home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Mengenal Karakter Manusia: Sanguinis, Plegmatis, Koleris, dan Melankolis

Mengenal Karakter Manusia: Sanguinis, Plegmatis, Koleris, dan Melankolis

Apakah Anda mengenal karakter sendiri sebagai manusia? Mengenal karakter seseorang bermanfaat dalam hubungan. Bahkan, untuk mendapat pekerjaan, perusahaan biasanya melakukan tes psikologi dan wawancara agar dapat melihat kepribadian orang tersebut.

Apa itu karakter manusia?

Dalam dunia psikologi, terdapat banyak teori yang membahas tentang karakter seseorang. Salah satu teori yang paling terkenal saat ini adalah teori 16 kepribadian dari Carl Jung.

Mengutip dari Center for Application of Psychological Type (CAPT), bentuk penilaian yang lebih mudah dimengerti dari teori Carl Jung adalah MBTI.

Inti dari teori tersebut adalah ada banyak variasi perilaku manusia yang acak tetapi konsisten dan teratur.

Namun, jauh sebelum teori kepribadian ini berkembang, ada teori empat temperamen yang membedakan manusia satu dan lainnya dari zaman dahulu kala.

Penemuan ini berawal dari tokoh Yunani, Hippocrates, yang menggabungkan empat temperamen sebagai bagian dari teori pengobatannya.

Menurutnya, empat cairan di dalam tubuh dapat membedakan karakter dan kebiasaan manusia.

Teori ini merupakan bagian dari konsep medis kuno bernama humorism yang mengacu pada cairan tubuh.

Setiap orang memiliki cairan tubuh berbeda. Perbedaan ini yang paling dominan memengaruhi temperamen serta psikologi seseorang.

Selain itu, ada beberapa orang yang memiliki karakter campuran. Jadi, seseorang tidak bisa direpresentasikan hanya dengan satu karakter yang terdapat pada teori psikologi.

Temperamen menjadi dasar warna karakter manusia dan berperan sebagai perwujudan atau representasi dari setiap individu dalam menjalani kehidupannya.

Biasanya ketika kita bertemu dengan orang lain, kita dapat merasakan suasana hati yang muncul.

Pada empat temperamen, karakter seseorang terbagi menjadi empat grup, yakni:

  • sanguinis,
  • koleris,
  • melankolis, dan
  • plegmatis.

Sementara itu, pada karakter campuran, seseorang dapat memiliki dua temperamen berbeda, yaitu sanguinis dan melankolis.

Empat karakter manusia

kepribadian INTP

Mengutip dari Rudolf Steiner Archive, manusia terbagi menjadi empat bagian.

Pertama adalah tubuh fisik dan kedua ada tubuh eterik atau mungkin kita mengenalnya sebagai jiwa.

Semasa hidupnya, jiwa menyatu dengan fisik seseorang dan ketika meninggal akan terpisah dari fisiknya.

Ketiga, yakni tubuh astral. Bagian inilah yang menjadi tempat hadirnya naluri, gairah, keinginan, dan perubahan pada pikiran kita.

Keempat, yang paling tinggi daripada yang lain, adalah the bearer of the human ego alias pembawa ego manusia.

Ini yang membuat kita memiliki rasa penasaran dan kuasa atas kesadaran diri, perasaan, bahkan motivasi yang kita miliki.

Salah satu dari empat bagian tersebut ada yang paling dominan, dan inilah yang akan merepresentasikan karakter manusia.

1. Sanguinis

Darah sebagai cairan dan tubuh astral menyimbolkan tipe sanguinis. Tubuh astral tergambarkan pada sistem saraf agar sistem tersebut memegang kendali.

Sistem saraf mampu menyerap ide-ide, visualisasi atau gambar, dan sensasi. Aktivitas sistem saraf ini tertahan oleh sirkulasi darah.

Jika tidak tertahan oleh sirkulasi darah, mental image akan menjadi liar yang membawa pada halusinasi dan ilusi. Inilah yang menjadi batasan untuk para sanguinis.

Orang-orang dengan karakter sanguinis ini biasanya selalu optimis, riang, antusias dan memiliki semangat hidup yang tinggi.

Seseorang dengan kepribadian sanguinis biasanya selalu menarik perhatian atau butuh orang-orang memperhatikannya. Mereka juga gemar mengambil risiko.

Profesi yang cocok untuk manusia dengan karakter sanguinis:

  • marketing,
  • penjelajah,
  • dunia memasak,
  • olahragawan, dan
  • berkecimpung di dunia tata busana atau fesyen.

Tidak heran jika karakter sanguinis ini menjadi orang-orang yang suka sekali melakukan petualangan karena tipe ini juga suka sekali mencari kesenangan.

Saking sukanya dengan tantangan dan hal-hal baru, mereka jadi mudah bosan. Sanguinis adalah tipe yang tidak mampu menopang ketertarikannya cukup lama.

Ia selalu menginginkan pengalaman-pengalaman baru sehingga mudah terkesan, tetapi mudah juga hilang minat. Ini yang membuat mereka mudah berubah-ubah pikirannya.

