Sebenarnya Apa, Sih, Fungsi Kelenjar Getah Bening Dalam Tubuh?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin sudah sering mendengar istilah kelenjar getah bening atau biasa disingkat KGB. Akan tetapi, apakah Anda tahu di mana letak KGB serta fungsinya dalam tubuh manusia? Penting juga untuk kita mengetahui apa saja  penyakit yang dapat mengganggu dan menyerang sistem tersebut karena kelenjar ini berperan sangat penting buat kesehatan. Yuk. pelajari serba-serbi KGB dalam ulasan lengkap berikut ini.

Apa itu kelenjar getah bening?

Kelenjar getah bening adalah massa berbentuk bulat yang dilingkupi oleh kapsul jaringan ikat. Tugas kelenjar getah bening adalah menyaring cairan limfa (getah bening) yang beredar di seluruh tubuh melalui pembuluh limfa, sama halnya seperti darah yang bersirkulasi di dalam tubuh kita melalui pembuluh darah.

Ada sekitar 600 kelenjar getah bening di dalam tubuh, tetapi jumlah kelenjar yang bisa dirasakan atau diraba dengan tangan hanya beberapa saja. Di antaranya yaitu di bagian bawah rahang, leher, ketiak, serta pangkal paha.

Ukuran KGB berbeda-beda, mulai dari sekecil ujung jarum hingga sebesar satu butir kacang merah yang sudah matang.

Fungsi kelenjar getah bening

KGB sangat penting untuk melawan penyakit dan menjaga daya tahan tubuh. Lebih jelasnya, simak tiga fungsi utama KGB bagi kesehatan Anda berikut ini.

1. Menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh

Cairan limfa diperoleh dari berbagai macam cairan yang ada dalam jaringan tubuh. Setelah itu, cairan tersebut akan disaring oleh KGB. Apabila terdapat kelebihan cairan atau cairan mengandung organisme berbahaya, KGB akan mengembalikannya lagi ke aliran darah agar dibuang oleh tubuh melalui sistem eksresi. Dengan begitu, kadar cairan dalam tubuh Anda akan selalu seimbang.

2. Menjaga daya tahan tubuh dan melawan infeksi

Di dalam KGB, terdapat salah satu jenis sel darah putih, yaitu limfosit. Limfosit berguna untuk mendeteksi dan menyerang organisme berbahaya penyebab infeksi dalam tubuh. Misalnya virus, bakteri, kuman, sel yang rusak, hingga sel kanker.

KGB memiliki sistem khusus untuk “mengingat” dan membedakan organisme-organisme mana saja yang bahaya buat tubuh dan mana yang aman. Karena itulah KGB sangat penting untuk mencegah Anda diserang penyakit.

3. Menyerap lemak dan zat gizi yang larut dalam lemak

KGB yang ada di usus mampu membantu sistem pencernaan Anda untuk menyerap lemak dan zat gizi lainnya yang larut dalam lemak. Pasalnya, lemak dan zat gizi yang larut dalam lemak tidak dapat langsung diserap oleh pembuluh darah kapiler seperti zat gizi lainnya seperti gula dan protein

Penyakit yang sering menyerang kelenjar getah bening

KGB bisa mengalami kegagalan atau kerusakan bila terdapat peradangan, pembengkakan, penyumbatan, infeksi, atau pertumbuhan sel kanker baik pada pembuluh, kelenjar, atau jaringan getah bening Anda. Berikut adalah jenis-jenis penyakit yang sering menyerang KGB.

  • Apabila sistem getah bening Anda tersumbat, Anda dapat mengidap penyakit limfedema (obstruksi limfatik). Ciri-ciri limfedema antara lain pembengkakan pada bagian tubuh tertentu, tapi biasanya tidak menyebabkan nyeri.
  • Apabila dalam KGB terjadi infeksi atau disebut limfadenitis, Anda bisa mengalami pembengkakan kelenjar getah bening. Anak-anak biasanya lebih rentan mengalami hal ini karena sistem daya tahan tubuhnya masih berkembang. Penyebab pembengkakan KGB antara lain radang tenggorokan, infeksi virus, infeksi telinga, infeksi gigi, infeksi bakteri, dan infeksi HIV/AIDS.
  • Anda bisa terserang kanker kelenjar getah bening bila dalam tubuh Anda terdapat sel kanker yang lantas diangkut oleh KGB. KGB Anda juga mungkin saja menjadi cikal bakal kanker itu sendiri, namun kasus yang disebut kanker limfoma ini jarang terjadi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Menakjubkan Kunyit untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh

Anda mungkin cukup familier dengan manfaat kunyit untuk meredakan mual. Nah, ternyata masih ada khasiat lain dari kunyit yang mungkin belum Anda tahu!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 25 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Wabah Kesepian, Fenomena Kekinian yang Menghantui Kesehatan Masyarakat

Rasa kesepian banyak dialami oleh masyarakat modern. Bahkan, kondisi psikologis ini bisa dianggap sebagai salah satu ancaman kesehatan yang serius.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

Tahukah Anda bahwa mentega dan margarin tidaklah sama? Salah satunya ternyata berisiko bagi jantung, kolesterol, dan berat badan Anda. Yang mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Penyakit pada Kuku yang Perlu Diwaspadai

Penyakit kuku, mulai dari penampakannya yang aneh atau sekadar mudah patah, bisa berarti ada masalah juga pada kesehatan Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Tiara Putri
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 23 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengusir semut

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
lidah terasa pahit saat sakit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Seks setelah haid

Berhubungan Seks Sehari Setelah Haid, Apakah Bisa Hamil?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit
menguji keperawanan wanita

Bisakah Mengetahui Keperawanan Wanita Lewat Ciri Fisiknya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit