6 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tidak Kena Heat Stroke

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Olahraga di cuaca yang panas memicu terjadinya heat stroke lebih cepat dibandingkan pada suhu normal. Heat stroke adalah kondisi ketika tubuh mengalami peningkatan suhu yang sangat tinggi dan tubuh tidak mampu mengatur kondisi ini. Heat stroke adalah kondisi yang mengancam jiwa. Maka itu, olahraga saat cuaca panas tidak boleh sembarangan agar tidak membahayakan. Begini tipsnya untuk olahraga saat cuaca panas agar aman dari heat stroke.

1. Ketahui tanda panas tubuh sudah melampaui batas

bahaya olahraga kardio berlebihan

Sebelum memasuki heat stroke, tubuh akan mengalami heat exhaustion terlebih dahulu. Inilah alarm Anda bahwa tubuh harus didinginkan terlebih dahulu, jangan dilanjutkan lagi olahraganya. Jika tetap memaksakan diri, bisa-bisa Anda mengalami heat stroke.

Ketika tubuh memanas, tekanan darah juga akan meningkat, jantung berdetak sangat cepat, Anda bisa merasakan lelah luar biasa, dan selanjutnya pingsan.

Seseorang tidak bisa merasakan suhu inti tubuhnya yang melambung tinggi ini. Akan tetapi, kulit yang sangat basah dan detak jantung yang sangat cepat adalah beberapa tanda awalnya.

Berikut tanda dan gejala heat exhaustion yang perlu Anda waspadai:

  • kram otot
  • denyut nadi yang cepat tapi lemah
  • tubuh terasa lemah
  • mual atau muntah
  • kulit dingin, berkeringat
  • pusing dan terkadang seperti sudah mau pingsan
  • urine berwarna gelap
  • sakit kepala

2. Pastikan sudah cukup minum sebelum olahraga

kebutuhan minum air putih untuk perokok

Olahraga saat cuaca panas membuat beban olahraga akan lebih berat. Sebab, tubuh akan lebih cepat panas bukan hanya karena beban latihan tetapi juga karena cuaca. Kondisi ini akan sangat menguras cadangan air dan mineral dalam tubuh yang harus sesegera mungkin diisi kembali. Jika tidak, seseorang berisiko lebih cepat mengalami heat stroke.

Dari sebelum olahraga hingga saat olahraga penuhi kebutuhan cairan secara berkala. Usahakan untuk minum tiap 20 menit sekali selama berolahraga. Jika Anda berolahraga dalam durasi lama hingga lebih dari 2 jam, penuhi kebutuhan cairan yang juga mengandung elektrolit natrium, kalium, dan magnesium.

3. Jangan olahraga di siang bolong

hipertermia adalah suhu tubuh panas ekstrem

Saat cuaca sedang panas-panasnya, sebaiknya hindari olahraga di siang hari agar panas tubuh bisa lebih stabil saat berolahraga. Sebab, panas bisa memperlambat pergerakan atau performa saat olahraga. Semakin panas, bisa makin tidak maksimal olahraga yang Anda lakukan.

Jika memungkinkan, lakukan olahraga sebelum jam 7 pagi atau saat sore hari. Bila memang terpaksa olahraga pada siang hari, pilihlah tempat yang lebih teduh untuk mengurangi paparan sinar matahari.

4. Kurangi kecepatan

olahraga jalan kaki

Jika suhu lingkungan meningkat sangat tinggi alias panas, jangan paksakan diri untuk mengeluarkan energi sama seperti saat suhu tidak panas.

Hati-hati juga jangan mengikuti olahraga yang sama persis seperti yang dilakukan teman-teman Anda yang lebih bugar. Lakukan olahraga dengan kecepatan yang stabil agar tidak berisiko mengalami peningkatan suhu tubuh yang terlalu cepat.

5. Pakai baju olahraga yang tepat

olahraga jogging

Olahraga saat cuaca panas membutuhkan kaos yang berbahan ringan dan longgar agar keringat mudah menguap. Pakaian juga sebaiknya berwarna cerah agar tidak mudah menyerap panas dari sinar matahari.

Pilih pakaian dengan bahan seperti coolmax, drymax, smartwool, atau polypropylene yang memiliki pori-pori kecil di bahannya sehingga penguapan keringat lebih mudah, dan baju tidak mengunci panas di sekitar kulit.

Jangan menutupi tubuh dengan pakaian berlapis-lapis berlebihan. Ketika Anda berolahraga di bawah suhu yang panas, lalu menutupi tubuh dengan pakaian yang berlapis-lapis seperti jaket, maka tubuh akan jadi semakin panas. Risiko heat stroke pun semakin besar.

Selain baju, menggunakan topi yang dan kacamata hitam juga pilihan yang tepat untuk melindungi area kepala. Pilih topi yang bahannya tidak tertutup rapat sehingga kepala mudah berkeringat. Pilih topi yang bahannya memungkinkan adanya pertukaran udara di area kepala.

6. Gunakan sunscreen

sunscreen terbaik

Sebelum olahraga, oleskan sunscreen alias tabir surya secara merata pada tangan, kaki, dan bagian tubuh yang akan terpapar langsung sinar matahari. Menggunakan sunscreen bukan hanya untuk menjaga warna kulit, sunscreen juga bisa membantu mencegah heat stroke.

Paparan sinar matahari yang terlalu menyengat dapat mengurangi kemampuan kulit untuk mendinginkan dirinya sendiri. Maka itu, diperlukan sunscreen agar kemampuan kulit untuk meredam panas tidak terganggu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

Ingin jantung selalu sehat? Cobalah untuk mencoba senam jantung sehat. Yuk, lihat manfaat sekaligus panduan gerakan-gerakannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Olahraga Pagi atau Olahraga Malam, Mana yang Lebih Baik?

Ada yang suka berolahraga setelah bangun pagi, ada juga yang lebih senang olahraga pulang kantor. Sebetulnya, lebih baik olahraga pagi atau malam?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Olahraga Lainnya, Kebugaran 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Olahraga adalah cara mendapatkan berat badan ideal yang paling efektif. Namun dari semua jenis, mana yang lebih manjur: olahraga kardio atau angkat beban?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Olahraga Kardio, Kebugaran 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Keracunan Matahari

DefinisiApa itu Keracunan Matahari? Keracunan matahari, juga dikenal sebagai fotodermatitis, adalah rasa gatal, bersisik, kemerahan kulit yang melepuh ketika terapar sinar matahari dan sinar ultraviolet A (UVA ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 2 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
minum kopi sebelum olahraga

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Olahraga untuk Membantu Menambah Tinggi Badan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit