya, kenapa selera musik orang bisa berbeda-beda? Yuk, cari tahu jawabannyalewat ulasan berikut ini.

    Kenapa selera musik orang bisa berbeda-beda?

    orang tuli menikmati musik

    Musik terbagi menjadi beberapa genre, dan setiap orang bisa memiliki selera musik yang berbeda. Ada yang lebih suka musik pop, dangdut, jazz, metal, klasik, hip hop, rock, dan sebagainya. Bahkan, Anda mungkin sering mengklaim bahwa selera musik Anda lebih tinggi daripada orang lain. Mengapa demikian?

    Dilansir dari Medical Daily, selera musik Anda saat ini nyatanya bukan berasal dari kemauan pribadi. Faktanya, ada campur tangan orangtua Anda yang membuat Anda menyukai jenis musik tertentu.

    Jenis musik yang Anda sukai saat ini merupakan kombinasi dari apa yang Anda dan orangtua Anda sering dengar di masa muda. Jika sejak kecil Anda sering dengar lagu pop kesukaan orangtua Anda, maka tak heran kalau saat dewasa Anda jadi lebih suka musik pop daripada jenis musik lainnya.

    Para ahli menyebutnya sebagai efek pemaparan. Efek pemaparan inilah yang membuat Anda secara otomatis menyukai suatu hal yang Anda sering lihat atau dengar, termasuk musik.

    Menurut sebuah penelitian, masa remaja dan dewasa muda (sekitar usia 16 sampai 24 tahun) adalah masa yang paling berkesan dan akan Anda ingat seumur hidup. Itulah mengapa, Anda akan lebih mudah mengingat semua hal yang terjadi di masa remaja, termasuk jenis musik yang paling populer pada saat itu.

    Bahkan, para peneliti menganjurkan Anda untuk memperbanyak pengalaman di masa remaja agar terus membekas hingga masa tua nanti. Dengan demikian, akan ada banyak hal yang bisa Anda ceritakan kepada anak-cucu Anda nanti.

    Selera musik Anda juga dipengaruhi oleh kepribadian

    mengobati kanker

    Seiring berkembangnya zaman, musik menjadi semakin mudah diakses melalui berbagai cara. Kalau dulu Anda harus repot-repot pergi ke toko kaset dan CD, kini Anda hanya tinggal mengunduh lagu lewat berbagai layanan musik digital yang tersedia.

    Musik itu merupakan cerminan dari dalam diri seseorang. Artinya, selera musik yang Anda sukai saat ini merupakan hasil dari kombinasi kepribadian, emosional, dan kognitif.

    Studi yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology tahun 2003 mengungkapkan bahwa orang-orang yang memiliki sifat lemah lembut cenderung menyukai musik dengan nada yang lembut juga. Contohnya musik jazz, blues, atau klasik. Sementara orang yang sifatnya ekstrovert cenderung menyukai musik pop, religi, dance, atau rock & punk.

    Nah, kini Anda tak perlu repot-repot menjadi ahli kepribadian hanya untuk menebak sifat dan kepribadian seseorang. Coba kunjungi rumahnya dan lihat koleksi CD atau daftar playlist di telepon pintarnya. Anda akan langsung tahu sifat asli teman Anda hanya dengan mengetahui selera musiknya.

    Selera musik tinggi vs rendah, apa artinya?

    manfaat efek musik pada otak

    Banyak orang bilang kalau Anda suka musik jazz atau klasik, itu artinya selera musik Anda tinggi. Sebaliknya, kalau Anda suka lagu dangdut berarti selera musik Anda rendah. Benarkah demikian?

    Sebetulnya, musik jazz atau klasik identik dengan selera musik tinggi karena instrumennya cenderung lebih rumit sehingga tampak berkelas. Sedangkan musik dangdut sering diremehkan karena nadanya lebih fleksibel dan mudah dicerna oleh semua kalangan.

    Padahal, sampai saat ini tidak ada istilah selera musik tinggi atau rendah. Setiap jenis musik bisa berbeda karena punya komposisi dan aransemen lagu yang berbeda-beda pula. Misalnya saja, musik jazz memiliki komposisi dan aransemen yang lebih rumit, sedangkan musik dangdut punya aransemen yang lebih sederhana sehingga lebih mudah dicerna oleh semua kalangan.

    Artinya, selera musik bukanlah soal tinggi atau rendah kelasnya, tetapi kembali lagi pada preferensi atau kesukaan masing-masing orang. Apa pun jenis musik yang Anda suka, nikmatilah alunan nadanya dan buat suasana hati Anda menjadi lebih baik.

    Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

    Was this article helpful for you ?
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

    Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Bahaya Merokok Terhadap Daya Tahan Tubuh Manusia

    Kenapa perokok lebih gampang sakit? Merokok ternyata memiliki dampak berbahaya terhadap daya tahan tubuh. Lalu apa yang bisa dilakukan?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Berhenti Merokok, Hidup Sehat 20 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit

    6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

    Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesehatan, Informasi Kesehatan 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

    Anda pasti sudah akrab dengan manfaat daun sirih untuk hentikan mimisan. Meski begitu, masih ada banyak lagi khasiat daun sirih untuk kesehatan. Penasaran?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    lidah terasa pahit saat sakit

    Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
    penyakit kuku dan masalah pada kuku

    Penyakit pada Kuku yang Perlu Diwaspadai

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Tiara Putri
    Dipublikasikan tanggal: 23 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
    mencium bau

    Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    memotong kuku

    Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit