6 Cara Mudah Mengatasi Kram Perut Setelah Melahirkan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Ada berbagai perubahan tubuh yang terjadi setelah Anda menjalani proses persalinan. Perubahan-perubahan ini bisa membuat beberapa bagian tubuh Anda terasa sakit. Salah satunya yaitu kram perut setelah melahirkan. Banyak pertanyaan terbesit di pikiran Anda, misalnya apa penyebab kram perut setelah melahirkan dan bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya di bawah ini.

Apa penyebab kram perut setelah melahirkan?

Pada dasarnya, kram perut usai melahirkan adalah hal yang normal. Rahim, kulit, otot perut, dan pembuluh-pembuluh darah yang ada di perut mengalami peregangan selama 9 bulan, yaitu semasa Anda hamil.

Setelah proses melahirkan selesai, rahim akan berkontraksi agar bisa mengembalikan bentuk rahim ke ukuran semula. Kontraksi ini juga yang telah menyebabkan plasenta lepas dari dinding rahim, sehingga pada akhirnya keluar dari tubuh Anda. Setelah itu, rahim akan menutup pembuluh darah tempat dimana plasenta menempel. Kondisi tersebut mengakibatkan Anda merasakan kram perut setelah melahirkan.

Menariknya, kram perut biasanya tidak terlalu terasa sakit bagi Anda yang baru pertama kali melahirkan. Namun, akan semakin bertambah sakit setelah Anda melahirkan anak kedua, ketiga, dan selanjutnya. Hal ini dikarenakan saat proses melahirkan yang pertama kali, rahim atau uterus masih dalam keadaan baik, sedangkan bila Anda telah melahirkan lebih dari satu kali, regangan otot-otot yang ada di dalam rahim cenderung semakin berkurang.

Kram akan semakin terasa saat Anda menyusui si kecil

Kram perut setelah melahirkan ini biasanya akan lebih terasa saat Anda menyusui si kecil. Pasalnya, menyusui akan merangsang tubuh untuk melepaskan hormon oksitosin yang memicu adanya kontraksi pada rahim dan akhirnya menyebabkan rasa kram.

Jangan khawatir, sebenarnya ini merupakan hal yang baik karena rasa kram saat menyusui akan membantu rahim untuk menyusut lebih cepat ke ukuran normal. Karena itu, pembuluh darah yang melepas plasenta akan segera tertutup dan bisa mengurangi risiko anemia karena terjadi perdarahan.

Berapa lama kram perut setelah melahirkan terjadi?

Umumnya, kontraksi yang terjadi pada rahim untuk mengambalikannya ke ukuran semula bisa memakan waktu sekitar 6 sampai 8 minggu. Namun, dilansir dari laman The Bump, lama sakit yang dirasakan tiap wanita bisa berbeda. Ini tergantung dari beberapa faktor seperti sudah pernah melahirkan sebelumnya, mengalami persalinan yang panjang, dan memiliki riwayat operasi caesar.

Bagaimana cara mengatasi kram perut usai melahirkan?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kram perut termasuk hal yang normal dan akan hilang sendiri seiring berjalannya waktu. Maka, sebenarnya tidak masalah jika Anda tidak melakukan pengobatan apa pun.

Namun, jika kram yang Anda rasakan semakin mengganggu, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya, yaitu:

  • Kompres hangat perut Anda. Anda juga bisa melakukan hal ini sambil berbaring telungkup dan letakkan bantal kompres di bagian bawah perut Anda.
  • Melakukan pijatan lembut pada bagian perut secara perlahan.
  • Buang air kecil sesering mungkin, jangan ditahan. Meskipun Anda tidak merasakan keinginan untuk kencing. Pasalnya, kandung kemih yang penuh bisa menghambat kontraksi rahim.
  • Mulai untuk berjalan sesering mungkin.
  • Jika selama persalinan Anda diajarkan teknik pernapasan dan relaksasi, coba terapkan hal ini kembali untuk mengurangi rasa kram pada perut.
  • Minum obat pereda nyeri seperti ibuprofen. Dengan catatan, gunakan obat ini sesuai dengan resep dokter. Karena dokter akan memberikan obat yang aman untuk ibu menyusui dan pasca melahirkan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda

Jika rasa kram tak kunjung reda dalam waktu yang cukup lama ataupun semakin terasa sakit hingga melebihi batas normal, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter Anda. Pasalnya, hal ini mungkin saja mengarah pada infeksi atau masalah kesehatan lainnya yang memerlukan pertolongan medis.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca