backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan
Konten

Benarkah Sering Main HP Bisa Menyebabkan Kanker Mata?

Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa · General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui seminggu yang lalu

Benarkah Sering Main HP Bisa Menyebabkan Kanker Mata?

Kanker mata karena HP menjadi salah satu topik pembicaraan banyak kalangan. Tak heran, hal ini terjadi seiring dengan penggunaan perangkat handphone yang kian meningkat di era digital. Akan tetapi, benarkan radiasi HP bisa menyebabkan kanker mata? 

Apakah radiasi HP bisa menyebabkan kanker mata?

Meski ada kekhawatiran terhadap efek kesehatan dari pemakaian handphone (HP), hingga saat ini belum ada bukti meyakinkan terkait terjadinya kanker mata karena radiasi HP.

Perangkat handphone memancarkan radiasi ke dalam bentuk gelombang elektromagnetik yang disebut sebagai radiasi non-pengion (non-ionizing radiation).

Berbeda dengan radiasi pengion (ionizing radiation) seperti sinar gamma dan sinar-X, radiasi HP tidak memiliki cukup energi untuk menimbulkan kerusakan DNA.

Ini artinya, kemungkinan radiasi perangkat HP menyebabkan kanker mata tergolong sangat kecil.

Berbagai organisasi kesehatan, seperti National Cancer Institute (NCI) dan U.S. Food and Drug Administration (FDA), juga menyebutkan hal serupa.

Dari beberapa penelitian sebelumnya, diketahui bahwa tidak ada kaitan langsung antara radiasi HP dan segala bentuk penyakit kanker, termasuk kanker alias tumor mata ganas.

Lalu, apa penyebab dan faktor risiko kanker mata?

kanker mata pada anak keturunan

Penyebab kanker mata tidak diketahui secara pasti. Namun, hasil pengamatan para ahli menunjukkan bahwa mutasi DNA dalam sel merupakan faktor utama penyebab jenis kanker ini. 

DNA mengandung serangkaian instruksi untuk sel. Mutasi dapat merusak instruksi ini sehingga sel menjadi abnormal dan berkembang menjadi kanker.

Mutasi DNA bisa diwariskan dari orangtua melalui gen BAP1, GNA11, atau GNAQ. Orang yang mewarisi gen-gen ini berisiko lebih tinggi untuk terkena kanker mata.

Menurut American Cancer Society, beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko kanker mata, termasuk:

  • berusia lanjut di atas 50 tahun,
  • memiliki kulit putih dan iris mata yang berwarna cerah,
  • memiliki tahi lalat pada mata atau kulit dekat mata,
  • memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit kanker mata, dan
  • mengidap sindrom nevus displastik, yakni kelainan kulit yang ditandai dengan kemunculan tahi lalat abnormal pada kulit.
  • Tanda dan gejala kanker mata

    Ciri-ciri kanker mata pada anak atau orang dewasa yakni:
    • terjadi gangguan penglihatan, seperti pandangan kabur atau tidak bisa melihat,
    • muncul banyak floaters, yakni bintik-bintik saat melihat cahaya terang,
    • timbul bintik gelap pada bagian iris mata,
    • bentuk dan ukuran pupil berubah,
    • mata bengkak dan terkesan seperti melotot,
    • gerakan mata atau posisi mata berubah (juling), dan
    • rasa nyeri saat tumor membesar dan terbentuk di luar mata.

    Efek main HP berlebihan bagi kesehatan mata

    Mata sakit tanda-tanda mata minus pada anak

    Meski risiko kanker mata karena radiasi HP sangat kecil, penting untuk tetap waspada terhadap dampak penggunaan HP yang berlebihan pada kesehatan mata.

    Berikut ini adalah efek main HP berlebihan untuk kesehatan mata yang harus Anda perhatikan.

    1. Computer vision syndrome

    Terlalu fokus menatap layar handphone dalam waktu lama bisa membuat mata tegang. Kondisi ini dikenal sebagai computer vision syndrome atau sindrom penglihatan komputer (SPK).

    Selain mata tegang, SPK juga dapat menimbulkan gejala-gejala lain, termasuk mata lelah, mata kering dan iritasi, penglihatan kabur, dan bahkan sakit kepala.

    2. Mata kering

    Ketika asyik bermain HP, seseorang cenderung lebih jarang berkedip. Hal ini bisa menyebabkan mata kering yang disertai dengan rasa perih, mata merah, hingga penglihatan kabur.

    Berkedip membantu menyebarkan air mata ke seluruh permukaan mata. Ini akan menjaga mata Anda tetap lembap dan terlumasi. 

    Jadi, gejala mata merah yang kerap terjadi ini bukan disebabkan oleh kanker karena radiasi HP.

    3. Paparan sinar biru

    Perlu dipahami bahwa paparan sinar biru atau blue light dari perangkat elektronik, termasuk HP, terlalu lemah sehingga tidak berbahaya bagi retina maupun bagian mata lainnya.

    Namun, paparan cahaya biru yang berlebihan, utamanya akibat main HP sebelum tidur, berisiko mengganggu pola tidur dengan cara menghambat produksi melatonin. 

    4. Rabun jauh pada anak-anak

    Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara penggunaan handphone secara berlebihan pada anak-anak dan perkembangan rabun jauh (miopi).

    Studi dalam jurnal Clinical and Experimental Optometry (2020) menemukan bahwa risiko rabun jauh meningkat pada anak-anak yang bermain handphone hampir 4,5 jam setiap hari.

    Untuk mencegah kondisi di atas, penting untuk menerapkan kebiasaan sehat saat bermain HP dan melakukan pemeriksaan rutin untuk menjaga kesehatan mata Anda.

    Kesimpulan

    • Belum ada bukti kuat mengenai kanker mata karena radiasi HP.
    • Radiasi handphone termasuk radiasi non-pengion (non-ionizing radiation) sehingga tidak memiliki cukup energi untuk merusak DNA dan menyebabkan kanker.
    • Namun, penggunaan HP berlebihan tetap berisiko menimbulkan gangguan mata, seperti mata merah, sindrom penglihatan komputer, mata kering, dan rabun jauh pada anak-anak.

    Catatan

    Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.



    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa

    General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


    Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui seminggu yang lalu

    ad iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    ad iconIklan
    ad iconIklan