2. Plegmatis

Lendir dan tubuh eterik menjadi simbol cairan dari karakter ini. Orang tipe plegmatis lebih fokus pada apa yang terjadi dalam dirinya.

Ia membiarkan apa yang ada di luar terjadi sebagaimana mestinya. Tidak heran orang-orang dengan tipe ini menyukai kedamaian.

Mereka mencari keharmonisan dan keakraban dari sebuah hubungan. Mereka selalu berusaha untuk menghindari konflik, membuat mereka menjadi pasangan yang penuh cinta dan setia.

Terlibat dalam kegiatan charity adalah kegiatan yang menyenangkan untuk mereka. Seseorang dengan kepribadian plegmatis biasanya penuh cinta dan selalu menolong sesama.

Namun, terkadang ia merasa tidak terhubung dengan sekitarnya karena fokus aktivitasnya ada pada tubuh eteriknya. Ini membuatnya di kehidupan sosial cenderung menjadi pendiam.

Mengingat ia membiarkan hal yang di luar tubuh eteriknya berjalan begitu saja, ini membuatnya menjadi kurang berorientasi pada tujuan.

Namun, manusia dengan karakter plegmatis cocok dengan pekerjaan yang berhubungan dengan hal-hal sosial, seperti:

  • pengajar,
  • perawat,
  • psikolog atau konselor, dan
  • jasa sosial lainnya

Ini juga karena mereka mencari koneksi yang ‘intim’ dari sebuah hubungan, seperti ia terhubung dengan dirinya sendiri.

3. Koleris

Ego mendominasi pada tipe koleris sehingga orang dengan karakter ini sangat agresif dan harus selalu mendapatkan apa yang ia inginkan dengan caranya.

Orang dengan tipe koleris sangat berorientasi pada target, analitis, dan logis, seperti tipe-tipe seorang pemimpin.

Karakter koleris ini juga tidak menyukai basa-basi, ia lebih suka menghabiskan waktu dengan hal bermanfaat.

Jadi ia akan lebih menyukai percakapan yang jelas tujuan dan intinya. Oleh karena itu, mereka lebih suka berkumpul dengan orang-orang yang memiliki profesi dan kegemaran yang sama.

Biasanya pekerjaan yang cocok untuk manusia dengan karakter koleris adalah:

  • bidang manajemen,
  • teknologi,
  • statistik,
  • teknik,
  • bisnis,dan
  • programming.

Mereka dapat bertahan jika harus bekerja sendirian dan sangat berorientasi pada target.

4. Melankolis

Seperti penjelasan sebelumnya bahwa dalam teori temperamen, setiap orang memiliki cairan tubuh yang dominan.

Untuk manusia dengan karakter melankolis, kesedihan, dan tubuh fisik sangat mendominasi.

Tipe melankolis sering berkorban untuk orang lain, cenderung sensitif, penyayang, senang berada di balik layar, tetapi juga seorang yang pemikir.

Manusia dengan karakter ini cukup kreatif karena dapat berpikir dari berbagai sudut pandang, mulai dari logika sampai perasaan.

Orang dengan karakter melankolis ingin semua bagian puas, sehingga cenderung perfeksionis dan rendah diri. Tidak jarang, sulit melupakan rasa sakit yang terjadi di masa lalu.

Pekerjaan yang cocok untuk melankolis adalah:

  • bidang administrasi,
  • manajemen,
  • akuntansi, dan
  • pekerja sosial.

Berpikir dari berbagai sudut pandang mampu membuat seorang melankolis memperhitungkan keakuratan dengan baik.

Seberapa akuratnya karakter tersebut?

olahraga untuk kanker

Ada berbagai jenis tes psikologi untuk mengetahui karakter dan mengukur seberapa dekatnya pendekatan suatu teori terhadap karakter Anda.

Seperti penjelasan awal, Anda tidak bisa menelannya mentah-mentah begitu saja dalam menilai seseorang.

Namun, empat temperamen ini dapat mengatasi kekurangan yang Anda miliki, sehingga membentuk kepribadian yang lebih baik lagi.

Ambil contoh, anak dengan tipe melankolis dan plegmatis, mereka harus melatih untuk lebih percaya diri dan selalu aktif mengikuti kegiatan.

Lalu anak tipe koleris, mereka bisa latihan untuk menghormati pendapat orang lain. Begitu juga dengan tipe sanguinis, ia bisa melatih lebih mengenali dirinya sendiri.

Apa pun tipe temperamennya, penting untuk selalu memperbaiki diri jika memang ada yang salah dari karakter Anda, ya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Lecture: The Four Temperaments. (2021). Retrieved 29 December 2021, from https://wn.rsarchive.org/Lectures/GA057/English/AP1987/19090304p01.html

TYPES, 1., & TEMPERAMENTS, 4. (2021). Four Temperaments: Sanguine, Phlegmatic, Choleric, and Melancholic Personality Types | Psychologia. Retrieved 29 December 2021, from https://psychologia.co/four-temperaments/

Thomson, P., & Jaque, S. (2017). Mood and creativity in the performing artist. Creativity And The Performing Artist, 245-256. doi: 10.1016/b978-0-12-804051-5.00015-9

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui 2 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita