home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Obat Demam Alami yang Bisa Anda Temukan di Rumah

5 Obat Demam Alami yang Bisa Anda Temukan di Rumah

Demam sebenarnya bukan penyakit, melainkan reaksi sistem imun terhadap infeksi, penyakit, atau kondisi lain yang mendasarinya. Anda sebenarnya tidak perlu-perlu amat untuk minum obat penurun panas jika demamnya termasuk ringan.

Suhu tubuh akan menurun dengan sendirinya dengan cukup beristirahat. Namun jika Anda ingin cepat kembali fit untuk bisa beraktivitas seperti sedia kala, ada banyak obat demam alami di sekitar Anda yang ampuh menjinakkan kobaran panas dalam tubuh.

Berbagai obat demam alami yang bisa Anda coba di rumah

1. Kompres air hangat

Kompres air dingin telah digunakan sebagai obat demam alami sejak zaman nenek moyang. Padahal, kompres dingin tidak dapat benar-benar menyembuhkan demam. Yang terjadi sebenarnya adalah tubuh menerjemahkan suhu dingin tersebut sebagai ancaman, yang membuat tubuh jadi makin meningkatkan suhunya dan memperparah demam.

Kompres hangat adalah metode yang lebih ampuh untuk menurunkan demam daripada kompres dingin. Pembuluh darah yang melebar akibat suhu hangat dapat memicu produksi keringat dan mempermudah pengeluaran panas dari tubuh, sehingga suhu tubuh akan menurun secara alami dari dalam.

Cukup rendam waslap bersih ke dalam mangkuk yang berisi air hangat suam kuku (jangan air panas!), peras sisa air, dan usahakan tempelkan langsung ke daerah ketiak. Anda bisa kembali merendamnya di air dingin dan ulangi pengompresan jika diperlukan. Tapi jangan ditempelkan lebih dari 20 menit dan beri jeda selama 10 menit sebelum mulai mengompres lagi.

2. Mandi air hangat

Suhu tubuh tinggi kadang membuat Anda merasa kegerahan dan tidak nyaman. Tapi jangan tergoda untuk mengguyur tubuh Anda dengan air dingin. Mirip seperti kompres dingin, taktik yang satu ini akan dengan seketika menyempitkan pembuluh darah sehingga memperlambat aliran darah yang menuju ke lokasi peradangan.

Di sisi lain, perbedaan suhu ekstrim ini justru membuat suhu tubuh anjlok secara tiba-tiba, yang memicu badan jadi menggigil. Mandi air hangat membantu mengurangi demam secara bertahap dan aman.

3. Perbanyak minum cairan

Menurut dokter William Schaffner dari Vanderbilt School of Medicine, obat demam alami yang paling ampuh adalah konsumsi cairan. Perbanyaklah istirahat dan minum air putih hangat atau minuman olahraga. Selain air putih, sah-sah saja untuk minum teh tawar hangat apapun jenisnya (bisa dipermanis dengan madu atau tambahkan irisan jahe untuk menghangatkan badan) dan jus buah segar. Minum kuah kaldu sayuran atau sup ayam juga banyak membantu untuk menurunkan demam.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Minum 1 sampai 2 cangkir teh herbal (atau cairan hangat lainnya) setiap beberapa jam sesuai kebutuhan. Uap dari makanan panas dapat mengencerkan lendir yang menyumbat hidung serta juga memicu produksi keringat — keduanya membantu menurunkan suhu tubuh.

4. Kaus kaki basah

Menurut University of Maryland Medical Center, teknik kaus kaki basah ini ampuh membantu menurunkan demam. Sebelum tidur, rendam sepasang kaus kaki katun dalam air, peras sisa airnya, dan tempelkan di telapak kaki layaknya kompres dahi. Kemudian, pakai kaus kaki katun tebal atau kaus kaki wol (yang kering, ya!) untuk melapisi si kaus kaki basah.

Selama Anda tidur, tubuh Anda akan mulai melepas dan mengedarkan cairan getah bening serta aliran darah yang lebih kencang ke ujung-ujung kaki untuk merangsang aktivitas sistem imun tubuh guna memerangi “ancaman” suhu dingin di area tersebut. Anda bisa ulangi taktik ini selama 5-6 hari berturut-turut untuk mengurangi demam, jika diperlukan.

5. Perbanyak makan buah

Buah-buahan seperti keluarga jeruk, jambu biji, kiwi, pepaya, stroberi, nanas, dan mangga kaya akan vitamin C, antioksidan yang mendukung sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi sehingga mempercepat penyembuhan.

Pisang dapat membantu menggantikan asupan kalium dalam tubuh yang hilang saat berkeringat — juga saat muntah dan diare, jika demam Anda diikuti oleh gejala ini. Pilihlah buah segar bukan produk buah kalengan atau jus buah kemasan dengan tambahan gula. Asupan gula yang tinggi dapat menghambat sistem kekebalan tubuh Anda.

Kapan harus periksa ke dokter ketika demam?

Kenyataannya, berbagai obat demam di atas hanya akan membantu Anda merasa sedikit lebih baikan dan tidak benar-benar menyembuhkan demam. Satu-satunya cara yang paling ampuh untuk menurunkan demam adalah dengan mengobati akar penyakit yang menjadi penyebab demam.

Sebaiknya selalu konsultasikan lebih dulu dengan dokter tentang demam Anda untuk mendapatkan pengobatan terbaiknya, dan minumlah obat-obatan penurun demam sesuai petunjuk dokter. Dan apabila, demam terlanjur tinggi (atau sudah tinggi dari awal, di atas 38°C), segera kunjungi dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Natural Home Fever Reducer Remedies http://www.livestrong.com/article/156852-natural-home-fever-reducer-remedies/ accessed April 2017

The Best Foods to Eat if You Have a Fever http://www.livestrong.com/article/194306-the-best-foods-to-eat-if-you-have-a-fever/ accessed April 2017

Foto Penulis
Ditulis oleh Ajeng Quamila Diperbarui 3 minggu lalu
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x